H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 18 Juni 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Juni Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 18 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih adanya daerah belokan angin (shearline) dan kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan atas di sekitar wilayah Pulau Bintan dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan berintensitas ringan pada pagi - siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi - siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.

- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya pada tanggal 11 - 23 Juni 2026.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)


















Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Menikmati Asmara yang Suci

 Santapan Harian

Menikmati Asmara yang Suci 

Rut 3 


Pepatah "Cinta ada karena terbiasa" mungkin terdengar benar, tetapi sebenarnya kurang lengkap. Agar cinta mekar, keterbiasaan harus diakhiri dengan kebulatan hati.


Selama musim menuai jelai, Rut berada di ladang Boas (Rut 2:23). Dapat dikatakan selama berminggu-minggu ia sudah terbiasa bekerja dan makan bersama Boas. Sekarang ladang telah selesai dituai dan Rut tidak perlu lagi datang ke sana.


Bayangkan betapa kagetnya Boas ketika ia mendapati Rut berbaring di sebelah kakinya pada tengah malam (8). Rut tampil memesona dalam balutan pakaian yang indah. Dengan rendah hati, ia mengungkapkan isi hatinya (9). Boas membalas kasih Rut dengan menyatakan kebulatan hatinya untuk menjadi pelindung dan penebus Rut (10-11).


Seluruh adegan romantis itu terasa makin indah karena adat dan tata krama tetap terjaga. Naomi, menurut Theodoret dari Sir, meyakini kesalehan Boas. Ia tahu bahwa Boas dapat menahan diri meski Rut berbaring di sebelahnya. Baik Boas maupun Rut tidak melanggar kesucian hubungan.


Firman ini relevan dengan kita yang hidup dalam zaman pergaulan bebas. Adegan romantis sering kali disamakan dengan perilaku seksual yang hilang kendali. Mereka tidak tahu lagi batasan tabu dan kehilangan arah dalam memadu kasih. Banyak orang, dari anak muda sampai orang dewasa, tidak tahu lagi bagaimana cara menikmati asmara yang suci.


Jadilah seperti Rut yang lebih mengutamakan perlindungan daripada daya tarik orang muda, dan jadilah seperti Boas yang menjaga kesucian kasih Rut dan adat penebusan orang Israel.


Jadilah penjaga kesucian pasanganmu! Bila dia tampak makin menawan, jadikanlah itu motivasi untuk menjaga kesuciannya. Peganglah peringatan dari firman Tuhan: "Jangan kamu membangkitkan dan menyalakan cinta sebelum diingininya" (Kid 2:7).


Jadilah orang yang kesalehannya dapat diandalkan. Bangunlah asmara bukan untuk memuaskan hawa nafsu seperti kebiasaan dunia, tetapi untuk hidup dalam kekudusan dan kehormatan seperti kehendak Allah (1Tes 4:3-7). [PHM]









Papan Yang Ada di Siantar Juga



Kitab Kidung Agung, 18 Juni 2026

 KIDUNG AGUNG 


Kitab ini di tulis oleh Raja Salomo.


Kitab ini adalah kumpulan puisi yang berbicara tentang cinta antara laki-laki dan perempuan.


Buku ini di tulis untuk orang-orang dewasa, untuk membantu mengerti cinta dan pernikahan.


Jika Raja Salomo yang menulis kitab ini maka kitab ini di tulis abad ke 10 BC. Jika orang lain yang menulis maka waktunya tidak diketahui.