H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 03 Januari 2026

Bangun dari Kelelahan Rohani

 *“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”*

— *Matius 11:28*


Seorang pria bernama Feri (nama samaran) dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab. Ia bekerja keras, aktif dalam banyak kegiatan, dan selalu terlihat kuat. Namun sedikit orang tahu bahwa di balik kesibukannya, ia menyimpan kelelahan yang dalam. Setiap hari dijalani dengan pola yang sama: bangun pagi, bekerja, menyelesaikan kewajiban, lalu tidur dengan tubuh lelah dan hati kosong.


Suatu malam, setelah pulang terlambat, Feri duduk di dalam mobilnya yang terparkir dan tidak langsung turun. Ia berkata lirih, “Aku capek, tapi aku tidak tahu harus berhenti di mana.”


Di saat itu, sebuah ayat yang pernah ia dengar terlintas di benaknya: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat…” Ia sadar, selama ini ia terus bergerak, tetapi tidak pernah benar-benar datang untuk dipulihkan. Malam itu menjadi titik balik kecil: ia mulai memberi ruang untuk berhenti sejenak, berdoa dengan jujur, dan belajar menyerahkan beban yang selama ini dipikul sendiri.


Tidak semua kelelahan disebabkan oleh dosa atau kesalahan. Banyak kelelahan lahir dari hidup yang terus berjalan tanpa jeda rohani. Kita bisa sangat aktif, produktif, dan terlihat kuat, tetapi jiwa kita tertidur karena terlalu lama menahan beban sendiri.


Wake Up Call bukan hanya panggilan untuk bangun dan bergerak, tetapi juga undangan untuk berhenti sejenak dan datang kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tidak berkata, “Datanglah setelah kamu kuat,” melainkan, “Datanglah ketika kamu lelah.”


Sering kali kita berpikir kebangkitan rohani berarti menambah aktivitas rohani. Padahal yang Tuhan inginkan adalah pemulihan hubungan.

Datang kepada Tuhan berarti:

▪️mengakui keterbatasan,

▪️berhenti berpura-pura kuat dan

▪️membiarkan Tuhan mengangkat beban yang tidak pernah dimaksudkan untuk kita pikul sendirian.


Kelelahan yang tidak diserahkan akan membuat hati tumpul dan iman redup. Tetapi kelelahan yang dibawa kepada Tuhan justru menjadi pintu pemulihan. Saat kita berhenti sejenak di hadapan Tuhan, Roh Kudus membangunkan kembali jiwa yang letih dan memberi kekuatan yang baru.


Wake Up Call hari ini bukan teriakan untuk berlari lebih cepat, melainkan panggilan lembut: “Bangunlah… dan datanglah kepada-Ku.”


✝️ *Kebangunan rohani dimulai ketika kita berani berhenti dan datang kepada Tuhan dengan jujur.*


✅ *WAKE UP CALL — BANGUN DARI KELELAHAN ROHANI*








Selamat Tahun Baru 2026


Galatia 6 : 2

 Puji Tuhan Yesus ๐Ÿ™

Kita berdoa, kita percaya bahwa kebutuhan kita semua pasti TUHAN cukupkan, yang penting kita mengerjakan bagian / tanggung jawab kita dan TUHAN pasti melakukan/ mengerjakan bagianNya, amin ๐Ÿ™ 


_*Filipi 4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.*_


_*Galatia 6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.*_










Yesaya 43 : 18

 Slmt pg buat kita semua..


Yesaya 43:18-19a (TB) firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! 

Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? 

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™




Suasana tanggal 2 januari 2026 ke kantor


Renungan Bencana dan Kutuk

 BENCANA DAN KUTUK

          …........

Bencana Datang dari luar diri kita yg tidak terduga & tidak kita Perkirakan.

Bencana itu Menghanyutkan, Melumpuhkan, Merusak,Menimbun sampai Menghanguskan.

Ujungnya adalah Kehancuran, Kengerian sampai Maut atau Kematian terlihat jelas.

Namun ada Daya hancur, Jalan sesat , tarikan Maut yg Datang bukan dari luar diri kita,

      itulah yg disebut 

    K U T U K

*Terkutuklah orang yg Mengandalkan diri sendiri*

             atau 

Terkutuklah orang yg Mengandalkan Kekuatan Manusia.

          D O S A

Hamartia ( Bhs Yunani)

dimaknai dgn Kata :

       Meleset 

          atau 

Tidak Mencapai Sasaran.

Kita diciptakan TUHAN utk Memuliakan Dia.

Bagaimana mungkin kita Memuliakan Dia tanpa Hidup di JalanNya & tanpa Mengenal KebenaranNya.

Bagaimana mungkin kita punya Hubungan & Persekutuan dgn Dia bila Kita secara Sadar Mengandalkan Kekuatan diri kita sendiri.

Tidak sadar..... Tidak mau Mengenal Jalan Tuhan :

ini mungkin kata yg tepat utk kita mulai berpikir lagi ttng asal muasal hidup kita ini dan Merenungkannya kembali. Akan berakhir dimanakah kita nanti...?

KUTUK itu konsekuensi Mengerikan dari arah Hidup yg salah dan sesat.

KUTUK itu adalah sekumpulan sengsara & Penderitaan.

KUTUK itu pemisah Jalanmu dgn Jalan Tuhan. Terlempar dari Rancangan Allah yg penuh dgn Damai Sejahtera.

KUTUK itu ......

Engkau akan Berteriak dlm sengsara....sudah tidak didengar & Menyesal.

