H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 03 Desember 2011

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI


Infeksi...........















       Infeksi Nosokomial (infeksi yang terjadi di rumah sakit) sangat merugikan pasien dan rumah sakit. Maka dari itu seluruh staf rumah sakit terlibat dalam pelayanan pasien berupaya untuk mencegahnya melalui:
  1. Identifikasi risiko-risiko infeksi
  2. Edukasi cara cuci tangan yang benar dan efektif
  3. Penjelasan bila kewaspadaan isolasi harus dilakukan
  4. Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan rumah sakit
  5. Keterlibatan pasien, keluarga dan pengunjung membersihkan tangan untuk mengurangi infeksi.
Apa Yang Dapat Pasien Lakukan?
1.        Selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas seperti sebelum dan sesudah makan, sesudah dari toilet.

2.        Peringatkan orang-orang yang merawat anda untuk selalu membersihkan tangan sebelum kontak dengan anda.
3.        Bila anda memakai infus atau alat kesehatan lain, jagalah tetap bersih dan kering.
4.        Bila anda baru dioperasi, beritahu perawat bila balutan luka basah atau terlepas.
5.        Carilah informasi pada dokter atau perawat, kapan alat-alat medis atau kesehatan yang terpasang boleh dilepas.


6.        Beritahu keluarga atau teman-teman anda untuk tidak berkunjung bila sedang kurang sehat atau sakit yang mudah ditularkan.


BIASA BERSIH, HIDUP MENJADI SEHAT
5 WAKTU PENTING CUCI TANGAN PAKAI SABUN
Mari cuci tangan ^^
  1. Sebelum makan
  2. Sesudah buang air besar
  3. Sebelum memegang bayi
  4. Sesudah menceboki anak
  5. Sebelum menyiapkan makanan
Tahukan Anda……
  • Mencuci tangan adalah hal terpenting yang bias kita lakukan untuk membantu mengurangi risiko terinfeksi.
  • Setiap pengunjung harus mencuci tangan sebelum mengunjungi pasien dan ketika meninggalkan ruangan. Gel pembersih tangan dapat ditemukan di setiap kamar pasien, pintu masuk dan koridor rumah sakit.
  • Petugas kesehatan harus selalu mencuci tangan sesering mungkin. Hal ini adalah aspek yang sangat penting dalam membantu mencegah penyebaran infeksi.

Langkah 1 Mencuci tangan
Langkah 2 Mencuci tangan
Langkah 3 Mencuci

 Mari Menjaga Kesehatan teman-teman...   Terima kasih !! ^^ !!

Sumber : Brosur KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PERAWATAN LUKA BAKAR


LUKA BAKAR

            Luka bakar atau combustion adalah kerusakan jaringan yang disebabkan oleh cairan panas, api, uap, zat kimia, listrik, radiasi matahari dan gesekan atau friksi. Semua luka bakar harus dirawat dengan pendinginan segera untuk meminimalkan kerusakan jaringan.

Gambar 1: Api Luka Bakar
            Arahkan bagian yang terbakar di bawah keran dingn, pancuran mandi, penyiraman tanaman, dan alirkan air pada bagian itu sekurangnya selama 10 menit.


DERAJAT LUKA BAKAR

Derajat 1:
Terkena pada lapisan luar epidermis, kulit menjadi merah, tampak sedikit udem dan terasa nyeri.

Derajat 2:
Terkena pada lapisan epidermis dan sebagian dermis, terbentuk bulla (apabila pecah tampak kemerahan), sedikit udem, dan terasa sangat nyeri.

Derajat 3:
Seluruh lapisan kulit terkena, lesi tampak pucat, warna kecokelatan, dan permukaannya lebih rendah dibandingkan kulit normalnya.

PERHITUNGAN LUAS LUKA BAKAR

            Perhitungan pada anak dan orang dewasa berbeda. Pada anak-anak dihitung menurut rumus Lund dan Browder dalam (%), sedangkan dewasa dihitung menurut rumus Rule of Nine.

