H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 18 Desember 2024

Renungan Ketaatan Total

 

KETAATAN TOTAL 

Yesaya 22-24 , 18 Desember 2024

Nuh dikenal sebagai seorang yang hidup benar dan tidak bercela diantara orang-orang sezamannya. Luar biasa. Tidak mudak hidup di tengah-tengah bangsa yang sebagian besar bahkan hampir seluruh manusia hidup tidak benar di zaman itu. Kejadian 6:12 ditulis, “Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.” Berani hidup benar dan bertindak sesuai perintah Tuhan tentu akan menghadapi banyak tantangan. Nuh disuruh membuat bahtera dengan ukuran dan bahkan tertentu. Bayangkan di tengah panas terik, Nuh membuat bahtera yang sangat besar. Meski tidak tertulis di Alkitab komentar atau sikap orang-orang saat melihat Nuh membuat bahtera tersebut. Pastilah mereka merasa aneh dan menganggap Nuh “orang gila”. Bisa jadi mereka mengolok-olok dan menertawakan Nuh.

Tahukah Anda, orang benar seringkali dianggap “orang aneh” karena orang benar hidupnya tidak sama dengan sebagian besar orang yang biasa menjalani hidup pada umumnya. Orang sekitarnya mungkin biasa melakukan korupsi, lalu ada orang benar yang tidak melakukan hal itu, maka akan menjadi “aneh” bagi orang sekitarnya. Orang benar yang tidak memanfaatkan atau mengambil kesempatan melalui jabatannya untuk kepentingan pribadi maka akan dianggap “bodoh” bagi dunia. Firman Tuhan katakan dalam 1 Korintus 1:27 ‘Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat.” Saudaraku, hidup kita sebagai warga Kerajaan Allah seharusnya kita hidup tidak sama dengan sistem dunia.

Ibrani 11:7a, “Karena iman, maka Nuh dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya.” Kita tahu, hanya Nuh dan keluarganya yang mendapat kasih karunia Tuhan yaitu diselamatkan dari air bah. Mari kita berani hidup berbeda dengan dunia. Tetaplah jadi orang benar, memiliki prinsip “taat kepada Allah” daripada sekedar “menyenangkan hati manusia”. Satu hal penting yang membuat Nuh berhasil taat melakukan perintah Allah adalah Nuh hidup bergaul dengan Allah. Hidup bergaul dengan Allah akan membuat hidup kita makin serupa dengan Allah. (RJ)

 

Questions :

1. Apa makna ketaatan total kepada Allah bagi Anda ?

2. Pernahkah Anda diperhadapkan pada situasi yang harus taat kepada Allah daripada taat kepada manusia ? Keputusan apa yang Anda ambil ?

 

Values :

Berani melangkah dengan iman untuk hidup taat kepada Allah.

 

“Inilah riwayat Nuh : Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah (Kejadian 6:9- TB)”

 

 

Ketaatan dengan iman kepada Allah mengalahkan hikmat dunia.









Mata Tertuju PadaNya

 *Mata Tertuju Pada-Nya*

[Eyes focused Him]


*Ibrani 12 : 2,*  _"Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah”._


Dari kitab suci jelas bhawa Yesus merupakan inspirasi serta teladan terbaik kita dalam setiap tantangan hidup. Dan Alkitab mendorong kita untuk _"menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita"_ (Ibrani 12:1), kemudian mata kita tertuju kepada Yesus. Lalu penulis kitab Ibrani membandingkan orang percaya dengan para atlet dalam sebuah perlombaan, dan Yesus telah mendahului kita dalam perlombaan tersebut. Dimana Dia telah melintasi garis akhir iman dalam kemenangan yang berkemenangan dan sekarang duduk di atas takhta surgawi di sebelah kanan Allah. Maka untuk mencapai tujuan kita, kita harus tetap mengarahkan pandangan kita kepada Yesus. Ketekunan serta ketaatan Tuhan yang tidak tergoyahkan membentuk pola yang ideal yang dapat kita ikuti setiap kali diperhadapkan dengan pergumulan. Maka jikalau seseorang menjaga agar Dia selalu ada dalam pandangan kita, akibatnya kita akan menemukan kekuatan serta keberanian untuk bertahan. 


Selain itu juga, maka kita akan dapat hidup dengan penuh keyakinan, oleh sebab kita tahu bahwa Dia yang memulai pekerjaan-Nya yang baik di dalam kita, akan terus meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus datang kembali (Filipi 1:6). Jadi Yesus telah menanggung lebih banyak penderitaan dibandingkan yang dialami atau yang akan kita alami ketika Dia menaati Bapa-Nya dan memikul salib. Salib melibatkan penderitaan yang luar biasa dan rasa malu yang tidak terbayangkan bagi Tuhan kita, _Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh"_ (Yesaya 53:3-5).


