H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 15 Juni 2022

HIDUP DALAM KEMENANGAN

 

HIDUP DALAM KEMENANGAN

1 Sam 17:40-50 

Terkadang kegagalan dan masalah yang ada di dalam kehidupan kita, sedikit banyak dapat membuat kita menjadi pesimis atau putus asa. Hal-hal tersebut membuat kita tidak lagi memiliki arah yang jelas dalam menjalani hidup ini. Namun sikap ini tidak seharusnya ada pada kita sebab kita adalah umat pemenang. Jaminan hidup berkemenangan sudah Tuhan siapkan bagi setiap umatNya. Jangan pernah putus asa ketika gagal. Kita harus mampu bagkit dari kejatuhan atau kegagalan yang kita alami.

Jangan terus terpuruk dengan keadaan yang ada sebab Tuhan ingin kehidupan kita selalu mengalami kemenangan demi kemenangan. Kegagalan serta hal yang buruk bukanlah rencana Tuhan. Dikatakan dalam Yeremia 29:11 bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan.

Untuk mengalami hidup yang penuh kemenangan memang terkadang kita harus dapat melewati tantangan ataupun proses, namun kita harus tetap maju serta tidak boleh mundur. Masalah hanyalah sebuah batu loncatan agar kita dapat mencapai tujuan. Kita harus menjadi umat Tuhan yang tangguh supaya dapat mencapai hidup yang penuh keberhasilan. Jangan mudah putus asa saat gagal. Teruslah bertekun dan mencoba.

Agar tetap hidup berkemenangan kita juga harus selalu melekat dan mengandalkan Tuhan. Artinya hidup kita harus menyatu dengan Yesus melalui persekutuan dengan Dia. Seperti contohnya pada waktu Daud menghadapi Goliat. Goliat itu badannya tinggi besar dan bersenjata lengkap, sedangkan Daud berperawakan kecil dan hanya membawa ketapel. Namun pada waktu melawan Goliat, Daud mengandalkan Tuhan sehingga akhirnya ia mampu mengalahkan Goliat. Mungkin saat ini kita juga sedang menghadapi banyak masalah yang kelihatannya begitu besar, jangan takut percayalah didalam Dia ada kemenangan.

Yesus sanggup menolong dan memberikan kemenangan kepada kita. Melekat dengan Tuhan juga berarti kita tinggal di dalam Dia. Dalam Yohanes 15:5 dikatakan bahwa Dia adalah pokok anggur dan kita adalah carangnya. Kita harus melekat pada pokok anggur itu sebab jika tidak maka kita tidak akan dapat melakukan apa-apa. Yesus adalah Tuhan yang berkuasa memberikan kemenangan. Mari setiap kita boleh bangkit dari setiap keterpurukan dan kegagalan serta tetap melekat dan mengandalkan Tuhan sebab bersama Tuhan kita pasti memperoleh kemenangan. (J)

 

 

“Sekarang aku tahu, bahwa Tuhan memberi kemenangan kepada orang yang diurapiNya dan menjawabnya dari sorgaNya yang kudus  dengan kemenangan yang gilang gemilang oleh tangan kananNya.” (Mazmur 20:7)

 

Jangan pernah putus asa ketika gagal





BAGI TUHAN TIDAK ADA YANG MUSTAHIL

 

BAGI TUHAN TIDAK ADA YANG MUSTAHIL

Yoh 5:1-8 

Seringkali kita melihat beberapa iklan baik yang ada di media elektronik maupun surat kabar yang menjanjikan kesembuhan, namun ketika kita sudah mencobanya hasilnya ternyata tidaklah seperti yang dijanjikan.

Ketika Yesus sedang berjalan menuju ke Yerusalem, Dia melihat banyak orang yang terbaring sakit. Diantara orang-orang yang sakit tersebut, ada seorang yang sudah cukup lama sakit. Selama 38 tahun dia sakit. Dia sangat menderita. Tiba-tiba mata Yesus tertuju kepada orang tersebut dan bertanya kepadanya : “Maukah engkau sembuh… ?”

Tentu saja pertanyaan Yesus itu mengundang tanda tanya yang besar bagi orang tersebut sebab ia sudah menanti cukup lama agar bisa sembuh. Yesus menguji iman orang itu dan ingin melihat kesungguhannya untuk menerima kesembuhan. Ketika orang itu menjawab maka dengan segera Yesus memerintahkan orang itu untuk bangun, mengangkat tilamnya, dan berjalan seketika itu juga sembuhlah orang itu !

Apabila kita merenungkan hal diatas, seringkali kita pun mengalami keragu-raguan. Hari ini Firman Tuhan telah menguatkan kita bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan dan melupakan kita.

