Slmt pg buat kita semua.
Mazmur 13:5-6 (TB) (13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.
(13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.
🙏🙏🙏
Slmt pg buat kita semua.
Mazmur 13:5-6 (TB) (13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.
(13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.
🙏🙏🙏
*The Compass that Guides the Righteous*
[Kompas Yang Menuntun Hidup Orang Benar]
*Amsal 11:3,* _"Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya"._
Untuk kata penting dari ayat ini: ada kata *tummat* – "ketulusan," "integritas," atau "keutuhan moral." → berasal dari akar kata yang berarti lengkap, utuh, tidak bercabang hati. Bukan sekadar berkata benar, tetapi hidup dengan karakter yang konsisten. Lalu ada kata *yesharim* – "orang-orang lurus," "orang yang jujur". → Orang yang berjalan di jalan yang benar di hadapan Allah dan sesama. Kemudian ada kata *tanchem* – "akan memimpin," "menuntun," "mengarahkan". → Menunjukkan bahwa integritas menjadi kompas yang membimbing keputusan seseorang. Selanjutnya ada kata *selef* – "kebengkokan," "penyelewengan," "kecurangan". → Sikap yang menyimpang dari kebenaran demi keuntungan pribadi. Lalu ada kata *bogedim* – "pengkhianat," "orang yang tidak setia". → Orang yang melanggar kepercayaan dan komitmen. Serta ada kata *yeshadde* "menghancurkan," "membinasakan," atau "merusakkan." → Menunjukkan akibat yang serius dan akhirnya meruntuhkan pelakunya sendiri. Ayat ini mengajarkan bahwa *integritas memiliki kekuatan untuk menuntun seseorang ke arah yang benar,* sedangkan *kecurangan yang dipilih seseorang pada akhirnya akan menghancurkan dirinya sendiri.* Menariknya, ayat ini tidak mengatakan bahwa orang jujur tidak akan mengalami kesulitan. Dan yang ditekankan adalah bahwa ketulusan mereka menjadi penuntun yang aman dalam mengambil keputusan.
Sebaliknya, orang yang hidup dalam tipu daya mungkin tampak berhasil untuk sementara, namun kebengkokan moralnya akhirnya menjadi penyebab kejatuhannya. Jadi prinsipnya adalah: _Karakter yang benar membimbing hidup, sedangkan karakter yang curang menghancurkan hidup._ Sebagai penerapannya yakni: _pertama,_ dengan *Menjadikan integritas sebagai dasar pengambilan keputusan.* Saat menghadapi pilihan yang sulit, refleksikanlah, _"Apa yang benar?" bukan hanya "Apa yang menguntungkan?"_ Keputusan yang didasarkan pada integritas mungkin tidak selalu memberi keuntungan cepat, tetapi akan membawa arah yang lebih aman dan damai dalam jangka panjang. _Kedua,_ tetap *Pelihara kejujuran dalam hal-hal kecil.* Kecurangan besar biasanya dimulai dari kompromi kecil: memanipulasi informasi, menyembunyikan kesalahan, serta tidak menepati janji. Integritas dibangun melalui kebiasaan sehari-hari untuk berkata dan bertindak benar bahkan ketika tidak ada yang melihat. Dan _ketiga,_ harus "Bangun kepercayaan, jangan mengeksploitasinya.* Ayat ini mengingatkan bahwa pengkhianatan merusak pelakunya sendiri.
Dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan, maupun persahabatan: tepati komitmen, jaga kerahasiaan yang dipercayakan, serta bersikap setia terhadap tanggung jawab. Kepercayaan yang dipelihara akan menjadi berkat, sedangkan kepercayaan yang dikhianati sering kali membawa kerusakan hubungan dan reputasi. Intinya, integritas bukan hanya sifat yang baik, tetapi juga kompas yang menuntun kehidupan sehari-hari. Dan integritas juga sebagai kompas yang menuntun hidup orang benar, sedangkan kecurangan akhirnya menjadi jebakan yang menghancurkan pelakunya sendiri. Tidak dapat dipungkiri, bahwa ada dua hal yang sangat berbahaya dalam hidup kristiani, yaitu kejahatan dan kepalsuan. Kejahatan itu secara terang jahat, pasti bertentangan dengan firman. Bahkan ada juga menyatakan bahwa yang perlu kita waspadai adalah kepalsuan. Kepalsuan itu mirip dengan yang aslinya, namun pasca kita perhatikan, maka ada baru tersadar dan melihat bahwa hal tersebut palsu. Walaupun banyak hal duniawi yang dihindari, tetapi mari hindarilah dua hal berbahaya tersebut yakni kejahatan dan kepalsuan. Harapannya agar supaya kita jangan hidup dalam kejahatan dan kepalsuan, namun hiduplah dalam kebenaran dan ketulusan, agar supaya lewat hidup kita orang dapat melihat kemuliaan Tuhan. Warren Wiersbe memaknai bahwa integritas berarti menyerahkan pembelaan diri kepada Tuhan daripada membalas dengan kecurangan. Wiersbe menyatakan, _"If you take care of yourself and walk with integrity, you may be confident that God will deal with those who sin against you"_ [Jika engkau menjaga hidupmu dan berjalan dalam integritas, engkau dapat yakin bahwa Tuhan akan menangani mereka yang berbuat dosa terhadapmu].
