H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 08 April 2024

Renungan Tentang Hilirisasi

 

 HILIRISASI

Ulangan 21-22 , 8 April 2024


Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan hasil alam baik berupa hasil hutan, tambang, maupun laut. Selama berpuluh-puluh tahun semua hasil alam tersebut hanya diekspor langsung dalam bentuk bahan mentah dengan harga murah. Setelah diolah diluar negeri, lalu diimpor kembali sebagai barang jadi dengan harga yang lebih mahal. Aneh, tetapi itulah yang terjadi, Indonesia sebagai sumber bahan baku hanya menjadi konsumen dari sumber alamnya sendiri dan tidak memperoleh nilai tambah apapun. Hal inilah yang mendorong pemerintah sekarang melakukan kebijakan hilirisasi yaitu mengolah bahan mentah sendiri menjadi bahan setengah jadi atau bahkan menjadi barang jadi yang tentu saja akan bernilai jauh lebih tinggi dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa sendiri.

Sebagai bahan baku yang perlu dihilirisasi, demikianlah bangsa Israel ketika keluar dari “tambang” Mesir. Mereka penuh dengan kotoran Mesir yang bernilai rendah, suka memberontak, tegar tengkuk dan senang dengan berhala. Untuk itulah mereka perlu proses hilirisasi seperti yang tercatat dalam Yeremia 18:6 “Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kamu Israel !, demikianlah firman TUHAN, Sungguh, seperti tanah liat ditangan tukang priuk, demikianlah kamu ditanganKu, hai kaum Israel !”

Seperti tanah liat yang tidak bernilai dan hanya diinjak-injak orang, perlu diolah, dibersihkan dan dibentuk agar suatu hari menjadi perabot yang bernilai tinggi. Mereka mengalami berbagai macam kesulitan, tekanan, kekurangan, penindasan bahkan peperangan untuk menjadikan mereka menjadi bangsa yang sepenuhnya takut kepada Tuhan.

Sebagai umat pilihan Tuhan, kita yang ada sekarang ini juga ternyata mengalami proses hilirisasi yang sama, dibentuk dari bahan baku orang berdosa untuk menjadi sama dan serupa dengan gambaran anakNya Yesus Kristus (Roma 8:29). Hal ini dilakukan Bapa yang menghajar kita sebagai anak-anakNya seperti yang disebut dalam Ibrani 12:6-7. Jika tidak mengalami proses hilirisasi itu, maka itu sama dengan anak-anak gampang, artinya menjadi pribadi yang tidak berguna dan tidak berharga.

Tentu saja proses hilirisasi itu faktanya bukanlah sesuatu yang mudah dan ringan, tetapi suatu proses yang serius, dikerjakan oleh Tangan Sang Ahli yaitu Bapa sendiri. Itu berarti kita harus kehilangan banyak hal yang tidak berguna seperti kesombongan, keegoisan, mementingkan diri sendiri. Maka tidak heran jika seringkali kita harus diperhadapkan dengan hal-hal seperti disalah mengerti orang, diperlakukan tidak adil, diremehkan, tidak dihargai orang, menderita kekurangan dan berbagai kesulitan hidup lainnya yang tentu saja ganjaran seperti itu tidak mendatangkan sukacita tapi dukacita (Ibrani 12:11). Namun jika kita menyadari hal-hal semacam itu sebagai proses hilirisasi maka kita akan bersukacita dan bersyukur kepada Bapa. Halleluyah (LS)

 

Questions :

1. Entah disadari atau tidak, apakah sekarang Anda sedang mengalami proses hilirisasi ?

2. Dapatkah Anda membedakan proses yang sedang terjadi dalam hidup Anda sebagai hilirisasi atau akibat kesalahan sendiri ?

 

Values :

Proses hilirisasi itu bukanlah sesuatu yang mudah dan ringan, tetapi suatu proses yang serius, dikerjakan oleh Tangan Sang Ahli yaitu Bapa sendiri.

