H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 21 Juni 2026

1 Samuel 2 : 3

 1 Samuel 2:3 (TB) Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu. Karena TUHAN itu Allah yang mahatahu, dan oleh Dia perbuatan-perbuatan diuji. 


https://alkitab.app/v/1014116118c8











True Worship

 *True Worship*

[Ibadah Yang Sejati]


*Amos 5:23,* _"Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar"._


Beberapa kata penting dari ayat ini: ada kata *hāsēr =* singkirkan, jauhkan, enyahkan. Lalu ada kata *hamôn =* keramaian, kegaduhan, hiruk-pikuk, suara yang ramai. Kemudian ada kata *shîr =* nyanyian atau lagu. Selanjutnya ada kata *zimrāh =* melodi atau musik yang dimainkan. Juga ada kata *neḇel =* alat musik petik (sering diterjemahkan gambus atau harpa). Serta ada kata *lō’ ’eshmā‘ =* Aku tidak akan mendengarkan. Dari ayat ini bukan berarti Allah _membenci_ musik atau nyanyian ibadah. Dalam banyak bagian Alkitab, Allah justru memerintahkan umat-Nya untuk memuji Dia dengan nyanyian dan alat musik. Konteks Amos 5 menunjukkan bahwa bangsa Israel tetap rajin beribadah, mempersembahkan korban, dan menyanyikan lagu-lagu rohani, namun pada saat yang sama mereka hidup dalam ketidakadilan, penindasan, dan kemunafikan. Oleh sebab itu Allah menolak ibadah mereka. Ayat sesudahnya, Amos 5:24, menjelaskan inti masalahnya: _"Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir"._


Maka sebagai pesan utamanya adalah: *Allah tidak berkenan pada ibadah yang meriah secara lahiriah tetapi tidak disertai kehidupan yang benar dan adil.* Untuk penerapannya: _pertama,_ penting *Menjaga keselarasan antara ibadah dan kehidupan sehari-hari.* Menyanyi, berdoa, dan melayani di gereja adalah baik, namun Allah juga memperhatikan bagaimana kita hidup di luar gereja. Dan ibadah yang sejati tercermin dalam kejujuran, kasih, dan ketaatan setiap hari. Sebagai refleksi, _Apakah perilaku di rumah, pekerjaan, atau sekolah sejalan dengan pujian yang saya nyanyikan kepada Tuhan?_ _Kedua,_ dengan *Mengutamakan hati yang tulus daripada penampilan rohani.* Allah melihat hati, bukan semata aktivitas keagamaan. Seseorang bisa tampak sangat rohani di depan orang lain, namun memiliki motivasi yang salah. Sebagai refleksinya, _Ketika saya beribadah, apakah saya sungguh mencari Tuhan atau hanya menjalankan kebiasaan dan ingin dilihat orang?_ Dan _ketiga,_ tetap *Mempraktikkan keadilan dan kepedulian terhadap sesama.* Dalam konteks Amos, masalah utama Israel adalah ketidakadilan sosial. Tuhan menghendaki umat-Nya memperhatikan orang yang lemah, miskin, dan tertindas. Sebagai refleksinya, _Apakah saya menggunakan kesempatan, posisi, dan sumber daya yang saya miliki untuk menolong dan memperlakukan orang lain dengan adil?_


Tuhan mengharapkan pujian yang lahir dari hati yang tulus, disertai ketaatan, keadilan, dan kasih kepada sesama. Dengan demikian, nyanyian kita menjadi ungkapan penyembahan yang sejati, bukan sekadar suara yang meriah. Untuk hal lainnya, bilakah persembahan atau pelayanan seseorang disebut jahat? Yakni jikalau tidak menyatakannya dari hati yang sungguh mengasihi Tuhan, oleh sebab Tuhan tidak semata tertarik pada luar atau lahiriahnya, namun Tuhan melihat pada hati kita. Realitanya bahwa tidak sedikit orang yang beribadah, bahkan melayani Tuhan, namun ada yang memakai topeng kepalsuan. Tujuannya adalah agar supaya bisa dilihat orang bahwa ia sebagai orang yang baik. Maka hal demikianlah sebagai persembahan yang jahat di hadapan Tuhan. Maka bisa jadi, persembahan ibadah seperti demikian tidak akan diterima oleh Tuhan. Sehingga yang ibadah sejati, keadilan sosial, kemunafikan rohani, dan ketaatan hati yang selaras dengan pesan Amos. Brother Lawrence yang memaknai bahwa ibadah kepada Tuhan tidak terbatas pada kegiatan gerejawi; pekerjaan sederhana sehari-hari pun dapat menjadi penyembahan. Lawrence menyatakan, _"We can do little things for God; I turn the cake that is frying on the pan for love of Him"_ [Kita dapat melakukan hal-hal kecil bagi Tuhan; aku membalik kue yang sedang digoreng di wajan karena kasih kepada-Nya].


*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*






Prakiraan Cuaca Tanggal 21 Juni Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat berakhir pekan*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 21 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat adanya daerah belokan angin ( _shearline_ ) dan kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan atas di wilayah Pulau Bintan sekitarnya dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan berintensitas ringan pada pagi, siang, dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari yang bersifat lokal/tidak merata.

- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya pada tanggal 11 - 23 Juni 2026.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 21 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau


Yesaya 6 : 3

 Yesaya 6:3 (TB) Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"  


https://alkitab.app/v/826123066be5






Karunia Untuk Berkata Kata

 *“...kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh...”*  

📖 *1 Korintus 12:10*


*Bahasa roh = bahasa doa yang diberikan Roh Kudus langsung ke roh kita.* 1 Kor 14:2: *“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.”*


**2 fungsi bahasa roh:**  

1. *Untuk diri sendiri* – membangun diri. 1 Kor 14:4  

2. *Untuk jemaat* – kalau ada karunia menafsirkan, jadi nubuat. 1 Kor 14:5


Ini bukan bahasa aneh-anehan. Ini bahasa Sorga yang logika kita tidak ngerti, tapi Bapa ngerti.


*Hari Pentakosta* adalah ledakan pertama karunia ini.


Kis 2:4: *“Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.”*


Hasilnya? 3.000 orang bertobat hari itu. **Bahasa roh buka pintu untuk penuaian.**


*David du Plessis*, dijuluki “Mr. Pentecost” abad 20, bersaksi soal kuasa bahasa roh. Dia dulu anti bahasa roh. Profesor teologi, gereja tradisional. Tapi dia haus akan Tuhan. 


Suatu malam dia doa: “Tuhan, kalau bahasa roh dari Engkau, kasih ke saya. Kalau bukan, cabut keinginan ini.”


Tiba-tiba dia mulai berbahasa roh 3 jam. Besoknya, dia bilang: “Saya pikir saya tau Alkitab. Ternyata saya baru kenal Cover-nya. Bahasa roh bawa saya masuk ke Hadirat-Nya.”


Tuhan pakai dia keliling dunia. Bahkan bicara ke Vatikan soal Roh Kudus. Paus Yohanes XXIII panggil dia “saudara terkasih yang dipakai Tuhan.”


David bilang: *“Bahasa roh bukan tujuan. Bahasa roh adalah pintu masuk ke persekutuan dengan Roh Kudus setiap hari.”*


*Yudas 1:20*: *“Bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.”* Waktu kita lemah, tidak tau mau doa apa, Roh Kudus doain lewat kita dengan keluhan yang tidak terucapkan. Roma 8:26


✝️ *BAHASA ROH BUKAN TANDA KITA LEBIH ROHANI. BAHASA ROH TANDA KITA PUNYA AKSES LANGSUNG 24 JAM KE RUANG TAKHTA*


✅ *HARI INI KALAU KITA SUDAH DIBAPTIS ROH KUDUS, PAKAI BAHASA ROH TIAP HARI.*


*🟢 KARUNIA ROH: BAHASA SORGA YANG MEMBANGUN KITA*






Renungan Tuhan Membalikkan Keadaan

 Santapan Harian

Tuhan Membalikkan Keadaan 

1 Samuel 2:1-10 


Ketika TUHAN menyatakan mukjizat-Nya dan memberikan kelegaan kepada kita, bagaimana sikap kita?


Hana memanjatkan doa, menyatakan kegembiraannya atas pertolongan TUHAN, dan menertawai musuh-musuhnya (1). Musuh yang terdekat adalah Penina. Ia meyakini bahwa TUHAN Allah Yang Mahakudus dan Yang Mahatahu adalah perlindungannya sehingga Penina tidak bisa lagi berkata sombong (2-3). Karena kuasa TUHAN, Hana yang mandul sekarang bisa mengandung dan melahirkan anak (4-5).


TUHANlah yang berkuasa atas kehidupan manusia (6-8). Ia menjaga orang-orang yang dikasihi-Nya, tetapi orang fasik akan binasa. Ia mengadili semua orang sehingga yang melawan-Nya akan hancur, tetapi yang diangkat-Nya akan menjadi kuat dan yang diurapi-Nya akan menjadi tinggi (9-10).


Ketika orang yang sombong suka merendahkan orang lain, TUHAN berkuasa menolong orang percaya dengan membalikkan keadaan. Setelah Samuel, Hana mendapatkan lima orang anak lagi (1Sam 2:21). Akhirnya perempuan yang tadinya direndahkan oleh manusia, sekarang ditinggikan oleh TUHAN.


Hidup ini seperti roda yang berputar, ada kalanya hidup seseorang berada di atas dan ada kalanya di bawah. Orang yang sepertinya punya segalanya bisa saja dihukum Tuhan sehingga ia menderita kehilangan dan kehinaan. Sebaliknya, orang yang tampaknya tidak punya apa-apa bisa saja ditolong Tuhan sehingga ia diberkati dan diberi kehormatan. Semua bisa terjadi karena Tuhan berkuasa atas segalanya, termasuk keadaan hidup kita.


Ketika pembalikkan yang penuh mukjizat terjadi dalam hidup kita, tentunya kita bersukacita dan berdoa memuji Tuhan. Ini membuat kita makin percaya bahwa Tuhanlah penolong kita yang terbaik.


Maka, kita patut bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas pertolongan-Nya bagi kita selama ini. Makin percayalah bahwa Ia berkuasa atas segala sesuatu, dan makin percayalah juga bahwa kita akan selalu aman sejahtera dalam pemeliharaan-Nya yang penuh kasih dan keadilan. [DLT]









Pesta Siborong Borong



Sabtu, 20 Juni 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 20 Juni Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat berakhir pekan*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 20 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat adanya daerah belokan angin (shearline) dan kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan atas di wilayah Pulau Bintan sekitarnya dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan berintensitas ringan pada siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi menjelang siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.

- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya pada tanggal 11 - 23 Juni 2026.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 20 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Berdoa Saat Direndahkan

 Santapan Harian

Berdoa Saat Direndahkan 

1 Samuel 1 


Dalam budaya kolektif, terutama pada zaman kuno, seorang istri yang tidak punya anak sering dipandang rendah. Ketika hal itu terjadi, apa yang sepatutnya sang istri lakukan?


