H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 15 Desember 2025

Prakiraan Cuaca Tanggal 15 Desember Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat berakhir pekan*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 15 Desember 2025 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau terdapat pola belokan angin (Shearline) di sekitar wilayah Kepualauan Riau khususnya Pulau Bintan yang menyebabkan perlambatan massa udara. Faktor kondisi kelembapan udara lapisan atas di wilayah Kepulauan Riau yang cukup basah dan suhu muka laut yang relatif hangat juga dapat mendukung potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan berpotensi terjadi hujan ringan pada pagi hingga siang dan malam hari. 

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

⚠️ Waspada potensi pembentukan awan Cumulonimbus (CB) yang dapat menyebabkan terjadinya hujan ringan - sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang dan malam hari.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371





















Prakiraan Cuaca Tanggal 15 Desember 2025 Prov Kepulauan Riau



Mazmur 57 : 1

 Slmt isnin pg buat kita semua.


Mazmur 57:1 (TB) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam Dari Daud, ketika ia lari dari pada Saul, ke dalam gua. (57-2) Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu. 

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™





















Yesaya 9 : 6

 *“Seorang anak telah lahir untuk kita.”*

๐Ÿ“– *Yesaya 9:6*


Dietrich Bonhoeffer, seorang pendeta dan teolog Jerman, dipenjara oleh rezim Nazi karena menentang kekejaman Hitler. Natal di penjara adalah pengalaman yang tidak pernah ia lupakan. Selnya kecil, dingin, lembap, dan tidak ada cahaya selain lampu redup yang digantung di luar lorong. Ia sendirian, jauh dari keluarga, dan setiap hari mendengar suara langkah tentara yang mengingatkan bahwa nyawanya berada dalam bahaya.


Pada malam Natal, Bonhoeffer duduk di sudut selnya dan menulis surat untuk tunangannya, Maria von Wedemeyer. Ia menulis bahwa meski tidak ada lonceng gereja, tidak ada musik, tidak ada perayaan, dan tidak ada orang yang ia kasihi di dekatnya, ia merasakan sesuatu yang aneh: kehadiran Kristus begitu dekat, begitu lembut, begitu nyata.


“Jika Yesus lahir di kandang yang sepi,” tulisnya, “mengapa aku heran jika Ia datang ke sel yang sunyi ini?”


Ia merayakan Natal bukan dengan suara meriah, melainkan dengan hati yang dikuatkan oleh kehadiran Tuhan. Dalam kesunyian itulah, ia menemukan kedamaian yang melebihi segala akal — kedamaian yang tidak berasal dari keadaan, tetapi dari Kristus yang hadir.


Tidak semua orang merayakan Natal di tengah kemeriahan. Ada yang merayakannya dalam kesedihan, dalam kehilangan, dalam kekecewaan, atau dalam kesunyian. Namun Bonhoeffer mengingatkan kita bahwa kesunyian bukan tanda Allah jauh—justru di sanalah kehadiran-Nya bisa terasa paling dalam.


Jika hari-hari ini engkau berada dalam masa sunyi, jangan takut. Kristus datang ke dunia yang sepi, lahir di tempat yang tidak layak, justru untuk menemani mereka yang merasa sendirian.


Natal adalah janji bahwa Allah beserta kita, bahkan ketika kita tidak merasakannya.


✝️ *Di ruang paling sunyi sekalipun, Kristus hadir untuk menguatkan dan meneduhkan hatimu.*


✅ *HARI 5: ALLAH YANG HADIR DALAM KESUNYIAN*


*HADIAH DARI SURGA:* 

_Series 25 Hari Menemukan Kristus Secara Pribadi”๐ŸŽ„_






Makan Ubi





Semangat Hari Senin


Yesaya 52 : 7

 Shalom, selamat pagi Saudaraku,

Puji Tuhan Yesus ๐Ÿ™



_*Yesaya 52:7 Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!"*_




Baptisan geva





Hujan deras





Adik Kecil






Ibadah Kebaktian Medan







Renungan Mengekang Hawa Nafsu

 Santapan Harian

Mengekang Hawa Nafsu 

Ulangan 22:13-30 


Bagian ini merupakan hukum moralitas seksual yang meliputi cara untuk menyelesaikan fitnah atau penipuan dalam perkawinan (13-21), hukuman bagi pelaku zina (22), hukum tentang pemerkosaan (23-29), dan hukum tentang pernikahan inses (30).


Teks ini mengajarkan bahwa umat Allah harus mengekang diri untuk tidak memfitnah atau menipu pasangan, untuk tidak berzina, memerkosa, atau melecehkan secara seksual. Hukum ini ditegaskan oleh Allah untuk menjaga kesucian dan kekudusan bangsa Israel dalam membangun keluarga.


Kata mengekang berkaitan dengan mengendalikan, dan biasanya ada hubungannya dengan tali kekang yang dipakai untuk mengarahkan hewan agar tidak menjadi liar dan bergerak semaunya. Mengekang berarti mengendalikan, menahan, dan menguasai diri terhadap hasrat.


Allah menegaskan perlunya orang menjaga integritas dalam pernikahan. Seorang laki-laki yang salah menuduh istrinya akan didenda dan menanggung hukuman publik, serta tidak boleh menceraikan istrinya (18-19). Hukum ini menjunjung kebenaran dan melindungi kaum perempuan dari fitnah. Laki-laki yang berzina dengan seorang perempuan yang sudah menikah, keduanya sama-sama mendapat hukuman mati (22). Ayat-ayat hari ini merefleksikan perhatian terhadap keadilan, kemurnian, dan perlindungan terhadap orang yang lemah, terutama kaum perempuan. Selain itu, terdapat penekanan terhadap tanggung jawab komunal dalam menjunjung prinsip-prinsip moral.


Tanpa prinsip yang kuat untuk mengekang hawa nafsu, kita akan menjadi orang yang gampang terperosok ke dalam jurang dosa. Tak pandang lelaki atau perempuan, orang dewasa atau anak-anak, kita sama-sama memiliki kerentanan dalam pemenuhan hasrat.


Allah menghendaki agar orang percaya mampu menjadi pribadi yang bertekad menjaga kehormatan diri, keluarga, dan persekutuan. Marilah kita memohon kekuatan dan bimbingan Roh Kudus, serta terus berjuang tanpa lelah untuk mengekang hawa nafsu. Hal ini membuat kita mampu menang atas godaan yang ada. [MKD]










Bola ubi surya





Hujan tetap jualan