Ada hal hal yang harus kita pegang sebagaimana janji Tuhan atas hidup kita, yaitu :

  • Jangan pernah meragukan kuasa Tuhan
  • Tetaplah setia menantikan pertolongan dari Tuhan
  • Berharaplah selalu hanya pada Yesus
  • Janganlah mengandalkan orang lain
  • Janganlah putus asa, tetapi bersyukurlah selalu kepada Yesus

Apabila kita dapat memegang hal-hal tersebut maka kita akan tetap tersenyum dan selalu bersyukur kepada Tuhan sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Kuasa mukjizatnya masih terjadi sampai saat ini. Haleluya ! (NS)

 

“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37)

 

Kuasa mukjizatnya masih terjadi sampai saat ini


masa masa zoom online 


 


MENGUATKAN IMAN PERCAYA

 

MENGUATKAN IMAN PERCAYA

1 Sam 30:1-15 

Daud dan bangsa Israel menghadapi tantangan dimana pada waktu itu mereka mengalami kekalahan dalam peperangan melawan tentara Amalek. Dikisahkan Ziklag dibakar dan harta benda orang Israel serta isteri dan anak-anak mereka ditawan oleh orang Amalek, bahkan isteri Daud juga menjadi tawanan. Yang lebih menyedihkan lagi, orang Israel hendak melempari Daud dengan batu. Daud mengalami situasi yang sulit, tetapi pada saat itu ia tidak menyerah sebaliknya malah menguatkan kepercayaanNya kepada Tuhan. Daud kembali membangkitkan iman percayanya dan akhirnya Tuhan memberikan kemenangan atas mereka.

Demikian pula ketika kita mengalami situasi yang sulit, ada kalanya kita menjadi tawar hati, kecewa ataupun menyerah dengan situasi yang ada. Namun di saat saat demikian tidak seharusnya kita menjadi terpuruk, sebaliknya kita harus dapat bangkit. Kita harus kembali menguatkan kepercayaan kita kepada Tuhan. Kita tidak boleh menjadi umat yang lemah, kita harus menjadi kuat dan teguh di dalam Tuhan. Pada saat mengalami persoalan kita harus dapat meyakini bahwa Tuhan pasti menolong dan tidak pernah meninggalkan umatNya.

Dengan demikian seburuk apapun situasi yang kita miliki, jangan pernah ragu untuk menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Yesus adalah Tuhan yang sanggup melakukan perkara yang besar. Kita harus kuat supaya dapat menjadi pemenang dan menikmati janji-janji Tuhan. Ketika kita benar-benar yakin dan percaya kepada Tuhan maka iman kita dapat dikuatkan kembali.

Kita juga perlu mengingat kembali akan pertolongan serta mukjizat yang telah Tuhan berikan kepada kita. Jika Tuhan sudah pernah menolong di waktu yang lalu maka saat ini pun Dia juga sanggup menolong kita. Dengan mengingat akan pertolongan Tuhan, hal ini dapat membuat kita menjadi teguh dan kuat. Kuasa Tuhan tidak pernah berubah sehingga kita tidak perlu cemas. Ingatlah selalu akan setiap janji Tuhan. Yesus tidak pernah ingkar janji dan tidak pernah gagal dalam setiap perkataanNya. Setiap janji Tuhan dapat membangkitkan kembali harapan yang pudar. Renungkanlah setiap janji Tuhan siang dan malam supaya kita dapat memperkuat iman percaya kita. Biarlah setiap kita senantiasa menguatkan iman percaya dan tetap mengandalkan Dia. (J)

 

“… Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan, Allahnya.” (1 Samuel 30:6)

 

Jika Tuhan sudah pernah menolong di waktu lalu maka saat ini pun Dia juga sanggup menolong kita





SUDAH DISIAPKAN

 

SUDAH DISIAPKAN

Matius 6:25-34 

Bagi Saudara yang telah berkeluarga, pastinya pernah mengalami masa-masa mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kelahiran seorang buah hati dirumah Saudara. Atau saat ini mungkin Saudara adalah calon ayah dan ibu yang sedang berdebar-debar menunggu kelahiran anak Saudara. Kalau kita mau memperhatikan dan belajar dari masa-masa menyambut kelahiran seorang anak, seharusnya kita juga bisa melihat bagaimana Bapa di sorga juga mempersiapkan segala sesuatu yang kita perlukan.

Seorang calon ayah dan ibu, bahkan calon kakek dan nenek pastinya akan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk anak atau cucu yang akan hadir ditengah keluarga mereka. Mulai dari selimut, perlengkapan mandi, baju bayi, tempat tidur bayi, perlengkapan makan dan minumnya, bahkan sampai mainan yang mungkin akan disukai oleh sianak atau cucu yang akan hadir pun sudah mulai disiapkan sejak si anak masih ada dalam kandungan ibunya.