Elkana punya dua orang istri, Hana dan Penina. Setiap tahun ia bersama kedua istri dan anak-anaknya pergi ke Silo untuk menyembah TUHAN. Ia mengasihi Hana, tetapi Hana tidak punya anak. Keadaan ini digunakan Penina untuk menyakiti hati Hana, sehingga Hana menangis. Elkana berusaha menghibur Hana, tetapi Hana masih sedih (1-8).


Di Rumah TUHAN, Hana berdoa sambil menangis supaya TUHAN memberinya anak laki-laki, yang akan ia persembahkan kepada-Nya. Pada saat itulah ia bertemu dengan Imam Eli. Begitu Eli tahu tentang keadaan Hana, ia meneguhkan hati Hana melalui doa berkat (9-18).


TUHAN mendengarkan doa Hana dan membuka kandungannya sehingga ia melahirkan anak laki-laki. Namanya Samuel, artinya "Aku telah meminta dari TUHAN". Sesuai janjinya, Hana menyerahkan anaknya kepada TUHAN di Silo (19-28).


Kisah ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa perkataan yang merendahkan seseorang karena keadaan dirinya dapat menjadi perkataan yang begitu menyakitkan. Bagi orang Israel, kemandulan merupakan aib sehingga tak jarang istri yang mandul direndahkan oleh masyarakat. Bagi kita, mungkin kemandulan bukan lagi aib. Namun, ketidakberdayaan bisa juga dalam bentuk lain, seperti kekurangan ekonomi keluarga, kelainan genetik, dan sebagainya. Karena berbagai keadaan yang kita hadapi, orang lain dapat merendahkan dan menyakiti hati kita.


Dalam keadaan seperti itu, apa yang harus kita lakukan? Ketika kita direndahkan oleh orang-orang di sekitar kita, apalagi oleh orang-orang terdekat kita, wajar bila kita menangis karena Hana pun menangis. Namun, bukan hanya itu yang Hana lakukan.


Belajarlah dari Hana yang datang dan berdoa kepada Tuhan. Berdoalah dengan hati yang terbuka dan tulus. Serahkanlah segala tangisan dan beban Anda kepada-Nya supaya Anda juga mendapat kelegaan (Mat 11:28). [DLT]



Baca Gali Alkitab 12


1 Korintus 16:19-24


Salam persaudaraan mengalir dari Asia, dari rumah Akwila dan Priskila, sebuah persekutuan kecil yang penuh kasih. Saudara-saudara seiman di sana menyampaikan salam persaudaraan kepada jemaat di Korintus. Ini memperlihatkan bahwa jemaat-jemaat tidak berdiri sendiri-sendiri, namun memiliki keterhubungan satu dengan yang lain.


Dengan Paulus menuliskan sendiri salam mereka itu dengan tangannya, terlihat kedekatannya secara pribadi dengan jemaat yang memberi salam maupun yang akan menerimanya.


Paulus juga memberikan peringatan keras terhadap siapa saja yang tidak mengasihi Tuhan, dan memberikan pengharapan akan kedatangan Tuhan (Maranata!), serta mengakhiri salamnya dengan kata-kata penutup penuh kasih.


Apa saja yang Anda baca?

1. Dari siapa sajakah salam yang disampaikan? (19)

2. Bagaimana seharusnya cara memberikan salam? (20)

3. Siapakah yang menulis salam itu dan bagaimana caranya? (21)

4. Apa seruan terakhir Paulus mengenai kasih kepada Tuhan Yesus Kristus? (22)

5. Apa doa berkat yang Paulus ucapkan bagi jemaat Korintus di penutup suratnya? (23-24)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Apa yang bisa Anda simpulkan tentang hubungan di antara jemaat-jemaat Tuhan pada masa itu?

2. Sebagai jemaat Tuhan pada masa kini, bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap satu sama lain?


Apa respons Anda?

1. Demi menjaga hubungan baik yang tulus dengan rekan-rekan di gereja Anda, apa yang akan Anda lakukan?

2. Bagaimana Anda akan melakukan sebuah tindakan yang memperlihatkan kasih Anda kepada Tuhan?


Pokok Doa:

Memohon pertolongan Tuhan untuk setiap langkah kita dalam membina hubungan baik dengan sesama anggota gereja.













Jumat, 19 Juni 2026

Mazmur 13 : 5 - 6

 Slmt pg buat kita semua.


Mazmur 13:5-6 (TB) (13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. 

(13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku. 

🙏🙏🙏
















Kompas yang Menuntun

 *The Compass that Guides the Righteous*

[Kompas Yang Menuntun Hidup Orang Benar]


*Amsal 11:3,* _"Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya"._


Untuk kata penting dari ayat ini: ada kata *tummat* – "ketulusan," "integritas," atau "keutuhan moral." → berasal dari akar kata yang berarti lengkap, utuh, tidak bercabang hati. Bukan sekadar berkata benar, tetapi hidup dengan karakter yang konsisten. Lalu ada kata *yesharim* – "orang-orang lurus," "orang yang jujur". → Orang yang berjalan di jalan yang benar di hadapan Allah dan sesama. Kemudian ada kata *tanchem* – "akan memimpin," "menuntun," "mengarahkan". → Menunjukkan bahwa integritas menjadi kompas yang membimbing keputusan seseorang. Selanjutnya ada kata *selef* – "kebengkokan," "penyelewengan," "kecurangan". → Sikap yang menyimpang dari kebenaran demi keuntungan pribadi. Lalu ada kata *bogedim* – "pengkhianat," "orang yang tidak setia". → Orang yang melanggar kepercayaan dan komitmen. Serta ada kata *yeshadde* "menghancurkan," "membinasakan," atau "merusakkan." → Menunjukkan akibat yang serius dan akhirnya meruntuhkan pelakunya sendiri. Ayat ini mengajarkan bahwa *integritas memiliki kekuatan untuk menuntun seseorang ke arah yang benar,* sedangkan *kecurangan yang dipilih seseorang pada akhirnya akan menghancurkan dirinya sendiri.* Menariknya, ayat ini tidak mengatakan bahwa orang jujur tidak akan mengalami kesulitan. Dan yang ditekankan adalah bahwa ketulusan mereka menjadi penuntun yang aman dalam mengambil keputusan. 


