H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 07 Februari 2022

BUAH KETAATAN

 

BUAH KETAATAN

1 Samuel 17:17-58 (Tgl 7 Februari 2022, Senin)

          Berada ditempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dan bertemu orang yang tepat lalu menghasilkan keberhasilan yang luar biasa tentu sangat diinginkan terjadi dalam hidup kita. Namun meski kita semua menginginkannya, mengingat kejadian seperti itu terkadang tidak terduga maka tentu saja hal itu adalah sebuah misteri. Nah kalau berbicara tentang misteri maka tentu saja itu diluar jangkauan kita. Bisa dikatakan itu artinya kita membutuhkan pertolongan Tuhan supaya hal seperti itu bisa terjadi atas hidup kita.

          Sekali lagi karena kejadian yang serba “tepat” itu merupakan misteri dan kita membutuhkan pertolongan Tuhan untuk mewujudkannya maka jelas hal utama yang harus kita kerjakan adalah mengikut tuntunan Tuhan. Pengabaian terhadap cara itu tentu saja akan membuat hal yang serba “tepat” itu tidak bakal terjadi. Lihatlah Daud.

          Yang Daud lakukan hanyalah menaati perintah ayahnya untuk membawa bekal bagi ketiga kakaknya. Yang tidak diketahuinya adalah ternyata hal itu merupakan tuntunan Tuhan baginya karena di medan pertempuran seluruh prajurit Israel termasuk raja Saul sedang ketakutan sehingga tidak ada yang berani tampil melawan Goliat. Jadi kepergian Daud untuk menaati perintah ayahnya telah membawanya bertemu dengan Goliat dan mengalahkannya.

          Kemenangan itu memiliki arti penting baginya sebab ternyata dia adalah raja Israel selanjutnya. Kisah Daud adalah contoh tentang bagaimana ketaatan membawa kita kepada penggenapan rencana Tuhan. Jadi asal mau taat maka kita akan mendapati hidup kita menjadi seperti yang Tuhan telah tetapkan.

 

“Lalu Daud bangun pagi-pagi, ditinggalkannyalah kambing dombanya pada seorang penjaga, lalu mengangkat muatan dan pergi, seperti yang diperintahkan Isai kepadanya.” (1 Samuel 17:20)

 

Ada berkat besar yang Tuhan sediakan, bagi orang yang menaati tuntunanNya




BERSERAH PENUH

 

BERSERAH PENUH

Yesaya 30:15-17 (Tgl 6 Februari 2022, Minggu)

          Ayat emas hari ini mengingatkan kita untuk kita selalu berserah penuh kepada Tuhan. Memang berserah penuh bukan berarti kita hanya duduk-duduk dan tidak melakukan apa-apa. Berserah penuh itu berarti kita memiliki ketenangan dan kepercayaan di dalam Kristus bahwa Dia sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal (Ayub 42:2).

          Percaya bahwa waktuNya selalu tepat bagi kita. Memang hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Sebagai manusia, kita cenderung tidak sabar menunggu. Kita cenderung ingin melakukan segala sesuatu sehingga permasalahan yang kita hadapi bisa diselesaikan secepat mungkin. Padahal seringkali apa yang kita lakukan malah semakin memperburuk keadaan karena tidak sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki.

          Misal, kita sedang menghadapi masalah keuangan dan kita telah mendapatkan janji Tuhan, “Allahku akan memenuhi segala keperluanku menurut kekayaan dan kemulianNya dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:19).

Kita mengamini Firman Tuhan tersebut, tetapi karena yang terjadi tidak seperti yang kita bayangkan dan pikirkan maka kita berpikir bahwa kita perlu melakukan sesuatu. Misal, kita membutuhkan keuangan pada tanggal tertentu, tetapi karena keuangan yang diperlukan tidak kunjung datang maka kita berhutang dan akhirnya kita terjerat hutang.

          Seringkali kita memikirkan dan membayangkan semuanya dengan pikiran kita yang terbatas, padahal Allah yang kita sembah adalah Allah yang mahakuasa. Dia tidak terbatas. Karena kita tidak bertanya dan dengar-dengaran tentang apa yang Tuhan mau sehingga malah jatuh dalam berbagai macam persoalan. Memang cara dan waktu Tuhan tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan (Yesaya 55:8-9), tetapi percayalah bahwa Dia selalu merancangkan yang terbaik bagi kita  (Yeremia 29:11).

 

“Sebab beginilah firman Tuhan Allah, yang Mahakudus, Allah Israel : “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” (Yesaya 30:15)

 

Percayalah bahwa Dia selalu merancangkan yang terbaik bagi kita (Yeremia 29:11).


ocha napitupulu :)