H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 27 Juni 2026

Yohanes 12 : 24

 Slmt pg buat kita semua.


Yohanes 12:24 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

🙏🙏🙏



Janji Tuhan ini harus selalu kita ingat sebagai org yg percaya kepadaNya, shg kita tetap semangat, kuat & bersukacita menjalani hidup ini, wlpn banyak rintangan tantangan & kesilitan.












Efesus 6 : 15

 *“...kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;”*  

📖 *Efesus 6:15*


*Kasut tentara Romawi = sepatu perang dari kulit tebal, paku-paku di bawahnya.* Bukan buat jalan santai. Buat injak medan berat, nanjak, perang, dan tidak kepleset. 


*Kalau kaki tentara lecet, dia tidak bisa maju. Kalau kita tidak punya damai sejahtera, kita tidak bisa bawa kabar baik.* Karena Injil = kabar damai. Yes 52:7: “Betapa indahnya kaki orang yang membawa kabar baik.”


*Kasut ini 2 fungsi:*  

1. *Bikin kita berdiri teguh* – damai Tuhan jaga hati kita di medan perang. Fil 4:7  

2. *Bikin kita siap pergi* – rela kemana pun untuk beritakan Yesus. Rom 10:15


*Iblis suka bikin kita “masuk angin rohani”:* kuatir, takut, trauma. Kaki jadi berat buat melangkah. Padahal kita dipanggil jadi pembawa damai, bukan penyimpan damai.


**Paulus dan Silas** pakai kasut ini di penjara Filipi. Kis 16:23-25: Habis dicambuk, kaki dipasung, badan luka. Logikanya: stres, ngeluh, trauma. 


Tapi ayat 25: *“Tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah.”* 


*Kaki dipasung, tapi damai tidak dipasung. Hati damai, mulut nyanyi.* Hasilnya? Gempa. Pintu penjara kebuka. Kepala penjara sekeluarga selamat.


*Damai sejahtera bukan absennya masalah. Damai sejahtera adalah hadirat Yesus di tengah masalah.* Dan itu yang bikin orang mau denger Injil kita.


*Jackie Pullinger*, misionaris ke sarang narkoba Kowloon Walled City, Hong Kong, buktiin kuasa kasut ini.


Tahun 1966 dia ke sana cuma modal damai sejahtera. Tempat paling brutal: gang gelap, heroin, triad, pelacur, pembunuh. Polisi aja takut masuk. 


Dia tidak bawa senjata. Dia bawa Injil. Kaki dia melangkah ke sarang pecandu tiap hari. Kenapa? *Karena dia punya damai yang dunia tidak kasih.*


Satu per satu preman bertobat. Gembong narkoba kasih gedung buat panti rehab. Ribuan lepas dari heroin tanpa sakaw, cuma karena dipenuhin Roh Kudus.


Jackie bilang: **“Saya tidak berani masuk kalau saya tidak damai. Tapi karena Yesus kasih damai-Nya, saya bisa injak tempat yang iblis kuasai dan rebut kembali buat Tuhan.”**


✝️ *KASUT INJIL BUKAN UNTUK DIPAJANG DI RAK. KASUT INJIL UNTUK DIKOTORIN DI JALAN, DEMI JIWA-JIWA*


✅ *HARI INI TANYA ROH KUDUS: “TUHAN, KASUT SAYA MAU ENGKAU BAWA KE MANA?” BISA KE TETANGGA, TEMAN KANTOR, KALAU HATI KITA DAMAI, KAKI KITA SIAP. YESAYA 6:8: “Ini aku, utuslah aku!”*


*🟢 PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH: KAKI YANG MEMBAWA DAMAI*






Efesus 6 : 16

 *“...dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.”*  

📖 *Efesus 6:16*


*Perisai tentara Romawi = scutum, kayu lapis kulit, sebesar pintu.* Bisa basahin air biar panah api padam. Tentara bisa jongkok, perisai nutupin seluruh tubuh. Pasukan bisa bikin *formasi kura-kura* – perisai rapat, musuh tidak bisa tembus.


