Slmt pg buat kita semua.
Yunus 4:4 (TB) Tetapi firman TUHAN: "Layakkah engkau marah?"
๐๐๐
Yesaya 37:34-35 (TB) Melalui jalan, dari mana ia datang, ia akan pulang, tetapi ke kota ini ia tidak akan masuk, demikianlah firman TUHAN.
Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."
https://alkitab.app/v/3f8ccdae32a5
Yesaya 37:20 (TB) Maka sekarang, ya TUHAN, Allah kami, selamatkanlah kami dari tangannya, supaya segala kerajaan di bumi mengetahui, bahwa hanya Engkau sendirilah TUHAN."
*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*
*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 25 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*
Diprakirakan masih terdapat adanya pola belokkan angin (shearline) serta kondisi kelembapan udara yang relatif masih tinggi di lapisan atas di wilayah Pulau Bintan sekitarnya dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berawan tebal serta berpotensi hujan ringan pada siang hari bersifat lokal/tidak merata.
๐ *Peringatan Dini:*
- NIL
_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._
☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*
๐ 0811 7786 091
๐งพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72
(Kota Tanjungpinang)
๐งพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01
(Kab. Bintan)
๐งพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)
![]() |
| Prakiraan Cuaca Tanggal 25 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau |
Santapan Harian
Allah Bukanlah Alat
1 Samuel 4:1-22
Sewaktu Anda melewati tempat gelap dan merasa takut, apa yang Anda lakukan? Agar berani, orang biasanya mengenakan kalung salib seakan-akan salib itu adalah alat yang dapat mengerahkan kuasa Tuhan dan mengusir hantu.
Benarkah seperti itu?
Orang Israel bertempur melawan orang Filistin, tetapi mereka kalah. Untuk membalikkan keadaan, mereka membawa Tabut Perjanjian TUHAN ke medan pertempuran dengan harapan kehadiran tabut itu akan membawa kemenangan (1-5). Kenyataannya, Israel mengalami kekalahan besar. Tentara sebanyak 30.000 orang tewas, termasuk Hofni dan Pinehas, dan Tabut Allah dirampas oleh musuh (10-11).
Saat Eli mendengar itu, ia jatuh dan mati (17-18). Menantu perempuannya, istri Pinehas, mendengar berita tragis itu dan melahirkan anak laki-laki yang ia beri nama Ikabod, yang berarti "kemuliaan telah meninggalkan Israel", sebagai simbol hilangnya kemuliaan Allah (19-22).
Kegagalan ini mencerminkan kemerosotan rohani bangsa Israel. Setelah kedurjanaan anak-anak imam Eli (1Sam 2:12-17), kedursilaan mereka makin terbukti nyata ketika mereka mencoba menutupi dan menyamarkan dosa dengan cara membawa Tabut Allah. Mereka memaksa Allah untuk menyertai mereka dan memberikan kemenangan. Kehadiran tabut itu memang membangkitkan sorak sorai, semangat, dan kepercayaan diri. Nyatanya, mereka sedang menjatuhkan diri mereka.
Allah bukanlah alat yang kehadiran-Nya dapat diperalat. Allah memberikan kekalahan kepada orang Israel sebagai cara-Nya mendidik mereka untuk menghormati-Nya. Kita diajarkan untuk membawa nama Allah bukan untuk memenuhi keinginan diri kita sendiri demi kesuksesan dan kemenangan, tetapi untuk menghidupi kehendak-Nya demi pertobatan dan pertumbuhan iman.
Jangan kita berpikir dengan berdoa, memberi persembahan, atau terlibat dalam pelayanan, Allah wajib memberkati kita. Ia adalah Pribadi yang mahakudus dan bebas bertindak menurut hikmat-Nya. Oleh karena itu, hormatilah Allah dan jadilah alat Allah yang mau dipimpin dan dipakai oleh-Nya. [MKD]