Saudara, kalau orang tua didunia saja mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kelahiran sang buah hati sampai begitu rupa, apalagi dengan Bapa kita di sorga. Hal ini terbukti dari ayat emas di renungan kita hari ini, yang berbunyi : “Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu.”

Tuhan Yesus bahkan telah menyediakan tempat tinggal di sorga untuk kita. Padahal saat ini kita masih hidup didunia dan tidak tahu kapan akan meninggal. Jadi apakah masih ada yang perlu untuk kita kuatirkan ? tetaplah percaya dan ucapkan Firman Tuhan supaya iman kita semakin kuat dan mukjizat Tuhan terjadi dalam hidup kita. Bukankah dalam bilangan 14:28 dikatakan, “… Bahwasanya seperti yang kamu katakana dihadapanKu, demikianlah akan Kulakukan kepadamu.”

Jadi mari kita ucapkan segala sesuatu yang baik dan bukan yang buruk supaya hal-hal yang baik saja yang akan terjadi dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. (MR)

 

 

“Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu.” (Yohanes 14:2c)

 

Ucapkan segala sesuatu yang baik dan bukan yang buruk supaya hal-hal yang baik saja yang akan terjadi dalam hidup kita



kyle surya say : Tuhan Yesus itu baik maktua


 

TEGUH DI DALAM TUHAN

 

TEGUH DI DALAM TUHAN

Yosua 1:1-18 

Saat Musa, abdi Tuhan, meninggal dunia maka Tuhan mengutus Yosua memimpin bangsa Israel untuk merebut tanah Kanaan. Pada saat itu Yosua merasa masih sangat muda untuk memimpin bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan sehingga Ia merasa tawar hati. Namun Tuhan berfirman supaya Yosua jangan bimbang serta harus menguatkan dan meneguhkan hatinya. Tuhan berkata agar Yosua jangan kecut dan tawar hati karena Tuhan selalu menyertainya. Hanya Tuhan yang dapat meneguhkan hati Yosua. Sampai pada akhirnya Yosua melakukan perintah Tuhan dan bangsa Israel dapat masuk ke tanah Kanaan.

Begitu pula saat menjalani kehidupan ini, setiap kita ketika menghadapi banyak tantangan dan masalah, seringkali hal-hal tersebut sedikit banyak membuat kita menjadi tawar hati. Namun hari ini Firman Tuhan telah mengingatkan agar kita tetap kuat dan teguh sebab Tuhan selalu beserta dengan kita (Yosua 1:9). Walaupun saat mengalami masalah memang tidak mudah untuk tetap meneguhkan hati, tetapi kita harus belajar untuk memiliki hati yang kuat dan teguh. Kita juga harus mengingat bahwa setiap pencobaan yang ada tidak pernah melebihi kekuatan kita, segalanya pasti dapat kita tanggung.

Dengan demikian kita harus tetap tegar dan tidak boleh mudah menyerah. Tuhan tahu batas kemampuan kita.

Cara untuk memiliki keteguhan hati adalah dengan menjadikan Yesus sebagai dasar kehidupan ini. Artinya dalam hidup ini kita harus mengandalkan Yesus saja. Yesus adalah kekuatan bagi setiap umatNya sehingga bersama Dia kita tidak akan goyah. Dia adalah batu karang yang teguh. Selain itu kita juga harus tetap berdoa dan percaya kepada janji Tuhan.

Saat mengalami masa-masa yang sulit kita perlu mengingat janjiNya. Janji Tuhan itu teguh, murni, tidak pernah lapuk oleh waktu, serta janjiNya selalu digenapi. Pada saat kita percaya penuh pada janjiNya maka kita dapat menjadi orang yang tegar. Hal yang berikutnya yaitu selalu menguatkan iman percaya kepada Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan sanggup menolong dan tidak akan pernah meninggalkan kita sehingga kita tidak boleh menyerah, takut, ataupun cemas. Mari mulai saat ini kita belajar menjadi orang yang memiliki hati yang kuat dan teguh. (J)

 

 

“Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu…” (Yosua 1:7)

 

Yesus adalah kekuatan bagi setiap umatNya sehingga bersama Dia kita tidak akan goyah


bekal makan siang (trims masakannya :) )


MULTIPLIKASI

 

MULTIPLIKASI

Yesaya 48:18-19 

Firman Tuhan ini berbicara mengenai berkat ganda yaitu multiplikasi dan promosi.

Pada mulanya Tuhan menciptakan manusia adalah untuk bermultiplikasi (Kejadian 1:26-28). Namun oleh karena kejatuhan manusia ke dalam dosa maka iblis menghancurkan semuanya itu (Kejadian 3). Iblis mencoba menggagalkan rencana Tuhan bagi kehidupan manusia yaitu dalam kehidupan ekonomi, rumah tangga, pekerjaan, serta pelayanan. Iblis berusaha keras menggagalkannya, tetapi puji Tuhan kita mempunyai Tuhan yang besar. Tuhan yang tidak akan pernah gagal dan tidak akan pernah lupa dengan janji-janjiNya.