Sebaliknya, orang yang hidup dalam tipu daya mungkin tampak berhasil untuk sementara, namun kebengkokan moralnya akhirnya menjadi penyebab kejatuhannya. Jadi prinsipnya adalah: _Karakter yang benar membimbing hidup, sedangkan karakter yang curang menghancurkan hidup._ Sebagai penerapannya yakni: _pertama,_ dengan *Menjadikan integritas sebagai dasar pengambilan keputusan.* Saat menghadapi pilihan yang sulit, refleksikanlah, _"Apa yang benar?" bukan hanya "Apa yang menguntungkan?"_ Keputusan yang didasarkan pada integritas mungkin tidak selalu memberi keuntungan cepat, tetapi akan membawa arah yang lebih aman dan damai dalam jangka panjang. _Kedua,_ tetap *Pelihara kejujuran dalam hal-hal kecil.* Kecurangan besar biasanya dimulai dari kompromi kecil: memanipulasi informasi, menyembunyikan kesalahan, serta tidak menepati janji. Integritas dibangun melalui kebiasaan sehari-hari untuk berkata dan bertindak benar bahkan ketika tidak ada yang melihat. Dan _ketiga,_ harus "Bangun kepercayaan, jangan mengeksploitasinya.* Ayat ini mengingatkan bahwa pengkhianatan merusak pelakunya sendiri. 


Dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan, maupun persahabatan: tepati komitmen, jaga kerahasiaan yang dipercayakan, serta bersikap setia terhadap tanggung jawab. Kepercayaan yang dipelihara akan menjadi berkat, sedangkan kepercayaan yang dikhianati sering kali membawa kerusakan hubungan dan reputasi. Intinya, integritas bukan hanya sifat yang baik, tetapi juga kompas yang menuntun kehidupan sehari-hari. Dan integritas juga sebagai kompas yang menuntun hidup orang benar, sedangkan kecurangan akhirnya menjadi jebakan yang menghancurkan pelakunya sendiri. Tidak dapat dipungkiri, bahwa ada dua hal yang sangat berbahaya dalam hidup kristiani, yaitu kejahatan dan kepalsuan. Kejahatan itu secara terang jahat, pasti bertentangan dengan firman. Bahkan ada juga menyatakan bahwa yang perlu kita waspadai adalah kepalsuan. Kepalsuan itu mirip dengan yang aslinya, namun pasca kita perhatikan, maka ada baru tersadar dan melihat bahwa hal tersebut palsu. Walaupun banyak hal duniawi yang dihindari, tetapi mari hindarilah dua hal berbahaya tersebut yakni kejahatan dan kepalsuan. Harapannya agar supaya kita jangan hidup dalam kejahatan dan kepalsuan, namun hiduplah dalam kebenaran dan ketulusan, agar supaya lewat hidup kita orang dapat melihat kemuliaan Tuhan. Warren Wiersbe memaknai bahwa integritas berarti menyerahkan pembelaan diri kepada Tuhan daripada membalas dengan kecurangan. Wiersbe menyatakan, _"If you take care of yourself and walk with integrity, you may be confident that God will deal with those who sin against you"_ [Jika engkau menjaga hidupmu dan berjalan dalam integritas, engkau dapat yakin bahwa Tuhan akan menangani mereka yang berbuat dosa terhadapmu].


*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*






Zefanya 3 : 19

 Slmt pg buat kita semua..


Zefanya 3:19 (TB) Sesungguhnya pada waktu itu Aku akan bertindak terhadap segala penindasmu, tetapi Aku akan menyelamatkan yang pincang, mengumpulkan yang terpencar dan akan membuat mereka yang mendapat malu menjadi kepujian dan kenamaan di seluruh bumi. 

🙏🙏🙏











1 Korintus 12 : 10

 *“...dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat...”*  

📖 *1 Korintus 12:10*


*Bernubuat = menyampaikan pesan langsung dari Tuhan untuk orang atau situasi yang akan datang .* Ini bukan khotbah yang disiapkan. Bukan hasil belajar teologi. Bukan tebak masa depan.


*Bahasa aslinya propheteuo* artinya “berbicara mewakili Allah”. Roh Kudus taruh pikiran, kesan, ayat, atau gambaran di hati kita, lalu kita ucapkan dengan iman.


*3 tes nubuat sejati dari 1 Korintus 14:3:*

1. *Membangun*– bikin iman orang jadi kuat, bukan hancur.  

2. *Menasihati*– lurusin yang bengkok, tapi dengan kasih.  

3. *Menghibur* – kuatin yang lemah, angkat yang jatuh.


**Agabus** di Kisah Para Rasul jalan dalam karunia ini. Kis 11:28: *“Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar.”* Itu terjadi waktu pemerintahan Klaudius.