*SEMANGAT PAGI & TETAP SEMANGAT*
Slmt pg buat kita semua..
Zefanya 3:19 (TB) Sesungguhnya pada waktu itu Aku akan bertindak terhadap segala penindasmu, tetapi Aku akan menyelamatkan yang pincang, mengumpulkan yang terpencar dan akan membuat mereka yang mendapat malu menjadi kepujian dan kenamaan di seluruh bumi.
🙏🙏🙏
*“...dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat...”*
📖 *1 Korintus 12:10*
*Bernubuat = menyampaikan pesan langsung dari Tuhan untuk orang atau situasi yang akan datang .* Ini bukan khotbah yang disiapkan. Bukan hasil belajar teologi. Bukan tebak masa depan.
*Bahasa aslinya propheteuo* artinya “berbicara mewakili Allah”. Roh Kudus taruh pikiran, kesan, ayat, atau gambaran di hati kita, lalu kita ucapkan dengan iman.
*3 tes nubuat sejati dari 1 Korintus 14:3:*
1. *Membangun*– bikin iman orang jadi kuat, bukan hancur.
2. *Menasihati*– lurusin yang bengkok, tapi dengan kasih.
3. *Menghibur* – kuatin yang lemah, angkat yang jatuh.
**Agabus** di Kisah Para Rasul jalan dalam karunia ini. Kis 11:28: *“Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar.”* Itu terjadi waktu pemerintahan Klaudius.
Reaksi jemaat? Takut? Panik? Tidak. Ayat 29: *“Lalu murid-murid memutuskan untuk mengirim bantuan menurut kemampuan mereka kepada saudara-saudara di Yudea.”*
*Nubuat yang benar gerakkan gereja untuk bertindak dalam kasih, bukan sembunyi dalam ketakutan.*
*Corrie ten Boom*, yang selamat dari kamp Nazi, juga dipakai dalam karunia ini. Setelah PD2, dia keliling dunia bersaksi. Suatu kali di Jerman, dia mau khotbah di satu kota. Malam sebelumnya, Roh Kudus kasih dia “gambar”: dia lihat gedung gereja itu runtuh, banyak korban.
Besoknya dia sampai gereja, dia bilang ke pendeta: “Tuhan suruh kita pindah ibadah ke lapangan. Jangan tanya kenapa, taat saja.”
Pendeta itu kenal Corrie. Dia percaya. Semua jemaat pindah ke lapangan. 30 menit setelah ibadah mulai, atap gereja tua itu runtuh total. Tidak ada korban.
Corrie tidak sombong. Dia bilang: “Saya bukan cenayang. Saya cuma anak yang dengar suara Bapa. Nubuat tanpa kasih itu ramalan. Nubuat dengan kasih itu penyelamatan.”
✝️ *TUHAN TIDAK KASIH NUBUAT BIAR KITA KEREN. TUHAN KASIH NUBUAT BIAR GEREJA-NYA AMAN DAN BERTUMBUH*
✅ *HARI INI WAKTU DOA SYAFAAT, KITA DIAM DI HADAPAN TUHAN. KALAU ROH KUDUS TARUH SATU KESAN, AYAT, ATAU GAMBAR UNTUK SESEORANG, SAMPAIKAN DENGAN RENDAH HATI. BILANG: “SAYA RASA TUHAN MAU BILANG INI...” BIAR ORANGNYA YANG UJI DAN TUHAN YANG TEGUHKAN*
*🟢 KARUNIA ROH: NUBUAT YANG MEMBANGUN TUBUH KRISTUS*
#
Ketika banyak negara berlomba membangun gedung, jalan, dan industri, Prof. Emil Salim mengingatkan satu hal yang sering terlupakan: alam Indonesia berbeda. Kita hidup di wilayah khatulistiwa yang denyut kehidupannya berlangsung sepanjang tahun. Karena itu, pembangunan yang sekadar meniru negara-negara lain bisa berujung pada kesalahan yang mahal.
