*Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!*
๐ *1 Korintus 16:14*
Seorang pria bernama Yusuf (nama samaran) dikenal tegas dan disiplin. Ia aktif, bertanggung jawab, dan selalu ingin segala sesuatu berjalan rapi. Namun tanpa disadari, ketegasan itu berubah menjadi kekerasan sikap. Orang-orang di sekitarnya merasa tertekan, meski ia merasa sedang “melakukan yang benar.”
Suatu hari, seorang sahabat menegurnya dengan jujur, “Kamu benar, tapi caramu menyampaikan membuat orang menjauh.”
Kata-kata itu menusuk. Yusuf pulang dengan hati gelisah. Ia menyadari bahwa selama ini ia bergerak cepat, bekerja keras, bahkan melayani—tetapi kehilangan kasih. Sejak saat itu, ia mulai memperlambat langkah, mendengarkan lebih banyak, dan memilih kata-kata dengan hati. Anehnya, justru saat itulah pengaruhnya menjadi lebih besar dan hubungan-hubungannya dipulihkan.
Wake Up Call bukan hanya panggilan untuk bangkit dan bergerak, tetapi juga panggilan untuk bergerak dengan kasih. Tanpa kasih, aktivitas rohani kehilangan makna. Tanpa kasih, kebenaran bisa melukai. Tanpa kasih, pelayanan bisa melelahkan dan memecah.
1 Korintus 16:14 menempatkan kasih sebagai fondasi dari semua tindakan. Bukan sebagian, tetapi segala sesuatu. Kasih bukan sekadar perasaan lembut, tetapi keputusan untuk:
▪️menghargai orang lain,
▪️mendahulukan pengertian,
▪️menahan diri ketika emosi ingin menguasai,
▪️memilih membangun, bukan menjatuhkan.
Tidur rohani kadang terjadi ketika hati menjadi keras. Kita sibuk melakukan hal yang benar, tetapi lupa mengasihi dengan benar. Wake Up Call hari ini membangunkan kita dari ketajaman tanpa kelembutan, dari kebenaran tanpa belas kasih.
Kasih tidak memperlambat misi; kasih memurnikan misi. Ketika kita bergerak dengan kasih, hidup kita menjadi ruang aman bagi orang lain untuk bertumbuh, pulih, dan mengenal Tuhan.
✝️ *Kasih adalah tanda kebangkitan rohani yang sejati. Tanpa kasih, semua gerakan kehilangan arah.*
✅ *WAKE UP CALL — BANGKIT DAN BERGERAK DALAM KASIH*












