H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 05 Februari 2012

Sebuah Jawaban


APAKAH TUHAN MASIH BERBICARA KEPADA KITA?


Seorang anak muda pergi ke sebuah tempat Pemahaman Alkitab (PA) yang diadakan pada setiap hari Rabu.  Di sana sang Pendeta membawakan tema mengenai mendengarkan Tuhan dan mentaati perintah-Nya.  Si anak muda, sambil menyimak kemudian bertanya-tanya di dalam hatinya “Apakah Tuhan masih berbicara kepada kita?”.
Setelah kelas PA selesai, dia pergi bersama dengan beberapa temannya ke sebuah kedai kopi untuk mendiskusikan kata-kata Pendeta tadi sambil makan kue dan secangkir kopi sebelum pulang ke rumah masing-masing.  Hal yang hampir sering mereka lakukan setelah PA selesai.  Mereka saling memberikan kesaksian bahwa Tuhan telah memimpin hidup mereka dengan cara yang berbeda-beda.
Setelah hampir jam 10 malam, mereka keluar dari kedai tersebut untuk pulang ke rumah masing-masing. Sang anak muda pun mengendarai mobilnya pulang.  Di dalam mobil dia berdoa, “Tuhan, kalau Engkau masih suka berbicara kepada kami, berbicaralah kepadaku, aku akan mendengar, aku akan melakukan apapun yang aku bisa untuk mentaatinya”.
Selama perjalanan pulang, dia mendadak mempunyai ide yang aneh untuk membeli satu galon susu.  Dia menggelengkan kepalanya dan berkata "Tuhan, Engkaukah itu?". 
Tetapi dia tidak mendengar jawaban apapun dan dia tetap berjalan pulang.  Akan tetapi keinginan untuk membeli satu galon susu tersebut terus ada di kepalanya.  Kemudian si anak muda ini berpikir mengenai Samuel yang tidak mengenali suara Tuhan and bagaimana Samuel berlari ketakutan menghampiri Eli. 
"Baik Tuhan, kalau ini Engkau, aku akan membeli susu tersebut", pikirnya ini bukan merupakan hal yang sulit untuk suatu tes ketaatan and susu ini masih bisa dipakai untuk hal lain.  Dia kemudian berhenti, membeli satu galon susu dan kembali menyetir menuju rumah.
Pada saat melewati sebuah perempatan yang menuju ke Seventh Street, dia merasa bahwa dia harus berbelok ke jalan tersebut.  "Tidak mungkin" pikirnya dan dia terus menyetir melewati perempatan tersebut.  Akan tetapi, kembali pikiran itu ada di kepalanya dan dia merasa bahwa dia harus berputar arah untuk kembali ke Seventh Street.  Akhirnya pada perempatan berikutnya, dia memutar mobilnya dan menuju Seventh Street. 
Setengah bercanda dia berteriak "Baik Tuhan, aku taat".  Dia berjalan beberapa saat sebelum dia merasa bahwa dia harus berhenti.  Dia berhenti dan memperhatikan sekelilingnya.  Dia berada di suatu daerah pertokoan yang agak lumayan, tidak kumuh tapi juga bukan daerah yang mahal.  Sudah tidak ada kegiatan sama sekali dan semua rumah di sana sudah gelap yang sepertinya semua orang sudah berada di tempat tidur.            