 

 

“Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihiNya dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak (Ibrani 12:6-7-TB)”

 

Jika kamu harus menanggung ganjaran, Allah memperlakukan kamu seperti anak. Dimanakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya ? (Ibrani 12:7).








Pantai Trikora Grand Land III Beach 


Renungan Mengalah Untuk Damai


 MENGALAH UNTUK DAMAI

Ulangan 19-20 , 7 April 2024


Tidak mudah bagi manusia untuk mengalah. Banyak orang yang merasa jika mengalah itu tanda kekalahan. Dalam pemilu beberapa waktu yang lalu, tidak sedikit orang yang menjadi depresi karena kalah. Bahkan ada juga caleg yang gagal sampai dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Yang agak naif itu justru yang banyak mengalami depresi malahan orang-orang biasa yang menjadi pendukung “garis keras” salah satu paslon Capres. Ketika hasil quick count maupun real count capres yang didukungnya kalah, banyak yang depresi, mengurung diri di kamar berhari-hari, nafsu makan berkurang, bahkan ada juga yang hampir gila.

Setiap orang akan terus berupaya untuk menjadi pemenang. Yang penting harus menang dan tidak boleh kalah. Dan ketika hasilnya sebaliknya, kekecewaan pun tak terelakkan. Ternyata tidak mudah bagi seseorang untuk menerima kekalahan tanpa kemarahan dan kekecewaan.

Dari kisah Abraham dan Lot ini, kita bisa membayangkan suasana perkelahian yang begitu hebat antara para gembala Abraham dan para gembala Lot. Mereka berebut tempat untuk menggembalakan ternak masing-masing. Tidak ada satupun yang mau mengalah sehingga terjadi perkelahian yang sengit antara mereka. Mendengar keributan itu, Abram tentu merasa sedih hatinya. Apalagi disitu tinggal juga bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Allah yaitu bangsa Kanaan dan bangsa feris.

Lalu Abram berinisiatif untuk menemui Lot yang umurnya jauh lebih muda darinya. Abram rela merendahkan dirinya untuk datang dan berupaya untuk damai. Kita tahu saat itu Abram seorang yang terkenal dan hidupnya diberkati Allah. Abram yang pada akhirnya ditetapkan oleh Allah sendiri sebagai Bapa bagi banyak bangsa. “Karena itu namamu bukan lagi Abram, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa (Kejadian 17:5)”. Abram tidak menganggap senioritas dan popularitas menjadi penghalang baginya untuk mengalah, Abram dengan berani mengambil sikap untuk mengalah dari Lot, keponakannya sendiri. Abram rela mengalah demi terciptanya suatu kedamaian.

Mengalah itu bersedia berkorban. Tuhan Yesus memberikan teladan bagi kita sebagai warga Kerajaan Allah, Tuhan Yesus, Dia Raja diatas segala raja rela turun menjadi manusia untuk menyelamatkan umat manusia. Di dalam hidupNya sebagai Manusia, Tuhan Yesus banyak mengalami penderitaan seperti perlakuan tidak adil, dicaci maki, difitnah bahkan disalibkan sampai mati. Sekalipun Tuhan Yesus sama sekali tidak ditemukan kesalahan dalam pengadilan masa itu. Namun karena kasihNya terhadap manusia yang berdosa, Dia rela mengosongkan DiriNya. Rela berkorban dan menanggung dosa serta menerima konsekuensi dosa seluruh manusia. Manusia tidak menerimaNya tetapi rencana Allah tetap harus dikerjakan sampai selesai. Tuhan Yesus memiliki tujuan yang besar yaitu mendamaikan manusia dengan Allah.

Biarlah kita sebagai warga Kerajaan Allah belajar meneladani Tuhan Yesus, bersedia dan rela berkorban untuk tujuan damai. Amin (RJ)

 

Questions :

1. Apakah bagi warga Kerajaan sikap mengalah itu berarti kalah ?

2. Bagaimana kita bisa mengalah kepada orang lain ?

 

Values :

Belajar rendah hati untuk bisa mengalah demi tujuan kedamaian.