*Panah api iblis = keraguan, ketakutan, pikiran kotor, tuduhan, kekecewaan.* 1 panah kena = luka. 100 panah kena = mati rohani. 


*Tapi iman bukan perasaan. Iman = pegang apa yang Tuhan omong, walau fakta beda.* Ibrani 11:1: *“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”*


*Sadrakh, Mesakh, Abednego* angkat perisai ini di depan dapur api. Daniel 3:16-18: Raja Nebukadnezar ancam: *“Kalau tidak sujud ke patung, kalian dicampakkan ke perapian yang menyala-nyala.”*


Panah api: takut mati, takut sakit, takut ditinggal Tuhan. Tapi mereka angkat perisai iman: *“Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami... Ia akan melepaskan. Tetapi seandainya tidak, tetap kami tidak akan menyembah patung itu.”*


Hasilnya? Masuk api, tidak hangus. Malah Yesus jalan bareng mereka di api. Raja bertobat. *Perisai iman tidak selalu bikin kita bebas dari api. Tapi perisai iman pastikan kita tidak sendirian di dalam api.*


*Nick Vujicic*, lahir tanpa tangan dan kaki, tiap hari ditembak panah api. Kecil diejek: “Monster.” “Mending mati.” Umur 10 tahun mau bunuh diri. Panah api iblis: “Kamu tidak punya tujuan. Tuhan salah ciptain kamu.”


Tapi Yohanes 9:3 jadi perisainya: *“...tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.”*


Dia pegang Firman itu. Sekarang dia keliling dunia, sudah khotbah ke 85 negara, jutaan orang terima Yesus. 


Nick bilang: *“Iblis tembak saya dengan ‘kamu tidak bisa’. Saya angkat perisai: ‘Filipi 4:13 – Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia’. Panahnya padam sebelum kena saya.”*


✝️ *PERISAI JATUH KALAU TIDAK DIPEGANG. IMAN JATUH KALAU TIDAK DILATIH SETIAP HARI DALAM FIRMAN*


✅ *HARI INI PANAH API APA YANG LAGI NANCEP? TAKUT MASA DEPAN? SAKIT BELUM SEMBUH? EKONOMI GOYANG? AMBIL PERISAI: CARI 1 AYAT JANJI TUHAN TENTANG ITU. UCAPKAN KERAS-KERAS. ROMA 10:17: “Iman timbul dari pendengaran akan Firman Kristus.” PANAH PADAM. KITA MENANG.*


*🟢 PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH: IMAN YANG MEMADAMKAN PANAH API*





Mengenal Nama

 Slmt pg buat kita semua..


Yesaya 52:6 (TB) Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku!

🙏🙏🙏


Mari kita semua, mengejar dan menghidupi ...*dengan RohKu*

Selamat menjalani week-end di akhir Juni ini.

*TUHAN* memberkati kita semua.






Berkatilah Hidup Kami ya Tuhan

 *Dosen*

  ( Doa sederhana)

*Berkatilah Hidup Kami ya TUHAN*

Sertailah Kami dlm Perjalanan Hidup ini.

Buat lah Berhasil apa yg sedang Kami Kerjakan.

Dlm NamaMu Kami berdoa & Berharap!

Jauhkan kami dari segala Sakit penyakit & Pencobaan.

🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Sembah Kami KepadaMu






Ketopong Keselamatan

 *“...dan terimalah ketopong keselamatan...”*  

📖 *Efesus 6:17*


*Ketopong tentara Romawi = helm dari logam tebal.* Lindungi kepala. Kepala kena, langsung mati. Tidak ada tentara perang tanpa helm.