Kembali dia merasakan sesuatu di dalam hatinya "Pergi dan berikan susu ini ke rumah yang ada di seberang jalan". 
Si anak muda melihat ke rumah tersebut.  Rumah tersebut sudah gelap dan tampaknya si pemilik rumah sedang pergi atau sudah tidur.  Dia kembali duduk di mobilnya dan berkata "Tuhan, ini kelewatan, orang di dalam rumah tersebut sedang tidur dan kalau aku membangunkan mereka, mereka pasti marah dan aku akan terlihat seperti orang bodoh".                                        
Akan tetapi kembali dia merasa bahwa dia harus memberikan susu ini.  Akhirnya dia membuka pintu mobilnya "Baik Tuhan, apabila ini Engkau, aku akan pergi ke rumah itu dan memberikan susu ini kepada mereka.  Apabila Engkau memang ingin melihat aku seperti orang bodoh, tidak apa-apa, aku ingin menjadi orang yang taat.  Pasti hal ini akan ada manfaatnya, akan tetapi jika aku mengetuk pintu dan tidak ada jawaban, aku akan pergi dari sini".
Dia membuka pintu mobilnya dan menekan bel di depan pintu.  Dia mendengar ada ribut-ribut di dalam rumah dan ada teriakan laki-laki "Siapa di situ? Apa maumu?". 
Kemudian pintu terbuka sebelum si anak muda tersebut dapat pergi menghindar.  Lelaki tersebut berdiri dengan celana jeans dan kaos oblong, sepertinya dia baru bangun dari tempat tidur.  Dia tampak tidak senang melihat orang asing di depan pintu rumahnya.  Si anak muda memberikan susu tersebut "Ini saya membawa susu". 
Laki-laki tersebut segera mengambil susu tersebut dan sambil membawa susu tersebut ke dalam rumah dia berteriak dalam bahasa Spanyol.  Kemudian seorang wanita menghampiri dan membawa susu tersebut ke dapur.  Laki-laki tersebut mengikutinya sambil menggendong seorang bayi.  Bayi tersebut sedang menangis.  Air mata mengalir di muka lelaki tersebut.  Lelaki tersebut berkata sambil setengah menangis "Kami baru saja berdoa. Kami banyak tagihan dan kami sudah tidak punya uang lagi bahkan tidak ada uang untuk membeli susu untuk bayi kami.  Kami meminta Tuhan untuk menunjukkan bagaimana caranya kami dapat mendapatkan susu untuk bayi kami". 
Istrinya kemudian berteriak "Kami meminta Tuhan untuk mengirimkan malaikat dengan membawa ........, hei apakah kamu seorang malaikat?"
Anak muda tersebut kemudian mengambil dompetnya dan memberikan semua uangnya ke tangan lelaki tersebut.  Dia berbalik dan berjalan kembali ke mobilnya dan air matanya mengalir membasahi pipinya.  Dia yakin sekarang kalau Tuhan masih menjawab doa.

