Santapan Harian
Bukan PHP (Pemberi Harapan Palsu)
Yosua 8:30-35
Ketika kita berada dalam pergulatan hidup yang berat, kita bisa berjanji: "Jika keadaanku menjadi lebih baik, aku akan melakukan sesuatu bagi orang-orang yang menolongku keluar dari kesulitanku ini." Namun, tak jarang ketika keadaan benar-benar sudah menjadi lebih baik, janji itu dilupakan. Kita pun mulai menjalani kehidupan tanpa berusaha menepati apa yang kita sendiri sudah janjikan.
Yosua berbeda. Ia pernah berjanji kepada Musa. Meskipun Musa sudah tiada, Yosua tetap memilih untuk melakukan apa yang pernah dipesankan Musa (31). Di sini kita melihat sebuah sikap seorang pemimpin yang luar biasa dan sangat berintegritas. Bahkan, setiap kata yang diminta, dia ingat seluruhnya dan tidak terlewatkan dari pandangannya (35).
Melalui kisah ini, penulis menggambarkan kualitas seorang pemimpin yang benar. Sejatinya pemimpin seperti Yosua merupakan refleksi akan TUHAN, Allah Israel yang senantiasa menepati janji-Nya secara turun-temurun. Kesetiaan Yosua yang dapat disaksikan umat setiap harinya dapat menjadi teladan yang nyata bagi umat Israel. Dengan memandang kepada nilai-nilai hidup Yosua, mereka dapat meneladan dia.
Akan tetapi, bagian ini ternyata tidak hanya berbicara akan kesetiaan menepati janji semata. Bagian ini juga berkait dengan kesetiaan umat menaati Torah (bimbingan) TUHAN. Maka dari itu, firman dibacakan kepada seluruh umat, dari yang tua sampai yang muda (35).
Sudah pasti Yosua sama seperti Musa, menjadikan Taurat TUHAN sebagai bimbingan dan tuntunan saat sedang memimpin Israel. Ia mengalami bahwa Taurat itu sungguh hidup dan menghendaki seluruh umat menyadari hal tersebut dan merasakan kuasa firman-Nya.
Kesetiaan menepati janji adalah teladan yang diberikan oleh Yosua. Jelas, Yosua melakukannya sejalan dengan firman Allah. Oleh karena itu, seturut teladan Yosua, janji yang harus kita tepati adalah janji yang tidak bertentangan dengan firman Tuhan, janji yang sudah pasti sejalan dengan firman-Nya. Mari kita tepati janji-janji kita kepada Tuhan dan sesama di dalam terang firman-Nya. [JHN]