*Kepala = pusat pikiran.* Iblis serang paling brutal di pikiran kita. 2 Kor 10:5: *“Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia yang menentang pengenalan akan Allah.”*


*Ketopong keselamatan = kepastian kita sudah diselamatkan.* 1 Tes 5:8: *“...dan berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.”*


**Kalau kita tidak yakin selamat, iblis mainkan pikiran:* “Dosamu kebangetan, Tuhan sudah capek.” “Kamu tidak akan tahan sampai akhir.”  

“Pasti masuk neraka.”  


*Tapi ketopong keselamatan bilang: “Aku milik Yesus. Titik. Tidak ada yang bisa rebut aku dari tangan-Nya.”* Yoh 10:28


**Petrus** hampir mati rohani karena helmnya lepas. Lukas 22:31-32: Yesus bilang: *“Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur.”*


Petrus sombong: “Tuhan, aku siap masuk penjara dan mati bersama-Mu!” 3 jam kemudian, dia sangkal Yesus 3x. Helm lepas. Pikiran kacau. Iblis tembak: “Kamu pengkhianat. Habis kamu.” Petrus keluar, nangis pahit. Tapi Yesus tidak buang dia. Yoh 21: Yesus datengin, pulihin, pakai lagi. 


*Kenapa? Karena keselamatan Petrus tidak tergantung kuatnya genggaman Petrus ke Yesus. Tapi tergantung kuatnya genggaman Yesus ke Petrus.*


*Joni Eareckson Tada*, lumpuh leher ke bawah umur 17 karena kecelakaan diving, tiap hari perang di pikiran. Bangun tidur, iblis tembak: “Hidupmu sudah selesai. Kamu jadi beban. Tuhan tidak sayang kamu.” 


Depresi berat. Mau bunuh diri. Tapi Roma 8:38-39 jadi ketopongnya: *“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup... tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”*


Dia pasang ketopong itu tiap pagi. Sekarang 57 tahun lumpuh, tapi dia lukis pakai mulut, tulis 50+ buku, dirikan yayasan kursi roda global, bawa ribuan orang lumpuh kenal Yesus. 


Joni bilang: *“Kalau saya lepas ketopong keselamatan, saya sudah mati dari 50 tahun lalu. Tapi karena saya yakin saya milik Yesus, saya bisa senyum di kursi roda.”*


✝️ *IBLIS TIDAK BISA BATALIN SALIB. JADI DIA COBA BIKIN KITA LUPA KALAU KITA SUDAH DISELAMATKAN*


✅ *HARI INI WAKTU PIKIRAN DISERANG: “KAMU GAGAL”, “TUHAN MUAL SAMA KAMU”, KITA PAKAI KETOPONG: “ROMA 8:1 – TIDAK ADA PENGHUKUMAN BAGI MEREKA YANG ADA DI DALAM KRISTUS YESUS.” PIKIRAN KITA AMAN. KITA BISA PERANG LAGI.*


*🟢 PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH: KEPASTIAN YANG MENJAGA PIKIRAN*











Prakiraan Cuaca Tanggal 27 Juni Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 27 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat adanya pola belokkan angin (shearline), namun kuatnya tiupan angin di lapisan atmosfer dapat menyebabkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan tidak signifikan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berawan tebal sepanjang hari.


🔖 *Peringatan Dini:*

- NIL


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 27 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Jangan Permainkan Allah

 Santapan Harian

Jangan Permainkan Allah! 

1 Samuel 6:1-7:1 


Setelah seseorang menyadari penyebab dari penderitaannya, apakah orang itu akan langsung bertindak untuk menyelesaikannya? Belum tentu. Acap kali orang menunda-nunda sehingga mereka hanya menderita lebih lama lagi.