Reaksi jemaat? Takut? Panik? Tidak. Ayat 29: *“Lalu murid-murid memutuskan untuk mengirim bantuan menurut kemampuan mereka kepada saudara-saudara di Yudea.”*


*Nubuat yang benar gerakkan gereja untuk bertindak dalam kasih, bukan sembunyi dalam ketakutan.*


*Corrie ten Boom*, yang selamat dari kamp Nazi, juga dipakai dalam karunia ini. Setelah PD2, dia keliling dunia bersaksi. Suatu kali di Jerman, dia mau khotbah di satu kota. Malam sebelumnya, Roh Kudus kasih dia “gambar”: dia lihat gedung gereja itu runtuh, banyak korban. 


Besoknya dia sampai gereja, dia bilang ke pendeta: “Tuhan suruh kita pindah ibadah ke lapangan. Jangan tanya kenapa, taat saja.” 


Pendeta itu kenal Corrie. Dia percaya. Semua jemaat pindah ke lapangan. 30 menit setelah ibadah mulai, atap gereja tua itu runtuh total. Tidak ada korban.


Corrie tidak sombong. Dia bilang: “Saya bukan cenayang. Saya cuma anak yang dengar suara Bapa. Nubuat tanpa kasih itu ramalan. Nubuat dengan kasih itu penyelamatan.”


✝️ *TUHAN TIDAK KASIH NUBUAT BIAR KITA KEREN. TUHAN KASIH NUBUAT BIAR GEREJA-NYA AMAN DAN BERTUMBUH*


✅ *HARI INI WAKTU DOA SYAFAAT, KITA DIAM DI HADAPAN TUHAN. KALAU ROH KUDUS TARUH SATU KESAN, AYAT, ATAU GAMBAR UNTUK SESEORANG, SAMPAIKAN DENGAN RENDAH HATI. BILANG: “SAYA RASA TUHAN MAU BILANG INI...” BIAR ORANGNYA YANG UJI DAN TUHAN YANG TEGUHKAN*


*🟢 KARUNIA ROH: NUBUAT YANG MEMBANGUN TUBUH KRISTUS*

#






Refleksi Hari Lingkungan Hidup

 Ketika banyak negara berlomba membangun gedung, jalan, dan industri, Prof. Emil Salim mengingatkan satu hal yang sering terlupakan: alam Indonesia berbeda. Kita hidup di wilayah khatulistiwa yang denyut kehidupannya berlangsung sepanjang tahun. Karena itu, pembangunan yang sekadar meniru negara-negara lain bisa berujung pada kesalahan yang mahal.


*Bagi Bapak Lingkungan Hidup Indonesia ini, alam bukan benda mati yang bisa dibongkar pasang sesuka hati. Alam adalah sistem kehidupan yang terus bekerja, menopang pangan, air, iklim, dan masa depan manusia. Jika pembangunan merusak fungsi-fungsi itu, sesungguhnya kita sedang merusak fondasi kehidupan kita sendiri.*


Dalam refleksinya pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Emil Salim juga menekankan pentingnya belajar dari alam, berkolaborasi lintas sektor, dan membangun cara pandang yang utuh. Pesannya sederhana, tetapi semakin relevan di tengah krisis iklim: pembangunan harus tumbuh bersama alam, bukan di atas kerusakannya.


Kita tidak sedang mewarisi bumi dari masa lalu, tetapi meminjamnya dari masa depan. Lalu, apakah arah pembangunan Indonesia hari ini sudah berpihak pada kehidupan? Temukan pandangan lengkap Prof. Emil Salim dalam artikel ini.


https://nationalgeographic.grid.id/read/134384200/bapak-lingkungan-hidup-indonesia-cemas-terhadap-pola-pembangunansaat-ini






Prakiraan Cuaca Tanggal 19 Juni Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 19 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat adanya daerah belokan angin (shearline) dan kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan atas di wilayah Pulau Bintan sekitarnya dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan berintensitas ringan pada siang, malam dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi menjelang siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.

- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya pada tanggal 11 - 23 Juni 2026.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)

















Prakiraan Cuaca Tanggal 19 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau



Renungan Ditebus dan Dipanggil

 Santapan Harian

Ditebus dan Dipanggil 

Rut 4 


Setiap upacara pernikahan membutuhkan saksi. Tanpanya pernikahan tidaklah sah secara hukum maupun agama. Bacaan hari ini menunjukkan bagaimana pernikahan antara Boas dan Rut diadakan.


Menikahi janda dari saudara kandung merupakan bagian dari kewajiban pernikahan ipar dalam hukum Taurat (Ul 25:5-10). Menurut hukum ini, ketika penebus itu menolak (6), seharusnya Rut datang kepadanya, menanggalkan kasut orang itu, lalu meludahinya.


Namun, agar tidak ada yang dipermalukan dalam penebusan tersebut, cukuplah penebus itu memberikan sebelah kasutnya kepada Boas (7-8). Ini semua dilakukan di depan para saksi sehingga penebusan itu menghasilkan pernikahan yang sah antara Boas dan Rut serta doa berkat bagi mereka (9-12).


Pernikahan ini pun sah di mata TUHAN sehingga Naomi turut mendapat berkat. Ia yang sebelumnya telah putus asa dikaruniai seorang penebus dan seorang anak laki-laki pada masa tuanya (13-17). Begitulah rancangan TUHAN yang indah untuk menghadirkan garis keturunan Daud (18-22).


Karakter Boas, menurut bapa gereja Krisostomus, dapat dikaitkan dengan Kristus. Karena kasihnya, Boas mau menebus Rut yang miskin dan dianggap kafir. Demikian juga, Kristus menebus gereja, yakni kita yang dahulu hina dan asing, untuk menjadi mempelai-Nya. Sebagaimana Boas menjadi penebus bagi Naomi dan Rut, Kristus menjadi penebus yang jauh lebih besar bagi kita sebab Ia rela menanggung malu untuk menebus kita dari dosa.