Lestari Lingkungan


MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN

Masalah lingkungan dalam kehidupan dewasa ini sungguh sangat menjadi perhatian dari berbagai kalangan, sebab kalau lingkungan rusak tentu berdampak kepada manusia, sehingga tidak heran kalau banyak orang menyuarakan untuk memperhatikan dan melestarikan lingkungan sekitar masing-masing.
Sudah banyak pengalaman yang kita saksikan akibat dari kerusakan lingkungan berimbas pada kehidupan manusia, seperti kalau lingkungan rusak maka menimbulkan panas yang luar bisa di musim kemarau dan banjir yang sangat dahsyat pada musim hujan, tidak terkecuali juga kadang-kadang di daerah yang bergunung bisa menimbulkan tanah longsor. Hal ini jelas bisa berdampak kepada manusia sekitarnya kalau ditimpa bencana banjir dan longsor tidak menutup kemungkinan berakibat pada kematian.
Begitu juga di daerah perkotaan, kalau lingkungan tercemar, seperti udara yang tidak sehat, tentu bisa menimbulkan banyak penyakit yang menyerang warga dan ini tentu sangat menyusahkan masyarakat. Sehubungan dengan itu masalah lingkungan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua.
Rusaknya lingkungan jelas akibat ulah manusia itu sendiri. Tidak jarang kita menyaksikan begitu serakahnya manusia mengeksploitasi hutan melampaui batas-batas kewajaran, sehingga ekosistem yang tadinya begitu baik menjadi rusak, akibatnya hutan tidak lagi bisa menyerap air hujan yang banyak, maka pada gilirannya terjadilah banjir yang besar. Melihat dari semua itu, maka kata kunci dari pemeliharaan lingkungan ini terletak pada manusia itu sendiri, kalau manusia menyadari akan bahaya dari rusaknya lingkungan, tentu mereka tidak akan membabat hutan dengan penuh keserakahan. Lingkungan harus dijaga dan dilestarikan demi keamanan manusia itu sendiri dari keganasan alam dan bencana.
Oleh karena itu semua jajaran, baik pemerintahan, maupun LSM dan masyarakat harus menyadari betapa pentingnya memelihara lingkungan ini. Sehubungan dengan itu mari kita menjaga kelestarian lingkungan, serta rehabilitasi hutan sebagai salah satu upaya guna mencegah bahaya bencana alam.
Kita bisa membayangkan, seandainya dalam suatu daerah terjadi hujan yang cukup deras, sementara lingkungan mengalami kerusakan, maka secara otomatis banjir akan terjadi yang dampaknya jelas bisa merusak perumahan penduduk, termasuk juga lahan pertanian, tambak ikan, fasilitas umum dan lain sebagainya. Aktivitas mnasyarakat pun menjadi terganggu, berkomunikasi dan transportasi menjadi sulit, bakan tidak menutup kemungkinan wilayah tersebut menjadi terisolasi yang dampak lebih jauh lagi sangat merugikan manusia yang ada di daerah itu.
Untuk itulah kita sangat mendukung kepada pemerintah yang terus berupaya menjaga dan melestarikan lingkungan ini dengan melakukan rehabilitasi hutan dan lahan menjadi suatu keharusan dalam upaya melestarikan sumber daya hutan dan lahan yang masih bagus sekaligus sebagai upaya antisifasi mencegah bencana.
Hal inilah yang dilakukan oleh Pemkab HSU beberapa waktu lalu dengan melakukan penanaman pohon sebagai realisasi kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2009, di Lapangan Bola Negara Dipa Sungai Malang Amuntai.
Dalam upaya melestarikan lingkungan ini hendaknya masyarakat jangan hanya ketika ada kegiatan serimonial itu saja melakukan penanaman pohon, tetapi harus berlanjut pada setiap kesempatan, sehingga kalau menemukan tanah-tanah yang kosong dan belum ada tumbuhan, maka perlu ditanami pohon oleh masyarakat secara bersama-sama dan dengan penuh kesadaran, jadi tidak perlu menunggu anjuran dari pemerintah dan dari manapun juga.
Dengan kesadaran semacam ini, maka semua warga diminta bisa berupaya memelihara dan terus melestarikan lingkungan hidup, sumber daya hutan dan lahan yang masih dalam kondisi baik maupun telah mengalami kerusakan, sehingga nanti tidak mengalami degradasi yang tidak memberikan manfaat yang optimal bagi kehidupan  kita semua. Kita harus bisa mengatasi hal itu, biar tidak mengalami keterpurukan dalam melesarikan lingkungan hidup ini.

DOA ^^


Jawaban Doa yang Benar

"Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir; bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh." (Mazmur 81:11)

Orang Kristen seharusnya meningkatkan porsi doa dan memperbanyak permohonannya. Jangan sampai mereka kehilangan berkat karena lalai memintanya. Saudara-saudara yang terkasih, kita boleh meminta hal-hal yang besar karena kita meminta kepada Allah yang besar, yang kekayaan-Nya tak terbatas dan yang memiliki segala kuasa. Seluruh berkat ada di dalam perbendaharaan-Nya. Kalaupun kita ingin meminta seluruh dunia kepada-Nya, maka bagi-Nya itu sekadar memberi remah-remah. 


Ketika seorang janda miskin memberikan hartanya yang sedikit, ia telah memberikan semua miliknya. Karena mengetahui kemiskinannya, orang-orang akan meminta sedikit darinya, bahkan mungkin tak mengharapkan sama sekali. Tetapi ketika Anda meminta sesuatu kepada seorang raja, Anda tentu tidak ingin hanya mendapat sedikit saja darinya. Wanita miskin yang berkata, "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya" (Matius 15:27), ternyata jauh lebih beriman daripada sebagian besar dari kita. Ia sangat menghargai berkat-berkat tak terkira yang ia cari. Ia menganggap berkat-berkat besar itu tidak lebih dari sekadar remah-remah, karena semua itu datang dari Allah.

