H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Selasa, 10 Februari 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 10 Februari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 10 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan tidak terdapat pola angin yang signifikan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya, dan masih kuatnya tiupan angin di lapisan atas dapat mengurangi potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan menjadi. Secara umum prakiraan kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

- Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai hingga 2.4 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Bintan dan sekitarnya;

- Waspada potensi terjadinya kebakaran lahan/hutan/pemukiman akibat udara yang relatif kering dan kuatnya tiupan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371



















Prakiraan Cuaca Tanggal 10 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Kisah Para Rasul 27 : 25

 *Aku percaya kepada Allah, bahwa semuanya pasti terjadi sama seperti yang dinyatakan kepadaku.*

๐Ÿ“– *KPR 27:25*


Seorang guru Sekolah Minggu memberi setiap anak laki-laki dalam kelasnya sebuah Alkitab Perjanjian Baru dan mendorong mereka masing- masing untuk menuliskan namanya di sebelah dalam sampul depan. 


Beberapa minggu kemudian, setelah berulang kali mengajak mereka menerima Kristus sebagai Juruselamat, ia meminta mereka yang telah menerima Kristus untuk menuliskan kalimat berikut di bawah namanya: “Saya menerima Yesus”. Seorang anak menulis kalimat berbeda, “Saya mengharapkan Yesus.” 


Ketika bercakap-cakap dengannya, sang guru menyadari bahwa si anak paham betul yang ditulisnya. Ia tidak hanya percaya kepada Tuhan untuk menerima keselamatan, tetapi juga mengharapkan Dia untuk menyertainya sepanjang waktu dan untuk menggenapi semua janji-Nya. 


Pernyataan anak lelaki itu menghadirkan sebuah tafsiran sederhana, namun luar biasa tentang arti iman yang sejati. 


Dalam Kisah Para Rasul 27, kita melihat iman pengharapan Rasul Paulus. Ia sedang menjadi tahanan yang dibawa dengan kapal menuju Roma ketika sebuah badai dahsyat menerpa dan mengancam menghancurkan kapal besar itu. 


Sepanjang malam, malaikat Tuhan memberi tahu Paulus bahwa mereka semua akan selamat (ayat 23,24). Ia tahu sabda Tuhan dapat dipercaya. Maka di tengah badai, ia berkata, “Aku percaya kepada Allah, bahwa semuanya pasti terjadi sama seperti yang dinyatakan kepadaku” (ayat 25). Dan begitulah yang terjadi. 


Seharusnya tidak mengherankan bila Allah menepati janji-Nya. Perkataan-Nya memang patut diharapkan!


✝️ *COBALAH MELAKUKAN SEGALA PERKARA YANG BESAR BAGI ALLAH HARAPKAN SEGALA PERKARA YANG BESAR DARI ALLAH*


✅ *MENGHARAPKAN YESUS*




Langit Nan Indah







Renungan Sembada Iman

 Santapan Harian

Sembada Iman 

Yosua 2 


Dalam masyarakat Jawa ada istilah 'sembada' yang bermakna mampu menjalankan tugas dan sanggup menanggung akibat.


Dalam perikop ini kita melihat bagaimana Rahab mengambil keputusan berani dengan melindungi para pengintai yang diutus Yosua dari orang-orang utusan raja Yerikho. Rahab dengan sengaja menyembunyikan para pengintai tersebut di rumahnya sebab ia tahu bahwa mereka itu adalah orang-orang yang kepada mereka Allah berpihak. Rahab selama ini telah mendengar kisah-kisah menakjubkan tentang umat Israel. Ia yakin bahwa kemenangan akan ada pada mereka karena ada kuasa Allah yang menyertai mereka. Maka, kepada para pengintai itu ia memohon keselamatan bagi keluarganya jika suatu saat kemenangan ada di antara umat Israel (12-13).


Keyakinan kepada Allah yang benar dan pengharapan akan hal yang terbaik bagi keluarganya telah membuat Rahab bersikap sembada iman. Ia mewujudkan imannya kepada Allah Israel dengan melakukan tindakan nyata. Meski Rahab bukan umat Israel, ia mempunyai kepekaan untuk melihat karya dan kehendak Allah yang terbaik bagi umat-Nya. Dari apa yang ia dengar, ia tahu bahwa Allah akan memihak kepada umat Israel dan memberikan kemenangan kepada mereka. Ia pun dengan saksama mengatur perjalanan para pengintai sehingga mereka kembali kepada Yosua dengan selamat (23).


Dari kisah ini, kita melihat teladan Rahab yang menunjukkan keberanian untuk mengambil keputusan yang berisiko demi keyakinannya kepada Allah. Rahab tidak hanya mengakui kebesaran Allah, tetapi ia juga melakukan langkah konkret dengan melindungi para pengintai. Atas tindakannya, Rahab dihargai dalam sejarah iman Israel.


Sikap Rahab dapat menjadi inspirasi bagi kita dalam menumbuhkan iman yang benar, yaitu iman yang tidak pasif, tetapi diwujudkan dalam perbuatan nyata. Kita diajak untuk tetap teguh dalam prinsip dan iman kita kepada ajaran firman Allah, dan berani bertindak, meskipun menghadapi tantangan. [MTH]