Selain itu, seperti Boas memanggil sepuluh tua-tua untuk menjadi saksi, Kristus memanggil kita untuk menjadi saksi atas karya penebusan-Nya. Ketika banyak orang tidak mau menjadi saksi karena alasan mereka masing-masing, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai saksi Kristus?


Syukur kepada Allah yang merancang penebusan agung dan membawa kita ke dalamnya. Anda dan saya adalah mempelai yang telah ditebus oleh-Nya. Syukur kepada Allah yang juga memanggil kita sebagai saksi-Nya. Jadilah mempelai dan saksi Kristus yang setia. [PHM]










Kamis, 18 Juni 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Juni Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 18 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih adanya daerah belokan angin (shearline) dan kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan atas di sekitar wilayah Pulau Bintan dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan berintensitas ringan pada pagi - siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi - siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.

- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya pada tanggal 11 - 23 Juni 2026.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)


















Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Menikmati Asmara yang Suci

 Santapan Harian

Menikmati Asmara yang Suci 

Rut 3 


Pepatah "Cinta ada karena terbiasa" mungkin terdengar benar, tetapi sebenarnya kurang lengkap. Agar cinta mekar, keterbiasaan harus diakhiri dengan kebulatan hati.


Selama musim menuai jelai, Rut berada di ladang Boas (Rut 2:23). Dapat dikatakan selama berminggu-minggu ia sudah terbiasa bekerja dan makan bersama Boas. Sekarang ladang telah selesai dituai dan Rut tidak perlu lagi datang ke sana.


Bayangkan betapa kagetnya Boas ketika ia mendapati Rut berbaring di sebelah kakinya pada tengah malam (8). Rut tampil memesona dalam balutan pakaian yang indah. Dengan rendah hati, ia mengungkapkan isi hatinya (9). Boas membalas kasih Rut dengan menyatakan kebulatan hatinya untuk menjadi pelindung dan penebus Rut (10-11).


Seluruh adegan romantis itu terasa makin indah karena adat dan tata krama tetap terjaga. Naomi, menurut Theodoret dari Sir, meyakini kesalehan Boas. Ia tahu bahwa Boas dapat menahan diri meski Rut berbaring di sebelahnya. Baik Boas maupun Rut tidak melanggar kesucian hubungan.


Firman ini relevan dengan kita yang hidup dalam zaman pergaulan bebas. Adegan romantis sering kali disamakan dengan perilaku seksual yang hilang kendali. Mereka tidak tahu lagi batasan tabu dan kehilangan arah dalam memadu kasih. Banyak orang, dari anak muda sampai orang dewasa, tidak tahu lagi bagaimana cara menikmati asmara yang suci.


Jadilah seperti Rut yang lebih mengutamakan perlindungan daripada daya tarik orang muda, dan jadilah seperti Boas yang menjaga kesucian kasih Rut dan adat penebusan orang Israel.


Jadilah penjaga kesucian pasanganmu! Bila dia tampak makin menawan, jadikanlah itu motivasi untuk menjaga kesuciannya. Peganglah peringatan dari firman Tuhan: "Jangan kamu membangkitkan dan menyalakan cinta sebelum diingininya" (Kid 2:7).


Jadilah orang yang kesalehannya dapat diandalkan. Bangunlah asmara bukan untuk memuaskan hawa nafsu seperti kebiasaan dunia, tetapi untuk hidup dalam kekudusan dan kehormatan seperti kehendak Allah (1Tes 4:3-7). [PHM]









Papan Yang Ada di Siantar Juga



Kitab Kidung Agung, 18 Juni 2026

 KIDUNG AGUNG 


Kitab ini di tulis oleh Raja Salomo.


Kitab ini adalah kumpulan puisi yang berbicara tentang cinta antara laki-laki dan perempuan.


Buku ini di tulis untuk orang-orang dewasa, untuk membantu mengerti cinta dan pernikahan.


Jika Raja Salomo yang menulis kitab ini maka kitab ini di tulis abad ke 10 BC. Jika orang lain yang menulis maka waktunya tidak diketahui.
















Rabu, 17 Juni 2026

Yesaya 30 : 15

 Yesaya 30:15 (TB) Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan,

Selamat beraktifitas Abang kakak dan teman-teman.

God bless






















A Devoted Believer in Him

 *A devoted believer in Him*

[Pribadi Yang Beriman Pada-Nya]


*Matius 4:25,* _"Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan"._


Beberapa kata penting dari ayat ini: ada kata _"Mengikuti Dia"_ —(ἠκολούθησαν — ēkolouthēsan) → kata kerja ini berasal dari *akoloutheō* yang berarti: berjalan di belakang seseorang, menyertai, atau menjadi murid atau pengikut. Artinya bukan sekadar berjalan bersama Yesus, namun menunjukkan kesediaan untuk mendengar, belajar, dan menyaksikan karya-Nya. Kemudian ada kata _"Orang banyak"_ (ὄχλοι πολλοί — ochloi polloi) — → maknanya: kerumunan besar, atau massa yang sangat banyak; ini menunjukkan bahwa pelayanan Yesus mulai dikenal luas dan menarik perhatian berbagai lapisan masyarakat. Serta ada daerah-daerah yang disebutkan: (1). Galilea → daerah tempat sebagian besar pelayanan awal Yesus berlangsung. Banyak murid-Nya berasal dari sini. (2) Dekapolis→wilayah yang banyak dihuni bangsa non-Yahudi (Gentiles). Hal ini menunjukkan pengaruh Yesus melampaui komunitas Yahudi. (3) Yerusalem →pusat agama, politik, dan budaya bangsa Yahudi. (4) Yudea → daerah yang mengelilingi Yerusalem. (5) Seberang Yordan →daerah di luar pusat kehidupan Yahudi, menunjukkan jangkauan pengaruh Yesus yang luas. Sehingga pengertian dari ayat Ini: _pertama,_ *Ketenaran Yesus menyebar ke mana-mana* → banyak orang datang karena melihat kuasa dan kasih-Nya.