Dalam realita sehari-hari, tidak sedikit yang mempertanyakan iman. Namun ada satu hal yang sangat hakiki bagi penulis surat Ibrani, ternyata Iman itu harus bertumbuh semakin sempurna. Jadi iman bukan asal percaya dan statis, diam, berhenti, jalan di tempat atau bahkan mati semata. Sebab dimana situasi dan kondisi waktu itu, kekristenan ada dalam penganiayaan dan penderitaan hebat. Secara realita sampai sekarang kondisi hidup orang percaya tidak pernah di mudahkan, diringankan, malah ada kalanya harus berhadapan dengan pergumulan, tantangan. Contoh sederhana: ada kesulitan beribadah, bekerja, bisnis, dll. Walaupun demikian, maka itu iman benar-benar dituntut untuk semakin bertumbuh, semakin kuat. Jangan sebaliknya samakin takut atau semakin tidak percaya, bahkan murtad. Maka iman yang benar adalah harus semakin percaya dalam segala situasi kondisi apapun, terlebih lagi dalam rintangan dan  masalah yang berat. Maka tidak bisa ditawar bahwa Iman itu harus semakin disempurnakan. Untuk mempunyai iman yang semakin sempurna, penulis Ibrani mengajarkan agar kita selalu, bahkan terus menerus mata kita tertuju kepada Tuhan Yesus Kristus. Kita bukan melihat dunia dengan kemewahannya, dengan kekerasannya,  atau melihat manusia yang semakin aneh- aneh; namun melihat Dia serta percaya sepenuhnya. Percayalah Dia pasti buka jalan, maka dengan demikian iman kita semakin disempurnakan. Tetaplah berjuang didalam Tuhan, tetap berdoa, serta mata hanya tertuju kepada-Nya. Dalam suatu quotes dinyatakan, _"Masalah kita mungkin besar tetapi Tuhan Yesus jauh lebih besar. Dia sanggup membawa kemenangan bagi kita"._


*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*








Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Desember Prov Kepulauan Riau

 

_*Selamat pagi dan*_

_*Selamat beraktivitas*_


Berikut kami sampaikan *Prakiraan Cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan* tanggal *18 Desember 2024* yang berlaku mulai pukul *07.00 WIB*.


🔖 *Kondisi Cuaca:*

     Pagi            : Hujan Ringan🌦️

     Siang          : Hujan Ringan🌦️

     Malam        : Berawan☁

     Dini Hari     : Berawan☁

     Ket:

     ☀ : Cerah

     ⛅ : Cerah Berawan

     ☁ : Berawan

     🌦️ : Hujan Ringan

     🌧 : Hujan Sedang - Lebat

     ⛈ : Hujan Ringan - Lebat + Petir

     

🔖 *Arah Angin Permukaan:*

       Barat Laut 

      *Kecepatan Angin:*

        05 - 30 km/jam


🔖 *Suhu Udara:*

     🌡️ 24 - 30 °C


🔖 *Kelembapan Udara:*

     💧82 - 97 %


🔖 *Titik Panas (Hotspot)*:

      _per tanggal 18-12-2024 jam 06.00 WIB dengan_

      _tingkat kepercayaan sedang - tinggi_

      _(sumber data BMKG dan LAPAN)_

    📍 Tanjungpinang  : 0

    📍 Bintan                : 0

                                     

🔖 *Ketinggian Gelombang Signifikan:*

      Perairan Tg. Pinang:

      🌊 0.5 s/d 1.25 m      

      Perairan Batam: 

      🌊 0.5 s/d 1.25 m

      Perairan Karimun: 

      🌊 0.5 s/d 1.25 m

      Perairan Bintan: 

      🌊 0.5 s/d 1.25 m

      Perairan Lingga: 

      🌊 0.5 s/d 1.25 m

      Perairan Anambas: 

      🌊 0.5 s/d 2.5 m

      Perairan Natuna:

      🌊 0.5 s/d 3.0 m


🔖 *Peringatan Dini:*

⚠️ Waspada potensi munculnya awan Cumulonimbus (CB) yang dapat menyebabkan hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang yang bersifat lokal terutama pada akhir pagi dan siang hari.


 

☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371


















Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Desember 2024 Prov Kepulauan Riau