H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 07 Februari 2013

Lomba Sumut Sejahtera 2013

Lomba Karya Tulis Dan Fotografi Sumut Sejahtera 

Peta Sumatera Utara :)
        Medan  – Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM – Ir H Soekirman (GusMan) bekerjasama dengan Medan Pers Club (MPC) menggelar Lomba Karya Tulis (LKT) dan Fotografi berhadiah total Rp 18 juta. Untuk LKT mengangkat tema ”Sumut Sejahtera” dengan sub tema ”pekerjaan rumah untuk Sumut Sejahtera” sedangkan foto dengan tema ”Gus Irawan Menuju Sumut 1”.

Ketua Panitia Lomba Edward Thahir, S.Sos dalam keterangan pers kemarin menjelaskan, LKT dan Fotografi ini terbuka untuk para jurnalis tulis dan foto serta kalangan mahasiswa yang berdomisili di Sumut dibuktikan dengan kartu identitas yang masih berlaku. Hasil karya yang diikutsertakan harus karya sendiri, bukan plagiat atau karya orang lain, belum pernah diperlombakan, dan tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan).

Karya para jurnalis tulis dan foto harus terlebih dahulu dimuat di media massa antara 1 hingga 28 Februari 2013 dan ditambahkan kalimat ”diikutsertakan untuk Lomba Karya Tulis/Foto Sumut Sejahtera”. Seorang peserta, kata Edward Thahir, boleh mengikutsertakan sebanyak-banyaknya naskah tulisan dan foto untuk diperlombakan. Bebas menentukan judul tetapi tidak lari dari tema lomba.

Panjang tulisan minimal 3.500 karakter termasuk spasi dan disimpan ke dalam compact disc (diserahkan bersama dengan tulisan/kliping media atau print out bagi media online, dilengkapi nama peserta, nama media dan tanggal pemuatan, alamat, email dan nomor Hp) dengan spesifikasi penyimpanan microsoftword (jika diantar langsung). Bila dikirim via email dilengkapi file: naskah dalam bentuk microsoftword, fotokopi/scan pemuatan, nama media, nama peserta, alamat, scan kartu identitas, dan nomor Hp.

Untuk peserta lomba fotografi, hasil karya boleh dicetak ukuran 10-R atau disimpan dalam CD dengan format JPG. Di belakang foto ditempel judul dan keterangan foto, nama peserta, nama media dan tanggal pemuatan, alamat, email dan nomor Hp (jika diantar langsung). Bila dikirim via email, dilengkapi dengan file berisi: foto, judul dan keterangan foto, fotokopi/scan pemuatan, nama media, nama peserta, alamat, scan kartu identitas, dan nomor Hp.

Bagi peserta mahasiswa, ketentuan persyaratan sama. Hanya saja pemuatan karya terlebih dahulu ditayangkan di akun facebook dengan sebanyak-banyaknya di ’like’ untuk menambah penilaian juri antara tanggal 1-28 Februari 2013. Pengumuman pemenang 3 Maret 2013.

Hasil karya beserta kelengkapan persyaratan dapat dikirimkan langsung ke Sekretariat Panitia Gedung PWI Sumut Parada Harahap Jalan Adinegoro No.4 Medan, atau via email : sejahterasumut1@gmail.com. Batas pengiriman paling lambat 1 Maret 2013. Tidak ada surat-menyurat, dan keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Selasa, 05 Februari 2013

LIDAH BUAYA (Aloe vera)



KHASIAT DAN BUDIDAYA

       Lidah buaya telah dipergunakan untuk banyak keperluan selama berabad-abad. Tidak kurang dari 4000 tahun yang lalu sampai sekarang Aloe vera atau yang disebut lidah buaya sangat dikenal khasiatnya karena pada daun pelepah lidah buaya terdapat berbagai macam kandungan nutrisi. Orang Yunani pada awal tahun 333 SM telah mengidentifikasi bahwa lidah buaya sebagai tanaman penyembuh segala penyakit sedangkan orang keturunan tionghoa menyebutnya tanaman ajaib (suci). 

