H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 12 Juni 2026

Renungan Manajemen Diakonia yang Baik

 Santapan Harian

Manajemen Diakonia yang Baik 

1 Korintus 16:1-4 


Perbuatan baik memerlukan perencanaan yang baik. Niat baik bisa menimbulkan konflik kalau tidak dirancang dengan baik pula.


Di dalam suratnya, Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Korintus untuk mengumpulkan bantuan bagi jemaat di Yerusalem (1). Penafsir Joseph Benson menjelaskan bahwa pada waktu itu saudara-saudara seiman di sana dilanda bencana kelaparan dan penganiayaan.


Paulus ingin agar bantuan dalam bentuk uang dikumpulkan secara terpusat dan terbuka. Setiap hari Minggu mereka menyisihkan dan menyimpan persembahan mereka (2). Supaya jemaat tidak mencurigai bahwa uang itu akan dipakai untuk keperluan pribadi, Paulus mengirim beberapa orang yang layak untuk mengantarkan bantuan itu ke Yerusalem (3-4).


Di sini kita bisa belajar dua prinsip penting dalam manajemen diakonia, yaitu kerelaan hati dan transparansi. Diakonia adalah pelayanan kita bagi sesama jemaat Tuhan yang memerlukan bantuan. Karena itu, donasi harus diberikan dengan sukarela, dan penggalangan dana harus dilaksanakan secara transparan untuk menjaga kepercayaan para donatur.


Bagaimana dengan diakonia di gereja kita? Apakah pengumpulannya tepat waktu, penyalurannya tepat sasaran, dan pelaksanaannya transparan? Sebaiknya demikian, sebab perkara uang mudah sekali menjerumuskan orang ke dalam dosa. Paulus memperingatkan bahwa "akar segala kejahatan ialah cinta uang" (1Tim 6:10).


Jangan sampai niat baik kita untuk mengelola dana diakonia malah menimbulkan konflik karena tata kelola yang buruk! Kita menjadi batu sandungan bila terjadi penyimpangan; sebaliknya, Tuhan dimuliakan bila kita mengelola dengan baik.


Apa yang bisa kita lakukan sebagai anggota gereja? Pertama, kita perlu melatih kepekaan terhadap kebutuhan mendesak dari orang-orang yang kurang beruntung di dalam gereja. Kedua, kita harus melibatkan diri dalam diakonia sesuai dengan kapasitas yang Tuhan beri. Ketiga, jika diminta untuk mengelola keuangan, kita harus bersikap transparan di depan semua orang. [PHM]









Mengapa Tidak Mencoba Fungsional Saat Ini ?