H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 12 April 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 12 April Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhirpekan*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 12 April 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan yang mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan. Kondisi kelembapan udara yang basah juga mendukung dalam meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada akhir pagi dan siang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada pertumbuhan awan Cumulonimbus penyebab terjadinya hujan sedang sesekali lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada akhir pagi hingga siang hari.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 12 April 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Hukuman atas Ketidaktaatan Israel

 Santapan Harian

Hukuman atas Ketidaktaatan Massal 

Hakim-hakim 2:1-5 


Kadang kita tidak takut melakukan apa yang salah jika kita melihat kebanyakan orang juga melakukannya. Barangkali hal ini terjadi karena kita berpikir: jika dosa ini dilakukan secara massal, kita dapat dimaklumi dan tidak akan dihukum.


Malaikat TUHAN berfirman bahwa Ia telah menuntun umat keluar dari Mesir dan tidak akan membatalkan perjanjian-Nya dengan umat untuk selamanya (1). Dalam perjanjian ini, ada tuntutan, yaitu umat tidak boleh mengikat perjanjian dengan penduduk negeri dan umat harus merobohkan mazbah mereka, tetapi ternyata umat tidak taat (2). Sebagai hukuman, Ia tidak akan menghalau orang-orang Kanaan sehingga mereka menjadi musuh dan ilah-ilah mereka menjadi jerat bagi umat (3). Menangislah umat, sehingga tempat itu dinamai Bokhim, yang artinya "meratap" (4-5).


Kata "malaikat" dalam bahasa Ibrani berarti "utusan". Untuk menentukan apakah yang muncul adalah malaikat atau Allah sendiri, kita dapat melihat konteks dan petunjuk yang ada. Dari huruf M besar ("Malaikat") seperti dalam nas hari ini, yang hadir dan berfirman adalah Allah.


Dicatat pada pasal 1 bahwa sejumlah suku tidak menghalau orang Kanaan di daerah mereka seperti yang telah Allah perintahkan. Ternyata ketidaktaatan ini adalah sesuatu yang dilakukan secara massal oleh seluruh suku. Akibatnya, Allah menghukum mereka semua dan mereka pun meratap (4).


Jangan berpikir jika semua atau kebanyakan orang melakukan dosa yang sama, maka Allah tidak akan menghukum. Allah memang panjang sabar, tetapi bukan berarti kita dapat meremehkan atau mempermainkan Allah. Kesabaran Allah tidak dapat disalahgunakan menjadi alasan pembenaran diri untuk berbuat dosa, terutama dosa yang dilakukan secara massal.


Ketika hukuman itu terjadi, semua orang yang terlibat dan turut bersalah akan mendapat hukuman. Massalnya suatu perbuatan salah tidak menjadikannya benar dan tidak membuat kita kebal dari hukuman Allah. Jadi, tetaplah setia kepada Allah dan janganlah kita ikut melakukan dosa, seberapa pun banyaknya orang yang melakukannya. [INT]