Selama tabut TUHAN berada di wilayah Filistin, Ia terus menimpakan bencana ke atas orang Filistin. Pada akhirnya, setelah tujuh bulan, mereka memutuskan untuk membawa kembali tabut itu ke Israel dan membayar kurban penebus salah (6:1-8). Mereka menaruh tabut dan kurban itu di atas kereta yang ditarik dua ekor lembu betina, lalu membiarkannya pergi tanpa dikendalikan. Kedua lembu itu berjalan lurus ke Bet-Semes sehingga membuktikan bahwa malapetaka besar yang mereka alami memang berasal dari TUHAN (6:9-12).


Penduduk Bet-Semes menyambutnya dengan sukacita dan mempersembahkan kurban kepada TUHAN (6:13-15). Namun, sebagian dari penduduk itu dihukum mati karena mereka melihat ke dalam Tabut TUHAN, sehingga dukacita meliputi semua penduduk. Karena itu, mereka meminta agar penduduk Kiryat-Yearim membawa Tabut TUHAN (6:19-7:1).


Orang Filistin memindahkan Tabut Allah dari satu kota ke kota lain seolah-olah kuasa Allah bisa dikurung di tempat tertentu. Justru, dengan upaya ini, mereka mempermainkan Allah. Selama tujuh bulan, mereka hidup dalam tekanan berat akibat murka Allah yang dinyatakan berupa borok yang menyiksa, wabah tikus yang melanda, dan kematian yang terus-menerus terjadi. Ini bukan sekadar bencana alam ataupun kebetulan, melainkan hukuman keras dari Allah. Melalui kereta lembu yang berjalan sendiri ke wilayah umat Allah, mereka mengakui bahwa Allah Israel adalah Pribadi yang kudus, berdaulat, dan layak dihormati.


Janganlah kita menunda pertobatan, mempermainkan kekudusan Allah, dan menarik ulur ketaatan kita. Marilah kita menaati Allah dengan sungguh-sungguh, dengan hati yang mau tunduk dan hormat kepada-Nya. Segeralah berhenti menyalahkan keadaan atau orang lain, agar kita dapat melakukan yang benar dan merasakan sukacita. [MKD]



Baca Gali Alkitab 13


1 Samuel 2:1-10


Apa yang membuat kita berdoa? Kebanyakan dari kita berdoa karena sebagai orang Kristen kita memang diharuskan untuk berdoa setiap hari. Doa seperti ini biasanya hanya terasa sebagai rutinitas semata-mata. Lain halnya jika kita berdoa setelah akhirnya mendapatkan kelegaan dari pergumulan yang panjang. Doa kita pasti penuh dengan kata-kata terima kasih, ucapan syukur, dan ungkapan kebahagiaan. Demikianlah doa Hana yang penuh puji-pujian kepada Tuhan.


Apa saja yang Anda baca?

1. Mengapa Hana berkata bahwa hatinya bergembira? (1)

2. Selain TUHAN, adakah yang kudus? (2)

3. Apa yang tidak boleh dilakukan manusia, dan mengapa? (3-5)

4. Berapa besarkah kuasa TUHAN? (6-7)

5. Apa yang TUHAN mampu lakukan bagi orang lemah, orang miskin, dan orang yang dikasihi-Nya? Bagaimana dengan orang fasik? (8-9)

6. Apa yang akan TUHAN lakukan atas orang yang melawan-Nya, juga atas seluruh bumi serta raja yang diangkat-Nya dan orang yang diurapi-Nya? (10)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Apa atau siapa sumber sukacita kita yang terbesar?

2. Siapakah Tuhan yang kita kenal dan sembah? Mengapa hanya kepada Tuhan saja kita berdoa?

3. Mengapa kita tetap hidup benar dan setia dalam Tuhan meski kita mendapat perkataan yang merendahkan dari orang lain?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda akan berdoa malam ini dengan segala keterbatasan dan kekurangan Anda?

2. Ketika Anda melihat saudara atau teman Anda yang lemah, apa yang akan Anda lakukan baginya?


Pokok Doa:

Bersyukur atas pemeliharaan Tuhan dan jawaban-Nya atas doa-doa kita, dan memohon perlindungan-Nya senantiasa.