H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 04 Januari 2026

Mazmur 122 : 1

 Shalom, selamat pagi Saudaraku, selamat hari Minggu, selamat beribadah, salam sehat dan penuh berkat dari Tuhan Yesus, amin ๐Ÿ™ 


_*Mazmur 122:1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."*_






Lukas 21 : 11

 BENCANA MENJADI KESEMPATAN UNTUK BERSAKSI & BERTOBAT.*


Lukas 21:11&13

*Dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit... Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Amin.*


Ketika bencana datang, banjir bandang, longsor, gempa, penyakit sampar, dll. Tuhan mengizinkan nyawa, rumah, harta benda, sawah & ladang mereka diambil agar mereka berseru & datang kpd Dia, Sang Pemberi, Pemilik & Penguasa kehidupan. Mereka takut, trauma & kuatir akan bencana susulan, kelangsungan hidup & kematian yg selalu datang menghantui. 


Bagi orang2 dunia, hal itu mjd kesempatan utk berbuat baik, membawa makanan, pakaian, pengobatan & perumahan utk menolong mereka & hal itu baik utk kehidupan yg sementara. Tetapi ketika bencana susulan datang, maka semua itu akan habis, sia2 & binasa... 


Berbeda dgn anak2 Tuhan, hal itu mjd kesempatan bagi kita utk bersaksi, menyaksikan kabar baik & berbagi perbuatan baik mereka. Kita datang bukan hanya membawa berkat jasmani, ttp berkat rohani, menyaksikan Injil Kristus, ttg Sang Air Hidup & Roti Hidup, yg memberikan kpd dunia kehidupan, damai sejahtera, ketenangan & sukacita yg kekal. Dan juga hal itu mjd kesempatan bagi mereka & dunia utk bertobat & diselamatkan oleh kuasa Injil Kristus. 


Save the Lost at any Cost for Christ.








Gembala baik bersuling nan merdu




Happy sunday


Prakiraan Cuaca Tanggal 4 Januari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhirpekan*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 04 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau masih terdapat pola belokan angin (Shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, termasuk wilayah Pulau Bintan yang menyebabkan perlambatan massa udara sehingga dapat mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang berawan sepanjang hari dan Kabupaten Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan pada pagi dan malam hari yang bersifat lokal.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

⚠️ Waspada potensi pembentukan awan Cumulonimbus (CB) yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi hari yang bersifat lokal.


⚠️ Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai hingga 2,5 meter (kategori sedang) di wilayah perairan Perairan Kep. Bintan dan sekitarnya.


⚠️ Waspada potensi Banjir Rob yang dapat terjadi di wilayah pesisir Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada tanggal 1 - 8 Januari 2026 mendatang.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371




















Prakiraan Cuaca Tanggal 4 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Sikap Menyambut Yesus

 Santapan Harian

Sikap Menyambut Yesus 

Yohanes 4:43-45 


Dalam perikop sebelumnya, kita mengetahui bahwa Yesus sedang berada di Samaria. Dalam perikop ini, Tuhan Yesus melanjutkan perjalanan ke Galilea. Dalam perikop ini, kita akan melihat sebuah ironi, yakni mengenai dua hal yang kontras dalam hal menyambut Yesus.


Perbedaan tersebut datang dari orang Samaria dan orang Galilea (yang merupakan bagian dari kampung halaman Tuhan Yesus). Tuhan Yesus mengatakan: "seorang nabi tidak dihormati di kampung halamannya sendiri" (44). Perkataan ini adalah sindiran kepada orang Galilea. Mengapa? Alasannya, mereka menyambut Tuhan Yesus karena mereka telah melihat mukjizat yang dilakukan-Nya (45), bukan karena memercayai Tuhan Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan Allah. Sedangkan orang Samaria tidak demikian. Meskipun orang Samaria, musuh orang Yahudi, mereka percaya kepada Tuhan Yesus karena perkataan-Nya benar. Jadi, landasan kepercayaan orang Samaria adalah landasan yang benar dan kokoh.


Beberapa hal penting dapat kita pelajari di sini. Pertama, kemungkinan, pihak yang paling sulit menerima kebenaran justru adalah orang-orang yang dekat dengan kita, bahkan di dalam gereja. Mereka menolak kebenaran Injil bisa jadi karena mereka belum benar-benar percaya kepada kebenaran itu. Mereka ke gereja hanya karena dilahirkan dari orang tua Kristen.


Kedua, dasar kepercayaan kepada Tuhan hendaknya tidak diletakkan pada hal yang bersifat sekunder, seperti mukjizat, berkat, dan lain-lain. Jika hal sekunder itu tidak terjadi, bisa saja iman goyah.


Ketiga, dasar kebenaran yang sejati adalah pribadi Yesus Kristus, bukan berkat-Nya atau mukjizat-Nya. Kita percaya kepada-Nya karena Dia memang adalah Kebenaran.


Dengan demikian, kita harus wawas diri. Apakah kita sama seperti orang yang sekampung halaman dengan Yesus, yang begitu dekat, namun justru menolak kebenaran Kristus? Tentukan sikap, undanglah Dia masuk ke dalam hidup kita! Dia sedang berdiri di depan pintu dan mengetuk (bdk. Why 3:20). Jangan biarkan kita menjadi bagian dari orang yang menolak Yesus Kristus! [YGM]









Family Time





Office Time