Gambar : Perhitungan Luas Luka Bakar
PENANGANAN LUKA BAKAR

Yang Tidak Boleh Dilakukan!
1.      Jangan melumuri luka bakar dengan kecap, margarin, salep dan lain-lain. Hal ini akan mengganggu proses pengobatan.

Gambar : Luka Bakar Pada Bagian Tangan
2.      Jangan diperban; pembalutan yang salah justru akan memperparah keadaan. Selain itu justru akan mempersulit proses pembersihan luka. Perban diperlukan pada kasus tertentu, namun sebaiknya dilakukan tenaga medis atau paramedik.

Gambar : Luka Bakar Pada Bagian Tangan
3.      Jangan menekuk tubuh: posisi tubuh tidak boleh dalam keadaaan tertekuk, karena kulit akan mengerut. Jika tangan anda mengepal atau menekuk, maka posisinya akan tetap seperti itu ketika sembuh. Begitu juga dengan kepala, jika menunduk, maka ketika sembuh dagu akan dempet dengan dada, dan seterusnya.

Yang Harus Dilakukan adalah……
1.        Bukalah Pakaian: lepaskan pakaian, cincin, jam tangan dan ikat pinggang. Kecuali bila pakaian melekat di tempat luka bakar. Hal ini dimaksudkan agar mempermudah dalam penanganan medis nantinya. Dan juga untuk menurunkan suhu tubuh, terutama jika luka bakar akibat panas lingkungan (heat stroke)

Gambar : Luka Bakar , What Will You Do ???
2.        Siram dengan Air Bersih: ini bertujuan untuk melokalisir kerusakan jaringan agar tidak meluas. Siram dengan air mengalir atau celupkan langsung ke bak mandi selama kurang lebih 10-15 menit, tergantung keadaan. Luka bakar akibat apapun, inilah perawatan pertamanya. Jika terbakar bahan kimia, air dapat berfungsi sebagai penetral dari bahan asam atau basa tersebut. Namun pada luka bakar berat, bukan berarti harus disiram air lebih lama. Justru sebaliknya, siram air secukupnya dan usahakan secepat mungkin mendapat perawatan medis.

3.        Mendapat Perawatan Medis Secepatnya ; pada luka bakar berat, perlu mendapatkan perawatan medis yang segera. Karena luka bakar akan mengerut, pada kasus-kasus tertentu luka bakar akan berakibat pada tertutupnya jalan nafas. Jika ini terjadi lama, bias dipastikan akan menyebabkan kematian. Selain tubuh juga kekurangan cairan, oleh sebab itu memerlukan cairan infus agar tidak dehidrasi.  

Perhatikan sekitar Anda !

Sumber : Brosur KEMENTERIAN Kesehatan  RI


PERAWATAN STROKE


STROKE

Apa itu stroke?
            Stroke didefinisikan cedera tiba-tiba ke otak disebabkan oleh kerusakan jantung atau pembuluh darah. Ada yang disebabkan oleh pendarahan (pendarahan ke otak) tetapi sebagian besar disebabkan oleh gangguan suplai darah ke otak.
            Ketika suplai darah ke otak terganggu, sel-sel otak kekurangan oksigen. Jika aliran tidak dikembalikan dalam beberapa menit, sel-sel otak yang cedera dan banyak orang akan mati. Sel-sel otak atau neuron tidak dapat digantikan, diperbaiki atau dipulihkan.

Gambar 1 : Contoh Masalah
Apa yang menyebabkan stroke?
      Stroke dapat disebabkan dalam beberapa cara. Penyebab paling utama adalah pembekuan darah (70%) dan pecahnya pembuluh darah di otak (25%). Stroke disebabkan oleh pembekuan darah yang disebut sebagai thromboembolik.

Gambar 2 : Pilihan
       Stroke disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang disebut hemorrhagic. Perdarahan subarachnoid mengacu pada perdarahan di bawah selaput yang menutupi permukaan otak, dan biasanya disebabkan oleh tonjolan di dinding pembuluh darah.

