*“Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.”*
📖 *Yohanes 2:11 TB*
*Mujizat pertama Yesus bukan di Bait Allah, bukan di depan ribuan orang, tetapi di sebuah pesta pernikahan kecil di Kana.* Mujizat pertama bukan membangkitkan orang mati, tetapi menyelamatkan sebuah keluarga dari rasa malu karena kehabisan anggur.
*Mengapa?* Karena bagi Yesus, tidak ada masalah yang terlalu kecil untuk mujizat-Nya. **Kehabisan anggur di pesta Yahudi adalah aib besar. Keluarga bisa dihina seumur hidup.**
Maria berkata: *“Mereka kehabisan anggur.”* Yesus menyuruh mengisi 6 tempayan batu, masing-masing berisi 80-120 liter, yang dipakai untuk pembasuhan kaki yang kotor. **Tempayan yang najis, berisi air biasa, diubah menjadi anggur terbaik.**
*Yohanes 2:10 TB:* *“Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”*
**Paradigma yang diubah: Mujizat tidak selalu dimulai dari yang hebat. Mujizat dimulai dari yang ada padamu yang biasa-biasa saja.**
Air tidak ada rasanya, tidak ada warnanya, tidak ada harganya. Anggur adalah sukacita, kemuliaan, dan perayaan. **Yesus tidak membutuhkan anggur dari luar. Ia memakai air yang ada di rumah itu untuk menunjukkan bahwa Ia bisa mengubah yang biasa menjadi mulia.**
*Smith Wigglesworth*, seorang tukang ledeng yang tidak bisa membaca, mengalami mujizat yang sama di dapurnya.
Tahun 1900, Smith adalah tukang ledeng miskin di Inggris. **Ia tidak bisa membaca dan menulis dengan baik. Istrinya, Polly, adalah pengkhotbah, sedangkan ia hanyalah tukang ledeng yang pemalu dan pemarah.**
Ia merasa air biasa – tidak berguna untuk Tuhan. **Tetapi suatu hari, ia berjumpa Yesus dan Roh Kudus memenuhi tempayan hidupnya yang kotor dan biasa itu.**
Sejak itu, tangannya yang biasa memegang pipa ledeng, dipakai untuk membangkitkan 14 orang mati, menyembuhkan ribuan orang sakit, dan berkhotbah ke seluruh dunia. **Orang bertanya: “Bagaimana bisa?” Ia menjawab: “Aku hanya air biasa. Tetapi Yesus adalah Yesus yang mengubah air menjadi anggur. Mujizat masih ada karena Yesus masih sama.”**
Ia tidak pernah menjadi sarjana teologi. Ia tetap tukang ledeng. **Tetapi air biasa di dalam 6 tempayan hidupnya telah diubah menjadi anggur terbaik yang memabukkan dunia dengan kemuliaan Tuhan.**
✝️ *JANGAN HINA AIR BIASA DI HIDUPMU. PEKERJAANMU, KELUARGAMU, MASA LALUMU YANG BIASA, JIKA DIBAWA KEPADA YESUS, BISA MENJADI ANGGUR TERBAIK*
✅ *AKSI HARI INI:* Bawa “air biasa”-mu kepada Yesus hari ini. Doakan pekerjaan rutinmu, masalah kecilmu, dan katakan: *“Tuhan, ubah air biasa ini menjadi anggur mujizat-Mu.”*
🟢 *MUJIZAT MASIH ADA: AIR MENJADI ANGGUR – DARI YANG BIASA MENJADI MULIA*

