H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 01 Februari 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 1 Februari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhir pekan*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 01 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat adanya pola belokkan angin (shearline) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan berawan hingga hujan ringan pada siang hari yang bersifat lokal/tidak merata.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai maksimum hingga 2,5 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Pulau Bintan dan sekitarnya; 

Waspada potensi terjadinya kebakaran lahan/hutan/pemukiman akibat udara yang relatif kering dan kuatnya tiupan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371
















Prakiraan Cuaca Tanggal 1 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Hidup yang Tidak Disia-Siakan

 *“Apakah gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?”*

๐Ÿ“– *Markus 8:36*


Thomas Studd – Hidup yang Tidak Disia-siakan)

Charles Thomas Studd (C.T. Studd) adalah seorang atlet kriket terkenal di Inggris, kaya raya, populer, dan memiliki masa depan gemilang. Dunia terbuka lebar baginya—ketenaran, uang, dan kenyamanan.


Namun setelah mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus, Studd menyadari bahwa hidup yang hanya mengejar kesuksesan dunia adalah hidup yang terbuang.


Ia meninggalkan kariernya, menyerahkan warisan besar keluarganya untuk pekerjaan Tuhan, dan pergi sebagai misionaris—pertama ke Tiongkok, lalu ke India, dan akhirnya ke Afrika, meskipun kondisi kesehatannya terus menurun.


Dalam penderitaan, kesepian, dan penyakit, Studd tetap berkata: “Jika Yesus Kristus adalah Allah dan Ia mati bagiku, maka tidak ada pengorbanan yang terlalu besar untuk kuberikan bagi-Nya.”


Ia menghabiskan sisa hidupnya di Afrika, melayani hingga akhir napasnya—tanpa sorotan dunia, tetapi berkenan di hadapan Tuhan.


Renungan hari ini adalah panggilan untuk membangunkan iman yang kompromi. Tidur rohani sering muncul saat orang percaya:

▪️mencintai kenyamanan lebih dari ketaatan,

▪️menunda panggilan demi keamanan,

▪️puas dengan iman yang tidak menuntut pengorbanan.


C.T. Studd membangunkan kita dengan satu kebenaran tajam: hidup ini singkat, kekekalan panjang. Orang Percaya bangun ketika berhenti hidup setengah-setengah dan memilih hidup yang tidak disia-siakan. Bangun—hidup ini terlalu berharga untuk dihabiskan bagi hal-hal yang tidak kekal.


✝️ *Hidup yang diserahkan sepenuhnya menghasilkan dampak kekal.*


✅ *HIDUP YANG TIDAK DISIA-SIAKAN*






Renungan Pilihan antara Kehidupan atau Kematian

 Santapan Harian

Pilihan antara Kehidupan atau Kematian 

Ulangan 30 


Pilihan yang Allah berikan kepada umat-Nya hanya ada dua: mengasihi-Nya dan hidup, atau berpaling dari-Nya dan mati. Itu yang Allah tawarkan kepada umat dalam nas hari ini.


Dalam pasal sebelumnya, Musa sudah menasihatkan umat untuk hidup setia kepada TUHAN. Namun, jika ternyata mereka tidak setia, dan TUHAN menghalau mereka (1), maka masih ada kesempatan bagi mereka untuk bertobat. Jika mereka mau berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka TUHAN akan memulihkan dan mengumpulkan mereka (2-3) dan akan mengembalikan mereka ke Tanah Perjanjian serta memberkati mereka lebih dari nenek moyang mereka (5). TUHAN akan menyunat hati mereka sehingga mereka dapat mengasihi-Nya dengan segenap hati dan taat kepada perintah-Nya (6). Mereka diperhadapkan pada kehidupan dan kesejahteraan, kematian dan kecelakaan (15).


Umat diperintahkan untuk mengasihi Allah dan tidak menyembah ilah-ilah lain (17). Dengan demikian, kita seharusnya mengerti bahwa ini bukan hanya masalah kehidupan atau kematian di bumi, tetapi tentang kehidupan atau kematian kekal.


Apakah ini relevan dengan kita umat Kristen? Tentu saja! Sama seperti umat Perjanjian Lama, kita diperhadapkan pada pilihan mengasihi Allah atau ilah lain. Ini soal iman dan menyangkut keselamatan kekal. Tak semua orang Kristen akan selamat karena tidak semua orang Kristen memiliki iman yang sejati. Sebagian bisa murtad (bdk. Mat 13:20-21) dan ada yang Tuhan Yesus katakan bahwa Ia tidak pernah mengenal walaupun mereka menyebut Yesus sebagai Tuhan (bdk. Mat 7:21-23).


Mengasihi Allah dengan segenap hati berarti bukan hanya mengatakan mengasihi di mulut, tetapi hidup menurut jalan-Nya dan berpegang pada perintah-Nya (16, lih. Yoh 14:15). Apakah kita telah hidup dengan menaati perintah-Nya? Jika kita masih hidup menurut kehendak kita semata, maka firman Allah hari ini perlu kita tanggapi dengan serius. Mari kita memilih kehidupan dan kesejahteraan selama hari masih siang dan kesempatan masih ada. [INT]














Happy Sunday