Janji Tuhan bagi orang percaya adalah bermultiplikasi. Multiplikasi dalam hal :

Damai sejahtera (Yohanes 14:27). Damai sejahtera yang dari Tuhan Yesus tidak akan membuat kita takut serta kuatir akan hal-hal yang sedang terjadi di dalam dunia ini, tetapi damai sejahtera yang dari Tuhan akan memberikan kita kekuatan baru setiap hari dan tidak akan pernah ada habis-habisnya. Apabila hidup kita selalu dipenuhi damai sejahtera maka hal itu akan membawa dampak bagi orang lain dan menjadi bekat. Ini yang dinamakan multiplikasi damai sejahtera.

Kebahagiaan yang berlimpah (Amsal 16:20). Kita disebut orang orang yang berbahagia karena percaya kepada Tuhan. Tiada hal yang terindah di dalam hidup ini, selain pengenalan akan Tuhan. Setelah hidup kita mempunyai pengenalan yang benar akan Tuhan maka kita akan menjadi berkat bagi orang lain dan bermultiplikasi.

Keturunan kita akan bertambah banyak dan ada dalam perlindungan Tuhan (Kejadian 1:28a). Tuhan akan menambahkan serta memultiplikasikan kita dan keturunan kita agar menjadi berkat serta menaklukkan bumi dan segala isinya supaya namaNya dipermuliakan melalui kehidupan kita dan keturunan kita. Apabila hidup kita tetap berada dalam kasih Tuhan dan selalu melakukan setiap perintah Tuhan maka multiplikasi akan terjadi bukan saja atas hidup kita, tetapi juga atas seluruh keturunan kita.

Alamilah senantiasa berkat Tuhan yang tidak pernah habis-habisnya, sampai selama-selamanya. (NS)

 

 

“Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, …” (Kejadian 1:28)

 

Tuhan yang tidak akan pernah lupa dan tidak akan pernah lupa dengan janji-janjiNya


Yehezkiel cepatlah besar ya mang.. Tuhan Memberkati, Amin


KEPUASAN HATI = KEUNTUNGAN

 

KEPUASAN HATI = KEUNTUNGAN

Filipi 4:10-20 

Penjara bukanlah suatu tempat dimana Anda berharap akan menemukan seorang yang puas. Sekalipun begitu saya sungguh-sungguh kagum ketika kami menerima surat dari para narapidana dari seluruh negara yang menerima Victory Miracle Library.

Melalui kuasa Tuhan, mereka telah diubahkan dari pecandu, orang yang serakah yang tidak pernah puas dengan apapun juga, menjadi orang yang layak untuk memperoleh keuntungan besar di dalam kerohanian melalui kepuasan. Sekalipun mereka berada dalam suasana dipenjara, mereka dapat tidur dengan nyenyak.

Mungkin tidur Anda gelisah dan terganggu karena Anda tidak puas. Mungkin Anda tidak benar-benar bahagia karena diri Anda sendiri, dimana Anda berada saat ini, atau kebiasaan-kebiasaan yang ada. Anda terjaga dan bertanya-tanya, “Bagaimana saya bisa maju ? Bagaimana saya bisa mencari uang lebih banyak lagi ? Bagaimana segala sesuatu dapat berubah ?”

Kepuasan didalam Tuhan adalah keuntungan besar, namun kepuasan perlu dipelajari. Seperti yang dikatakan Paulus :”.. Sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan . aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan, segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:11b-13).

Sebelum Anda bergumul di malam-malam berikutnya dengan putus asa yang menekan, katakanlah kepada Tuhan bahwa Anda ingin belajar menjadi puas… dimanapun Anda berada saat ini ! pikirkanlah para narapidana dan semua perbuatan ajaib yang dilakukanNya kepada mereka. Pikirkanlah tentang kekayaan rohani yang mereka peroleh ! klaimlah hal itu bagi Anda sendiri hari ini !

Doa kita : Bapa Sorgawi , ajar aku menjadi puas bagaimanapun keadaanku. Aku rindu sungguh-sungguh mempercayaiMu dengan hidupku, dalam keadaan baik atau buruk. Aku mengetahui dari FirmanMu bahwa aku dapat melakukan segala sesuatu , memikul segala sesuatu , dan bangkit di atas segala sesuatu, dengan kekuatanMu. Aku bersyukur bahwa Engkau hendak membawaku masuk ke dalam kekayaan dari kekuatan yang besar saat ini. Di dalam nama Yesus , Amin . (Morris Cerullo)

 

“Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.” (1 Timotius 6:6)

 

Kepuasan di dalam Tuhan adalah keuntungan besar


family kijang kepri