 

 

“Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu. Maka berkatalah Abram kepada Lot : “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat (Kejadian 13:7-8)”

 

Mengalah itu bersedia berkorban bagi orang lain.







Naposo Melda Lubis (Sarapan Mie Bangka Bt.9)


Menjadi Tidak Egois

 Aplikasi dari kebenaran FT di Matius 5:14-16 adalah :


3.*Tidak egois*, hidup yang berpusat kepada Tuhan dan kepentingan orang lain, bersedia melayani dan memuridkan orang lain, menyediakan waktu dan perhatian sehingga Kasih Kristus semakin nyata terpancar dari kehidupan sehari-hari.


Kolose 1:27-29 (TB)  Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!

Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.

*Itulah yang kuusahakan dan kupergumulkan dengan segala tenaga* sesuai dengan kuasa-Nya, yang bekerja dengan kuat di dalam aku.


Selamat pagi, Selamat Beribadah Minggu 🤗







Menjadi Teladan Pelita

 Matius 5:14-16 (TB)  Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."


Aplikasi dari kebenaran FT ini adalah :


2.*Menjadi Teladan*, kehidupan yang _memberi inspirasi melalui perubahan hidup_ yang nyata, menjadi role model = panutan, selaras dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.


Selamat pagi, Selamat berakhir pekan 🤗





Kor Imatutu





Kor Imatutu Part 2

Prakiraan Cuaca Tanggal 8 April Prov Kepulauan Riau

 

_*Selamat pagi dan*_

_*Selamat beraktivitas*_


Berikut kami sampaikan *Prakiraan Cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan* 

tanggal *08 April 2024* yang berlaku mulai pukul *07.00 WIB*.


🔖 *Kondisi Cuaca:*

     Pagi            : ☁

     Siang          : 🌧

     Malam        : ☁

     Dini Hari     : ☁

     Ket:

     ☀ : Cerah

     ⛅ : Cerah Berawan

     ☁ : Berawan

     🌦️ : Hujan Ringan

     🌧 : Hujan Sedang - Lebat

     ⛈ : Hujan Ringan - Lebat + Petir

     

🔖 *Arah Angin Permukaan:*

      Barat Laut - Timur Laut 

      *Kecepatan Angin:*

      05 - 30 km/jam


🔖 *Suhu Udara:*

     🌡️ 25 - 32 °C


🔖 *Kelembapan Udara:*

     💧 65 - 95 %


🔖 *Titik Panas (Hotspot)*:

      _per tanggal 08-04-2024 jam 06.00 WIB dengan_

      _tingkat kepercayaan sedang - tinggi_

      _(sumber data BMKG dan LAPAN)_

    📍 Tanjungpinang  : 0

    📍 Bintan                : 1

                                     

🔖 *Ketinggian Gelombang Signifikan:*

      Perairan Tg. Pinang:

      🌊 0.1 s/d 0.5 m      

      Perairan Batam: 

      🌊 0.1 s/d 0.5 m

      Perairan Karimun: 

      🌊 0.1 s/d 0.5 m

      Perairan Bintan: 

      🌊 0.1 s/d 0.5 m

      Perairan Lingga: 

      🌊 0.1 s/d 1.25 m

      Perairan Anambas: 

      🌊 0.5 s/d 1.25 m

      Perairan Natuna:

      🌊 0.5 s/d 1.25 m


🔖 *Peringatan Dini:*

⚠️ Waspada potensi munculnya awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat mengakibatkan hujan intensitas ringan - sedang disertai petir yang bersifat lokal pada siang hari.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

⏰ Jam Operasional 07.00-19.00 WIB

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371
















Prakiraan Cuaca Tanggal 8 April 2024 Prov Kepulauan Riau