_Kedua,_ *Yesus menarik orang dari berbagai latar belakang* →ini menggambarkan bahwa karya Kristus bersifat universal. Dan _ketiga,_ *Mengikuti Yesus adalah respons terhadap karya-Nya* →Iman yang sejati tidak berhenti pada mendengar, tetapi diwujudkan dalam tindakan mengikuti-Nya. Untuk penerapannya: _pertama,_ dengan *Datang kepada Yesus tanpa memandang latar belakang.* Banyak orang dari berbagai daerah dan budaya datang kepada-Nya. Maka siapa pun dapat datang kepada Kristus tanpa dibatasi suku, status sosial, pendidikan, atau masa lalu. Sebagai refleksinya, _Apakah saya sungguh percaya bahwa Yesus menerima semua orang yang datang kepada-Nya?_ _Kedua,_ dengan *Menjadi pengikut, bukan hanya pengagum.* Walau banyak orang tertarik kepada Yesus karena mujizat-Nya, namun kata "mengikuti" mengandung makna menjadi murid. Aplikasi sederhananya: membaca Firman Tuhan secara teratur, menaati ajaran Kristus, dan membentuk karakter yang serupa dengan-Nya. Dan _ketiga,_ tetap "Menjadi saksi yang membawa orang lain kepada Kristus.* Adanya kabar tentang Yesus yang menyebar sehingga banyak orang datang kepada-Nya. Orang percaya dipanggil untuk memperkenalkan Kristus melalui perkataan dan kehidupan sehari-hari. Aplikasi sederhananya: menunjukkan kasih kepada sesama, mendoakan orang lain, serta membagikan pengharapan yang ditemukan dalam Kristus.


Dalam realita, bahwa ada orang-orang yang datang kepada Tuhan karena tangan-Nya yang penuh kuasa. Umumnya mereka belum sepenuhnya memahami alasan mengapa mereka mengikut Tuhan. Bahakn setelah menerima mukjizat lalu meninggalkan Yesus. Seperti dalam Alkitab dimana dari 10 orang kusta disembuhkan, hanya 1 orang yang datang pada Tuhan yaitu orang Samaria. Artinya mereka bisa berjumpa dengan egonya sendiri dan merasa bahwa apa yang dicari sudah diperoleh, dan tidak ada keinginan lanjutnya untuk merefleksi apa yang dikehendaki oleh Allah melalui mukjizat tersebut. Maka orang yang sungguh memahami esensi mengikut Tuhan akan menghampiri-Nya disebabkan pribadi-Nya. Bisa jadi bahwa sekalipun pergumulan dan kesulitan kita belum terjawab, kita tidak menjadi kecewa dan putus asa terhadap Tuhan. Kata tanda atau mukjizat dalam bahasa aslinya menggunakan kata semeion yang artinya _“penunjuk arah”._ Mukjizat sebagai salah satu cara Allah memanggil manusia kembali kepada diri-Nya. Ada juga, bilamana penunjuk arah tersebut dicabut atau tidak diberikan lagi, seseorang menjadi kecewa. Sudah selayaknya kita terus bertumbuh dalam pengenalan akan Allah. Dia adalah Allah yang ingin memiliki ikatan batin dengan kita.Dia ingin kita datang kepada-Nya bukan karena apa yang dapa diberikan-Nya. Ingatlah bahwa, orang yang sungguh memahami esensi mengikut Tuhan akan menghampiri-Nya sebab pribadi-Nya. Walaupun kita dapat dalam bilangan kelompok kecil. Maka jadilah sebagai pribadi yang beriman pada-Nya. Oswald Chambers menyatakan, _“Faith never knows where it is being led, but it loves and knows the One who is leading"_ [Iman tidak selalu mengetahui ke mana ia sedang dibawa, tetapi iman mengenal dan mengasihi Dia yang memimpin].


*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*






Amos 9 : 14

 Slmt pg buat kita semua..

Slmt libur..


Amos 9:14 (TB) Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya. 

🙏🙏🙏











Pohon Buah

 *"Ai Sanga Dope Huallang?"*

*(Masih Sempatkah Saya Makan Buahnya?)*


Menjual bibit buah-buahan sebenarnya bukan semata-mata untuk mencari keuntungan. Ini adalah misi saya untuk mengajak semua orang—terutama para perantau—agar mau menanam pohon buah di tanah atau kampung halamannya masing-masing. Buah apa pun itu. Potensi tanaman buah ini keuntungannya sangat besar dan bisa sangat membantu menggerakkan perekonomian di kampung halaman.

Tanaman Enau atau *Bagot* adalah salah satu yang paling saya anjurkan untuk ditanam. Menurut saya, tanaman ini sangat menguntungkan dan hanya membutuhkan perawatan minimal.


Namun, saat menawarkan bibit-bibit ini kepada pembeli, kalimat yang paling sering saya dengar adalah: *"Ai sanga dope huallang hasil ni i?"* (Masih sempatkah saya makan buahnya?). Mendengar pertanyaan seperti itu, jujur saja, semangat saya sering kali menyusut. Apa maksudnya? Apakah dia merasa akan segera meninggal sehingga tidak perlu memikirkannya lagi? Bahkan, ada yang usianya masih tergolong muda, sekitar 50 tahun, melontarkan pertanyaan yang sama kepada saya.