Berkat-berkat terbaik yang masih dapat kita terima melalui Yesus Kristus, yang jumlahnya tak terkira dan harganya tak terhitung, masih kalah berharga dibanding pemberian yang terindah, yaitu Putra-Nya yang telah diberikan bagi kita. Bukalah mulut Anda lebar-lebar, karena persediaan kasih-Nya tak terbatas, dan kekayaan anugerah dari Allah yang besar begitu melimpah.

Mari Membaca


ALKITAB
ALKITAB, berisi pikiran Tuhan, keadaan manusia, jalan keselamatan, penghukuman bagi para pendosa dan kebahagiaan bagi mereka yang beriman. Ajaran-ajaran dalam Alkitab bersifat kudus, ketetapannya mengikat, sejarahnya benar dan keputusannya tidak berubah. Bacalah Kitab ini agar menjadi bijak, percayalah pada Firman-Nya agar selamat, dan lakukanlah untuk menjadi kudus. Alkitab berisi terang yang menuntun, makanan yang menguatkan dan sukacita yang menghibur  Anda.
            Ia adalah peta bagi pelancong, tongkat bagi musafir, kompas bagi pilot, pedang bagi prajurit dan piagam bagi orang Kristen. Disinalah Firdaus dipulihkan, Surga dibuka dan gerbang-gerbang neraka ditutup.
            KRISTUS adalah pokok utamanya, kebaikan kita adalah rancangan-Nya dan kemuliaan bagi Tuhan pada akhirnya.
            Alkitab seharusnya memenuhi ingatan, menuntun hati dan memandu langkah. Bacalah dengan tenang, teratur dan penuh doa. Alkitab adalah sumber yang kaya, taman kemuliaan da sungai sukacita. Alkitab diberikan untuk kehidupan ini, akan dibuka pada saat penghakiman dan akan diingat selamanya. Alkitab melibatkan tanggung jawab tertinggi, member upah bagi yang sungguh-sungguh kepada-Nya dan akan menghukum setiap orang yang menyia-nyiakan kekudusan isinya.

Pesawat Militer


Jumlah Pesawat Militer RI Kalah Banyak Dari Ethiopia!

 

Rencana Mabes TNI AU melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membeli pesawat intai tanpa awak alias unmanned aerial vehicle (UAV) dari Israel Aerospace Industries (IAI) masih menjadi polemik. Kendati saat ini program pemenuhan jumlah alutsista, termasuk pesawat tempur dinilai mendesak untuk menjaga pertahanan di wilayah perbatasan Indonesia.
Komisi I DPR bersikukuh tidak setuju rencana pembelian pesawat pengintai tanpa awak buatan Israel. Komisi I pernah menyampaikan pandangan agar TNI memiliki opsi lain dalam pembelian pesawat pengintai tanpa awak. 
Berdasarkan laman Global Fire Power (GPF), penyedia analisis kekuatan militer global, Indonesia secara keseluruhan berada pada peringkat 18 negara ditinjau dari peralatan alat utama sistem senjata (alutsista). 
Namun, untuk jumlah pesawat militer, peringkat Indonesia pada posisi 31 besar dengan 510 pesawat. Ironisnya, jumlah pesawat militer Indonesia kalah banyak dari Ethiopia yang memiliki pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran jauh di bawah Indonesia. 
Berikut peringkat negara ditinjau jumlah kepemilikan pesawat pada 2011:
1. AS sebanyak 18.234 pesawat
2. Cina sebanyak 5.176 pesawat
3. Rusia sebanyak 2.739 pesawat
4. India sebanyak 2.462 pesawat
5. Israel sebanyak 1.964 pesawat
6. Jepang sebanyak 1.953 pesawat
7. Turki sebanyak 1.940 pesawat
8. Perancis sebanyak 1.757 pesawat
9. Inggris sebanyak 1.663 pesawat
10. Korea Utara sebanyak 1.650 pesawat
15. Iran sebanyak 1.139 pesawat
21. Suriah sebanyak 884 pesawat
27. Ethiopia sebanyak 703 pesawat
30. Kanada sebanyak 544 pesawat
31. Indonesia sebanyak 510 pesawat