    Tanaman lidah buaya berasal dari kepulauan Canary disebelah barat Afrika. Di Pontianak aloe vera disebut dengan nama lidah buaya. Pada tahun 1980 tanaman lidah buaya di Pontianak khususnya di Siantan hulu, telah dikembangkan dan dibudidayakan. Pada saat itu sebagian masih ditanam dalam pot (tanaman hias) dan sebagian telah ditanam di kebun bercampur dengan tanaman papaya dan sayuran (belum dibudidayakan secara khusus).

    Pada tahun 1990 lidah buaya sedikit demi sedikit mulai dibudidayakan, tidak lagi ditanam bercampur dengan tanaman papaya atau sayuran namun mulai ditanam pada lahan khusus. Kemudian pada tahun 1992 lidah buaya mulai dikenalkan kepada masyarakat luas.

    Pelepah lidah buaya baru dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk diolah menjadi minuman segar lidah buaya yang dicampur dengan es batu kemudian di jual di warung0warung yang ada di pinggiran jalan (jalan budi utomo) sehingga pada saat itu, baru masyarakat Pontianak Utara (Siantan)..

Kandungan Nutrisi Lidah Buaya
Berbagai macam kandungan nutrisi dalam daun pelepah lidah buaya antara lain adalah :
Vitamin : A, B1, B2,B3,B12,C,E, Choline dan inositol dan folic acid
Mineral : kalsium, magnesium, potassium, sodium, iron, zing, dan chro
Enzim : amylase, catalase, cellulose, carboxypepilase, dan carboxyhelolase, bradykinase
Asam amino : arginin, aspargin, aspartat acid, analine, serine, glutamate, threonine, glycine, phenil alanine, histidine, isoliucine

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Pontianak

Bahan Glumon Perekat


GLUMON

      Glumon adalah sejenis bahan perekat berwarna kuning kemerahan yang mempunyai daya tarik dan daya rekat terhadap serangga (lalat buah jantan dan betina lalat daun, thirips, tungau, kutu Kabul, kupu-kupu dll) tetapi tidak beracun bagi manusia dan hewan.

Manfaat Glumon
1.      Monitoring serangga-serangga dewasa yang hidup di sekitar lahan budi daya tanaman kita
2.      Mengurangi secara signifikan (nyata) serangga-serangga dewasa yang merugikan
3.      Tahan lama dan tidak cepat kering baik di musim hujan ataupun di musim kemarau
4.      Mudah cara aplikasinya

Cara Penggunaan
1.      Oleskan GLUMON pada botol-botol putih bekas yang telah dicuci bersih secara merata
2.      Gantungkan atau pasang di sekitar lahan budidaya dengan tinggi pemasangan disesuaikan dengan tinggi tanaman kita
3.      Tempatkan botol-botol putih yang telah diolesi GLUMON dengan jarak 10-20 meter , diperkirakan antara 15-25 botol untuk per hektarnya
4.      Saat pemolesan dapat dilakukan tiap 2-3 minggu sekali tergantung dari banyak sedikitnya serangga yang sudah melekat
5.      Botol yang penuh serangga dapat dicuci dengan minyak goring bekas atau bensin sehingga dapat diolesi lagi setelah bersih
6.      Waktu pemasangan dimulai saat tanaman mulai membentuk buah dan secara teratur digantikan sampai selesai panen

Sumber : PT Primasid Andalan Utama

Zat PEngatur Tumbuh (ZPT) : AJIB



ZAT PENGATUR TUMBUH
      
      Zat pengatur tumbuh adalah senyawa organic yang dalam jumlah sedikit dapat mendukung, menghambat, dna merubah proses fisiologi tanaman ZPT bukan merupakan hara atau makanan buat tanaman sehingga untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari penggunaan AJIB maka pemberian pupuk (makanan) harus cukup dan tepat waktu.
    ZPT yang telah beredar di pasaran terdiri dari lima golongan besar yaitu : Auxin, Giberellin, Cytokinin, Ethylene, dan inhibitor.
   AJIB merupakan kombinasi dari senyawa golongan AUXIN (Heterocylic C 10 EC) yang telah diatur stabilitasnya. Dari hasil pengujian di beberapa tanaman di Indonesia telah terbuk bahwa AJIB dapat berfungsi sebagai :
1.      Mempercepat pertumbuhan tanaman
2.      Mencegah kerontokan bunga dan meningkatkan prosentase bunga yang menjadi buah
3.      Meningkatkan daya penyerapan unsur hara di dalam tanah
4.      Meningkatkan pembentukan hijau daun (clorophyl)
5.      Meningkatkan daya tahan terhadap penyakit
6.      Menaikkan berat buah, keseragaman umbi, dan ketahanan diangkut jarak jauh

Anjuran penggunaan
Konsentrasi 0,5-1,0 cc per liter air
Jumlah larutan per hektar : 300-600 liter air, frekwensi penyemprotan tiap 2-4 minggu sekali, saat penyemprotan sebaiknya pagi atau sore hari.
Dapat dicampur dengan insektisida, fungisida dan pupuk daun kecuali yang bersifat alkali.