Terkadang agak malas rasanya untuk menjawab. Namun, tetap saya jelaskan bahwa Aren dan Durian biasanya mulai panen di umur 5 sampai 6 tahun. Sedangkan Alpukat dan Mangga sekitar 3 sampai 5 tahun. Jadi secara hitungan logis, tentu masih sangat sempat untuk menikmati hasilnya. Begitulah jawaban saya. Walaupun di dalam hati saya bergumam, umur itu Tuhan yang menentukan, bukan saya. Seperti tertulis dalam **Mazmur 90:10**, *"Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun."*


Dari diskusi dan pertanyaan-pertanyaan tersebut, saya pun merenung. *Bah*, cukup egois juga pemikiran sebagian saudara sebangsaku ini, Bangsa Batak. Pola pikirnya seakan menjadi: *kalau tidak bisa dinikmati sendiri, ya untuk apa dikerjakan.* Padahal, hidupnya sudah sangat diberkati oleh Tuhan. Bukankah kita sering sekali mendengar ungkapan, "Diberkati untuk menjadi berkat" (*blessed to be a blessing*)? Sesuai firman Tuhan dalam **Kejadian 12:2-3**, *"Aku akan memberkati engkau... dan engkau akan menjadi berkat."* Jangan-jangan, prinsip itu *holan hata nama i* (hanya sebatas di bibir saja)?

Saya jadi teringat pada kisah Ishak. Dalam **Kejadian 27:2**, berkatalah Ishak: *"Lihat, aku sudah tua, aku tidak tahu bila hari kematianku..."* Lalu, seperti yang kita tahu, terjadilah peristiwa di mana hak kesulungan jatuh ke tangan Yakub. Saat itu Ishak merasa usianya sudah di penghujung dan merasa sudah saatnya memberi berkat kepada anaknya, Esau. Namun fakta menariknya, setelah memberikan berkat tersebut, Ishak ternyata masih hidup sekitar 60 tahun lagi!


Mahatma Gandhi pernah berkata, *"Hiduplah seolah engkau mati besok. Belajarlah seolah engkau hidup selamanya."* Firman Tuhan bahkan menyampaikannya dengan lebih tajam dalam **Roma 14:8**: *"Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan."*

Mari kita terus berbuat yang terbaik dan menjadi berkat. Hasil dari apa yang kita tanam tidak harus selalu kita nikmati sendiri, tetapi mari bersama-sama mewariskan berkat bagi sesama.


*Salam Petani.*






Mikha 7 : 18

 Slmt pg buat kita semua.


Mikha 7:18 (TB) Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? 

🙏🙏🙏











1 Korintus 12 : 9

 *“...dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.”*  

📖 *1 Korintus 12:9*


*Perhatikan: kata ‘karunia untuk menyembuhkan’ ditulis dalam bentuk jamak. Artinya Roh Kudus beri berbagai macam karunia kesembuhan. Ada yang Tuhan pakai khusus untuk sakit penyakit fisik seperti kanker, ada yang untuk pemulihan tulang dan saraf, ada juga yang untuk kesembuhan luka batin dan trauma.*


*Ini bukan kuasa manusia. Ini adalah kuasa kebangkitan Yesus yang bekerja lewat kita, supaya nama Yesus dipermuliakan.*


*Petrus dan Yohanes* di Gerbang Indah buktiin ini. Kis 3:2-8: Ada orang lumpuh dari lahir, tiap hari minta sedekah. 


Petrus bilang: *“Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”* Petrus pegang tangan kanan orang itu, langsung orang itu berdiri, berjalan, melompat-lompat memuji Allah. 


Satu mujizat. Bait Allah heboh. Petrus khotbah, 5.000 orang percaya hari itu. *Karunia menyembuhkan bukan untuk bikin kita terkenal. Untuk bikin Yesus dikenal.*


*Kathryn Kuhlman*, hamba Tuhan abad 20, dipakai luar biasa dalam karunia ini. Di KKR-nya, dia sering tidak tumpang tangan. Dia cuma bilang: “Ada orang di balkon kiri, sakit ginjal 10 tahun. Tuhan sembuhkan kamu sekarang.” Orang itu langsung sembuh.


Suatu kali ada anak 4 tahun tuli bisu dari lahir. Ibunya bawa ke KKR. Kathryn tidak doakan anak itu satu kali pun. Tapi waktu pujian, tiba-tiba anak itu bilang: “Mama!”Dokter verifikasi: gendang telinga yang mati tumbuh baru. 


Kathryn selalu nangis di mimbar: “Saya tidak menyembuhkan siapa-siapa. Roh Kudus yang kerja. Saya cuma Pelayan-Nya.” Dia tidak pernah pasang tarif. Tidak jual minyak urapan. Karena dia tahu: *karunia cuma-cuma dari Tuhan, harus dikasih cuma-cuma.*


✝️ *KARUNIA MENYEMBUHKAN ADALAH KASIH TUHAN DALAM BENTUK TINDAKAN.*


✅ *HARI INI ADA TEMAN YANG SAKIT? JANGAN CUMA BILANG “GWS YA”. TUMPANG TANGAN, DOAKAN DALAM NAMA YESUS. PERCAYA ROH KUDUS MASIH SEMBUHKAN HARI INI. MARKUS 16:18: “Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”*


*🟢 KARUNIA ROH: MENYEMBUHKAN YANG MEMULIAKAN YESUS*