*Bagi Bapak Lingkungan Hidup Indonesia ini, alam bukan benda mati yang bisa dibongkar pasang sesuka hati. Alam adalah sistem kehidupan yang terus bekerja, menopang pangan, air, iklim, dan masa depan manusia. Jika pembangunan merusak fungsi-fungsi itu, sesungguhnya kita sedang merusak fondasi kehidupan kita sendiri.*
Dalam refleksinya pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Emil Salim juga menekankan pentingnya belajar dari alam, berkolaborasi lintas sektor, dan membangun cara pandang yang utuh. Pesannya sederhana, tetapi semakin relevan di tengah krisis iklim: pembangunan harus tumbuh bersama alam, bukan di atas kerusakannya.
Kita tidak sedang mewarisi bumi dari masa lalu, tetapi meminjamnya dari masa depan. Lalu, apakah arah pembangunan Indonesia hari ini sudah berpihak pada kehidupan? Temukan pandangan lengkap Prof. Emil Salim dalam artikel ini.
https://nationalgeographic.grid.id/read/134384200/bapak-lingkungan-hidup-indonesia-cemas-terhadap-pola-pembangunansaat-ini
*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*
*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 19 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*
Diprakirakan masih terdapat adanya daerah belokan angin (shearline) dan kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan atas di wilayah Pulau Bintan sekitarnya dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan berintensitas ringan pada siang, malam dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.
🔖 *Peringatan Dini:*
- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi menjelang siang dan dini hari yang bersifat lokal/tidak merata.
- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Tanjungpinang dan sekitarnya pada tanggal 11 - 23 Juni 2026.
_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._
☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*
📞 0811 7786 091
🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72
(Kota Tanjungpinang)
🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01
(Kab. Bintan)
🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)
![]() |
| Prakiraan Cuaca Tanggal 19 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau |
Santapan Harian
Ditebus dan Dipanggil
Rut 4
Setiap upacara pernikahan membutuhkan saksi. Tanpanya pernikahan tidaklah sah secara hukum maupun agama. Bacaan hari ini menunjukkan bagaimana pernikahan antara Boas dan Rut diadakan.
Menikahi janda dari saudara kandung merupakan bagian dari kewajiban pernikahan ipar dalam hukum Taurat (Ul 25:5-10). Menurut hukum ini, ketika penebus itu menolak (6), seharusnya Rut datang kepadanya, menanggalkan kasut orang itu, lalu meludahinya.
Namun, agar tidak ada yang dipermalukan dalam penebusan tersebut, cukuplah penebus itu memberikan sebelah kasutnya kepada Boas (7-8). Ini semua dilakukan di depan para saksi sehingga penebusan itu menghasilkan pernikahan yang sah antara Boas dan Rut serta doa berkat bagi mereka (9-12).
Pernikahan ini pun sah di mata TUHAN sehingga Naomi turut mendapat berkat. Ia yang sebelumnya telah putus asa dikaruniai seorang penebus dan seorang anak laki-laki pada masa tuanya (13-17). Begitulah rancangan TUHAN yang indah untuk menghadirkan garis keturunan Daud (18-22).
Karakter Boas, menurut bapa gereja Krisostomus, dapat dikaitkan dengan Kristus. Karena kasihnya, Boas mau menebus Rut yang miskin dan dianggap kafir. Demikian juga, Kristus menebus gereja, yakni kita yang dahulu hina dan asing, untuk menjadi mempelai-Nya. Sebagaimana Boas menjadi penebus bagi Naomi dan Rut, Kristus menjadi penebus yang jauh lebih besar bagi kita sebab Ia rela menanggung malu untuk menebus kita dari dosa.
Selain itu, seperti Boas memanggil sepuluh tua-tua untuk menjadi saksi, Kristus memanggil kita untuk menjadi saksi atas karya penebusan-Nya. Ketika banyak orang tidak mau menjadi saksi karena alasan mereka masing-masing, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai saksi Kristus?
Syukur kepada Allah yang merancang penebusan agung dan membawa kita ke dalamnya. Anda dan saya adalah mempelai yang telah ditebus oleh-Nya. Syukur kepada Allah yang juga memanggil kita sebagai saksi-Nya. Jadilah mempelai dan saksi Kristus yang setia. [PHM]