H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Selasa, 05 Agustus 2025

Renungan Generasi Yang Tidak Percaya

 Santapan Harian

Generasi yang Tidak Percaya 

Lukas 9:37-43 


Dalam obrolan sehari-hari, kita kadang membahas tentang generasi. Ketika sebutan itu muncul, tentunya kita sedang membicarakan orang-orang yang lahir pada rentang tahun tertentu, misalnya Gen Milenial dan Gen Z. Namun, istilah "generasi" dalam perikop ini bukan sebatas itu. Generasi yang dibicarakan adalah orang-orang yang tidak percaya dan sesat. Siapakah mereka?


Inilah teguran Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Mereka adalah orang-orang terdekat Yesus yang mempunyai cukup waktu untuk memercayai-Nya. Bahkan, sebagian dari mereka berkesempatan untuk menyaksikan dengan mata sendiri kemuliaan-Nya (lih. Luk 9:28-36). Namun, apa hasilnya? Mereka gagal mengusir roh jahat dari seorang anak (38-40).


Tidak hanya para murid, yang juga termasuk sebagai generasi yang dimaksud adalah setiap orang yang telah melihat Yesus mengajar dan melakukan banyak sekali mukjizat, tetapi tidak percaya. Ketika mereka menyebut diri pengikut Yesus, tetapi tidak mampu melakukan kehendak Allah, sesungguhnya mereka sesat.


Teguran ini mengingatkan bahwa Tuhan menghendaki generasi yang tidak hanya kagum dengan berbagai demonstrasi kuasa-Nya yang ajaib, tetapi juga yang dapat menyatakan kuasa itu melalui aksi dan ucapan mereka.


Pertanyaan Yesus kepada murid-murid dan perintah-Nya untuk membawa anak itu mengajar mereka agar tidak menunda-nunda untuk percaya sepenuhnya kepada-Nya dan melakukan hal-hal besar dalam nama-Nya (41). Perbuatan-Nya yang menghardik roh jahat dan menyembuhkan sang anak mengajarkan betapa Tuhan tidak membiarkan manusia menderita dan sesat dalam ketidakpercayaannya (42).


Marilah kita bertindak sebagai generasi yang percaya. Jadilah orang percaya yang suka menolong mereka yang membutuhkan pertolongan kita. Memang kini kita tidak berkesempatan untuk berjalan bersama Tuhan Yesus secara fisik. Namun, percayalah, Ia selalu hadir dengan kuasa-Nya dan dengan kuasa itulah kita diperlengkapi untuk menghadapi apa pun dan melayani mereka yang menderita. [EMR]













2 komentar:

  1. Marilah kita bertindak sebagai generasi yang percaya. Jadilah orang percaya yang suka menolong mereka yang membutuhkan pertolongan kita.

    BalasHapus
  2. Namun, percayalah, Ia selalu hadir dengan kuasa-Nya dan dengan kuasa itulah kita diperlengkapi untuk menghadapi apa pun dan melayani mereka yang menderita.

    BalasHapus