Apa saja tanda dan gejala stroke?
·           Kelemahan mendadak, mati rasa dan kesemutan dari wajah, lengan atau kaki;

Kelemahan Bagian Anggota Badan
·           Kesulitan atau kehilangan pengertian pembicaraan;

Kesulitan Dalam Berbicara
·           Tiba-tiba kehilangan penglihatan, terutama dalam satu mata,, atau penglihatan ganda;
·           Mendadak sakit kepala atau perubahan pola sakit kepala;

Sakit Kepala
·           Pusing, kegoyangan atau tiba-tiba jatuh, terutama dengan tanda-tanda di atas. Gejala ini juga dikenal ssebagai serangan iskemik sementara atau TLA, biasanya menyerang tanpa peringatan, berlangsung hanya beberapa menit atau selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

Perawatan Rumah akan menjadi Bagian Penting dari Rehabilitasi Anda. Anda perlu menggunakan alat bantu untuk membantu anda.
o    Makan
Jika Anda memiliki kesulitan menelan, Anda mungkin perlu mengubah diet. Mengelola masalah makan. Anda mungkin tidak bias merasakan makanan pada satu atau kedua sisi mulut anda. Hal ini meningkatkan risiko untuk tersedak. Anda mungkin memerlukan tes lebih lanjut atau evaluasi dengan terapi bicara.

o    Berpakaian
Anda dapat memakai kaus kaki atau stocking jika Anda memiliki kelemahan dalam satu lengan atau tangan. Berbicara dengan seorang terapis kerja alat-alat bantu yang mungkin tersedia untuk membantu Anda berpakaian.

o    Berjalan
Tongkat pejalan kaki dapat digunakan untuk membantu mencegah jatuh.

o    Mengelola masalah penglihatan
              Setelah stroke, beberapa orang mempunyai masalah melihat ke satu sisi. Misalnya, orang dengan kelumpuhan sisi kanan mungkin mengalami kesulitan melihat ke sisi kanan.

Mengelola Kandung Kemih dan Masalah Usus
              Beberapa orang yang mengalami stroke menderita kehilangan kandung kemih kontrol (urinary incontinence) setelah stroke. Tapi ini biasanya bersifat sementara, dan dapat memiliki banyak penyebab, termasuk infeksi, sembelit dan efek obat-obatan.

Yang harus dilakukan jika kita terkena stroke :
o    Meminta bantuan dalam menghadapi dengan cacat yang mungkin Anda miliki, dan mencoba untuk membuat orang mengerti keterbatasan Anda.
o    Mengenali dan menangani depresi.
Depresi umumnya pada orang yang telah mengalami stroke, namun ini bisa diobati. Anda mungkin perlu obat untuk depresi dan rasa sakit untuk membantu Anda mengatasinya.
o    Berpartisipasi dalam rehabilitasi stroke program sesegera mungkin. Setelah stroke, kombinasi fisik, ucapan dan terapi kerja dapat membantu Anda mengelola dasar-dasar kehidupan sehari-hari, seperti mandi, berpakaian dan makan

Tips untuk Anggota Keluarga dan Pengasuh

Ø  Penyesuaian Keluarga
Akan menjadi penting kehadiran seseorang yang dicintai dalam proses pemulihan. Dukungan yang kuat dari keluarga dapat meningkatkan pemulihan.
Ø  Membantu mengelola dan bahasa masalah dengan beberapa tips sederhana
Masalah-masalah ini mungkin melibatkan salah satu atau semua aspek penggunaan bahasa, seperti berbicara, membaca, menulis dan memahami kata yang diucapkan. Berbicara perlahan dan langsung serta mendengarkan dengan hati-hati dapat sangat membantu.
Ø  Dukungan rehabilitasi
Dukungan ini dapat dengan melibatkan partisipasi anda dalam rehabilitasi dengan mem buatnya merasa dicintai. Memberikan banyak dukungan dan dorongan mungkin dapat menambah semangat.

Mari Menjaga Kesehatan !


Sumber : Brosur Kesehatan Rumah Sakit