Pemakaian AJIB pada tanaman
1.      Pada tanaman cabe (Capsicum Annuum L) dan tomat (Lycipersicon esculentum M) : penyemprotan dimulai umur 2 minggu setelah pindah tanam selanjutnya diulangi tiap 2 minggu sekali. Jumlah penyemprotan cukup 4-5 x selama umur tanaman. Mencegah kerontokan bunga, meningkatkan produksi, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit
2.      Bawang merah (Allium cepa L) : penyemprotan dimulai umur 2 minggu setelah tanam dan diulangi setiap 10 hari sekali
3.      Bawang putih (Allium savitum L) : penyemprotan dimulai umur 3 minggu setelah tanam dan diulangi setiap 2 minggu sekali
4.      Kentang (Solanum tuberosum) : penyemprotan dimulai umur 3 minggu setelah tanam dan diulangi tiap 2 minggu sekali
5.      Kubis (Brassica oleracia), brokoli, Kembang kol, dan sayuran lainnya : Penyemprotan dimulai dari umur 2 minggu dan diulangi tiap 10-14 hari sekali
6.      Semangka, Melon, mentimun, kacang panjang, dan buncis : penyemprotan dimulai umur 10 hari dari pndah tanam dan diulangi tiap 2 minggu sekali. Konsentrasi 0,5 cc per liter air
7.      Padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays) : penyemprotan dilakukan segera setelah pemupukan pertama dan kedua serta saat pengisian bulir/buah. Konsentrasi 1,0 cc per liter air
8.      Kedelai, kacang tanah, kacang hijau : penyemprotan dilakukan mulai umur 2 minggu setelah tanam dan diulangi tiap 2 minggu sekali
9.      Apel : konsentrasi 1 cc per liter air, penyemprotan dimulai saat tunas/daun baru sdah bersemi (setelah dirempes), penyemprotan berikutnya saat buah apel sebesar “kelereng”, penyemprotan berikutnya saat buah sebesar “bola ping pong”, penyemprotan terakhir dilakukan pada saat “2 minggu” menjelang buah di petik.
10.  Jeruk (konsentrasi yang digunakan hamper sama dengan apel) : penyemprotan dimulai setelah keluarnya calon bunga
11.   Kopi dan lada : penyemprotan dimulai saat pembungaan dan diulangi tiap 2 minggu sekali.

Sumber : PT Primasid Andalan Utama (Jakarta Utara)

BOKASHI



Cara Pembuatan Bokashi dan Cara Penggunaannya

Pendahuluan
    Untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produk pertanian khususnya tanaman pangan dan holtikultura seperti padi, palawija, sayur-sayuran, buah-buahan, dan bunga-bungaan. Perlu diterapkan suatu teknologi yang murah, tepat guna, dan mudah tersedia pada tingkat petani, khususnya dengan memanfaatkan seluruh potensi sumber daya alam di lingkungan pertanian.
        Salah satunya adalah hasil fermentasi bahan organic dengan inokulasi EM-4 (Efective Microorganisme 4) dan sekam padi disebut Bokashi, yang merupakan singkatan dari Bahan Organik Kaya akan Sumber Hayati.
      Bokashi terdiri dari beberapa macam yaitu : Bokashi jerami, bokashi pupuk kandang, bokashi pupuk kandang arang, bokashi pupuk kandang tanah, dan bokashi express 24 jam.

