H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 16 Oktober 2026

Renungan Benda Benda Bermakna

 Santapan Harian

Benda-benda Bermakna 

1 Raja-raja 8:1-13 


Ada orang menjaga suatu benda dengan baik karena menganggapnya sebagai jimat. Namun, ada pula orang yang merawat suatu benda karena makna yang dia dapatkan dari benda itu. Bagaimana dengan Tabut Perjanjian TUHAN?


Raja Salomo memilih hari raya di bulan ketujuh untuk memindahkan Tabut TUHAN, Kemah Pertemuan, dan segala perlengkapan kudus ke dalam Bait Suci (1-4). Hari itu adalah Hari Raya Pondok Daun, yaitu salah satu dari tiga hari raya yang mewajibkan laki-laki dewasa Israel berkumpul di Yerusalem. Dengan demikian, semua orang Israel berada di Yerusalem dan dapat mengiringi pemindahan Tabut Perjanjian TUHAN.


Sementara imam-imam dan orang-orang Lewi mengusung semua itu, sebagaimana diatur oleh TUHAN sejak masa Musa, Raja Salomo dan rakyat mempersembahkan kurban yang tak terhitung dan tak terbilang banyaknya (5). Setelah itu, tabut itu diletakkan di ruang terdalam, di Tempat Mahakudus (6).


Lalu, Rumah TUHAN dipenuhi awan yang menandai kemuliaan TUHAN hadir di situ (11). Hal ini berarti TUHAN berkenan atas tempat itu serta segala hal yang dilakukan oleh Raja Salomo dan semua orang Israel.


Raja Salomo memperhatikan betul waktu, orang-orang yang terlibat, dan proses dalam pemindahan Tabut Perjanjian. Hal ini menunjukkan bahwa bukan tabut yang ia puja dan muliakan, melainkan TUHAN yang kehadiran-Nya dilambangkan melalui tabut itu.


Dalam hidup ini kita memiliki berbagai benda yang menolong kita untuk dekat dengan Tuhan. Alkitab membuat kita bisa membaca firman Tuhan dan mengenal kehendak-Nya. Salib menjadi pengingat akan karya penebusan Tuhan. Kita tidak menganggap Alkitab maupun salib sebagai benda yang suci. Namun, kita tetap perlu memperlakukannya dengan baik, bukan karena kita memujanya, tetapi karena melaluinya kita mengenal kemuliaan Tuhan. Maka, rawatlah Alkitab kita sehingga kita selalu bisa membacanya dengan nyaman, dan rawatlah salib yang kita miliki sebagai pengingat penebusan Kristus. [KRS]