Mari kita pilih Jalan, Arah Hidup seturut Kodrat kita:

Diciptakan Allah....

Ditebus Oleh Darah Kristus Yesus 

*Diberkati lah Orang yg Mengandalkan Tuhan !*

    Hari ke 3 Thn 2026

      Selamat pagi!






Prakiraan Cuaca Tanggal 3 Januari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 03 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau masih terdapat pola belokan angin (Shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, termasuk wilayah Pulau Bintan yang menyebabkan perlambatan massa udara sehingga dapat mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang berawan sepanjang hari dan Kabupaten Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan pada dini hari yang bersifat lokal.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

⚠️ Waspada potensi pembentukan awan Cumulonimbus (CB) yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang pada dini hari.


⚠️ Waspada potensi Banjir Rob yang dapat terjadi di wilayah pesisir Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada tanggal 1 - 8 Januari 2026 mendatang.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371



















Prakiraan Cuaca Tanggal 3 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Keuniversalan Keselamatan

 Santapan Harian

Keuniversalan Keselamatan 

Yohanes 4:1-42 


Agama Yahudi sangatlah eksklusif. Eksklusivitasnya mencakup: perjanjian dengan Allah, Hukum Taurat, dan Tanah Perjanjian. Dari hal itu, muncul pandangan bahwa di luar Yahudi tak mungkin diselamatkan, termasuk orang Samaria.


Orang Yahudi dan Samaria sudah bermusuhan sejak lama. Akan tetapi, dalam teks ini kita melihat Tuhan Yesus, yang merupakan seorang Yahudi, justru datang dan meminta minum dari perempuan Samaria.


Ada empat hal menarik dari peristiwa itu. Pertama, tindakan Yesus datang dan minta minum kepada perempuan Samaria adalah tindakan yang tidak lazim pada masa itu (7-8). Dan Yesus menyampaikan kabar keselamatan dan akan memberikan air hidup kepada perempuan Samaria itu (10).


Kedua, Yesus mengajarkan, umat tidak perlu menyembah Allah di suatu tempat tertentu, entah itu di Bait Allah di Yerusalem maupun di atas Gunung Gerizim karena mereka akan menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (21-23).


Ketiga, Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Mesias kepada perempuan Samaria tersebut (26). Padahal, dalam sepanjang pelayanannya, Tuhan Yesus jarang sekali mau mengakui diri-Nya sebagai Mesias. Akan tetapi, justru di depan perempuan Samaria ini, Tuhan Yesus mengakuinya.


Keempat, perempuan Samaria itu pergi dan menceritakan peristiwa itu kepada orang lain. Kemudian, banyak orang berbondong-bondong datang kepada Yesus dan mengakui bahwa Yesus adalah Mesias.


Dari keempat hal itu, jelas bahwa Mesias bukan milik orang Yahudi saja, melainkan milik semua bangsa. Oleh sebab itulah, Yesus memberitakan kabar keselamatan kepada orang Samaria dan mengatakan bahwa Allah itu universal dan tidak membatasi umat-Nya dalam hal tempat beribadah. Semua bangsa dari segala penjuru dunia dapat beribadah kepada-Nya di mana saja.


Oleh karena itu, janganlah kita membatasi Tuhan Yesus dalam kotak-kotak suku, agama, atau bangsa. Akan tetapi, beritakanlah tentang Mesias kepada siapa saja karena Dia adalah milik seluruh umat manusia. [YGM]



Baca Gali Alkitab 1


Yohanes 4:1-42


Yohanes 4:1-42 mengisahkan perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria di sumur Yakub, sebuah peristiwa yang menyoroti kasih dan keselamatan yang tersedia bagi semua orang. Dalam percakapan ini, Yesus menawarkan "air hidup" yang melambangkan kehidupan kekal dan kepuasan rohani sejati.


Pada awalnya perempuan Samaria tidak paham akan makna perkataan Yesus, tetapi melalui dialog yang penuh kasih, ia menyadari bahwa Yesus adalah Mesias. Peristiwa ini menunjukkan bahwa keselamatan tidak terbatas hanya untuk bangsa Yahudi, tetapi juga diberikan kepada mereka yang dianggap rendah oleh masyarakat pada waktu itu. Yesus mendobrak batas sosial budaya, mengajarkan bahwa kasih Allah melampaui segala perbedaan.


Apa saja yang Anda baca?

1. Apa yang dialami Yesus dan yang akan Dia lakukan? (1-3)

2. Di daerah manakah Yesus melintas, siapa yang Dia temui, dan apa yang Yesus minta dari perempuan itu? (4-9)

3. Perihal apa sajakah yang mereka percakapkan? (10-26)

4. Saat murid-murid Yesus datang, apa yang dilakukan oleh Yesus dan perempuan itu? (27-30)

5. Apa yang Yesus katakan perihal makanan? (31-38)

6. Bagaimana respons banyak orang? (39-44)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Hal-hal penting apa saja yang dapat Anda pelajari dari cara Yesus berbicara dengan perempuan Samaria?

2. Bagaimana perempuan Samaria menunjukkan perubahan setelah bertemu Yesus?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana kisah perempuan Samaria mengingatkan Anda untuk bersyukur atas kasih dan penerimaan Yesus?

2. Apa yang dapat Anda lakukan dengan belajar dari perempuan Samaria tentang menerima pembaruan dari Tuhan?


Pokok Doa:

Memohon agar tiap anggota keluarga mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus dan mengikuti teladan-Nya.