Cara Pembuatan bokashi
1.      Bokashi Jerami
Bahan – bahan yang digunakan adalah :
-      Jerami 200 kg termasuk berbagai rumput dipotong (10 cm)
-      Kantul / dedak 10 kg
-      Sekam padi 200 kg
-      Gula pasir 10 sendok makan
-      EM-4200 ml atau 20 sendok makan
-      Air 20 liter
Cara pengerjaan :
-      Jerami dengan rumput-rumput tersebut ditambah kantul padi dicampur hingga rata menjadi adonan
-      Gula pasir, EM-4 dan air dicampur lalu disirami perlahan-lahan ke adonan
-      Kemudian adonan dikepal dengan tangan hingga kering
-      Adonan dibungkus dengan plastik selama 4 hari dan jangan lupa mengontrol suhunya setiap hari (bila suhunya lebih dari 500C maka adonan harus didinginkan kembali)
-      Adonan disimpan dalam ruang terbuka namun tidak boleh terkena sinar matahari ataupun hujan
-      Setelah 4 hari disimpan siap untuk digunakan

2.      Bokashi Pupuk Kandang
Bahan-bahan yang digunakan adalah :
-      Pupuk kandang 300 kg
-      Dedak / kantul 10 kg
-      Sekam padi 10 kg
-      Gula pasir 10 sendok makan
-      EM-4 200ml atau 20 sendok makan
-      Air 20 liter
Cara pembuatan bokashi ini sama dengan cara pembuatan bokashi jerami.

3.      Bokashi Pupuk Kandang Tanah
Bahan-bahan yang digunakan adalah :
-      Tanah sebanyak 20 bagian
-      Pupuk kandang 10 bagian
-      Arang sekam/arang serbuk gergaji 10 bagian
-      Gula pasir 5 sendok makan
-      EM-4 10 sendok makan
-      Air secukupnya
-      Dedak 10 bagian
Cara pembuatan bokashi ini sama dengan cara pembuatan bokashi jerami.

4.       Bokashi Pupuk Kandang Arang
Bahan-bahan yang digunakan adalah :
-      Pupuk kandang 200 kg
-      Dedak 100 kg
-      Arang sekam / arang serbuk gergaji 10 bagian
-      Gula pasir 10 sendok makan
-      EM-4 200 ml atau 20 sendok makan
-      Air 20 liter
Cara pembuatan bokashi ini sama dengan cara pembuatan bokashi jerami.

5.      Bokashi Express 24 jam
Bahan-bahan yang digunakan adalah :
-      Jerami kering / daun-daun kering / sekam/serbuk gergaji atau apa saja yang dapat di fermentasikan 200 kg
-      Bokashi jerami atau bokahi pupuk kandang arang maupun tanah yang sudah jadi sebanyak 20 kg
-      Gula pasir 5 sendok makan
-      EM-4 10 sendok makan
-      Air secukupnya
Cara membuat :
-      Jerami kering, bokashi yang sudah jadi dan dedak dicampur merata
-      Gula pasir, EM-4, dan air dicampur, lalu disiram perlahan-lahan ke adonan
-      Setelah 24 jam disimpan maka telah dapat digunakan bagi tanaman

Cara Menggunakan Bokashi
1.      Cara Penggunaan Umum
-      3-4 genggam bokashi setiap meter persegi disebar merata diatas permukaan tanah. Pada tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih banyak
-      Cangkul atau bajak tanah untuk mencampurkan bokashi ke dalam tanah. Penggunaan penutup tanah (mulsa) dan jerami atau rumput-rumputan kering sangat dianjurkan pada tanah tegalan. Pada tanah sawah pemberian bokashi dilakukan pada waktu pembajakan dan setelah tanaman padi berumur 14 hari dan 1 bulan
-      Siramkan / semprotkan 2 cc EM-4 /liter air ke dalam tanah
-      Biarkan bokashi selama seminggu kemudian bibit siap tanam
-      Untuk tanaman buah-buahan, bokashi disebar merata di permukaan tanah / perakaran tanaman dan disiram 2 cc EM-4/liter air setiap 2 minggu sekali

2.      Cara Penggunaan Khusus
-      Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa) dan bahan organik lainnya di lahan pertanian juga banyak digunakan pada tanah sawah karena ketersediaan bahan yang cukup
-      Bokashi pupuk kandang dan bokashi pupuk kandang tanah terbaik dipakai untuk pembibitan dan penanaman bibit yang masih kecil
-      Bokashi express baik digunakan sebagai penutup tanah (mulsa) pada tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan