H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 05 Oktober 2026

Renungan Jadilah KehendakMu !

 Santapan Harian

Jadilah Kehendak-Mu! 

1 Raja-raja 1:1-27 


Oportunis! Barangkali ini sebutan yang tepat untuk menggambarkan Adonia di tengah situasi yang dialami ayahnya, Daud. Ia mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk mencapai ambisi pribadinya menjadi seorang raja.


Kelemahan yang dialami Daud menjadi kesempatan besar bagi Adonia untuk mewujudkan apa yang selama ini ia inginkan (1-5). Ia tidak segan merebut kekuasaan sebagai raja dengan caranya sendiri tanpa sepengetahuan ayahnya yang masih hidup (7-10). Secara keturunan mungkin ia berhak atas posisi raja menggantikan Daud (6), tetapi melalui fakta sejarah bangsa Israel, seorang raja seharusnya dipilih oleh Allah, bukan oleh manusia.


Melalui strategi Nabi Natan dan Batsyeba (11-14), TUHAN mengingatkan Daud akan siapa yang seharusnya menjadi raja sesuai kehendak-Nya, dan memperingatkannya untuk tidak berpangku tangan atas apa yang dilakukan oleh Adonia (15-21). Meski tubuhnya lemah, Daud masih punya tugas yang belum selesai. Tugas itu adalah mengumumkan raja selanjutnya yang sah sesuai firman TUHAN kepadanya, yakni Salomo dan bukan Adonia (22-27; bdk. 1Taw 28:5-7).


Melalui Daud dan Adonia, kita diingatkan bahwa di tengah berbagai ambisi yang kita miliki, kehendak Allah harus tetap menjadi prioritas yang paling utama. Apa yang kita rencanakan haruslah sejalan dengan rencana Allah. Selain itu, kita diingatkan kembali bahwa di balik kelemahan kita tetap ada kuasa Allah yang terus dinyatakan.


Sebagai orang percaya, kita perlu hikmat Allah untuk mengenal dan mengingat kehendak Allah dalam hidup kita. Baik melalui firman dan renungan yang kita baca, maupun melalui khotbah dan kesaksian yang kita dengar, semua itu dipakai Allah untuk memberi kita hikmat agar kita tidak jatuh ke dalam tawaran kekuasaan dunia ini, dan kekuatan agar kita menyelesaikan tugas yang Allah percayakan kepada kita.


Biarlah Allah melalui orang-orang utusan-Nya menolong kita untuk hidup sesuai rencana Allah sampai akhir. Kiranya kehendak Allah yang terjadi dalam hidup kita. [MAR]