Slmt pg buat kita semua..
Bilangan 14:24 (TB) Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.
๐๐๐
Slmt pg buat kita semua..
Bilangan 14:24 (TB) Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.
๐๐๐
Shalom, selamat pagi Saudaraku ๐๐
*APAKAH ENGKAU MAU MEMBUAT TUHAN YESUS GEMBIRA?*
_*Lukas 10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.*_
Maukah engkau menyenangkan hati Tuhan Yesus?membuat Dia bergembira?
Tuhan Yesus bergembira setelah ketujuhpuluh murid yang diutusNya untuk memberitakan pertobatan dan mengatakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, melaporkan bahwa:
1 Dalam memberitakan Kerajaan Allah, para murid menyembuhkan orang sakit dalam nama Yesus, mengusir setan, dll
_*Lukas 10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."*_
2 Tuhan Yesus bersyukur karena Bapa menyatakan Kerajaan Allah kepada orang-orang pada saat itu, bukan melalui orang bijak dan pandai (yakni Pemimpin Agama, orang Farisi dan Ahli Taurat yang merasa diri benar dan yang mengandalkan pengetahuan tentang Taurat dan Tradisinya), melainkan melalui orang kecil (maksudnya: adalah rakyat jelata, orang² sederhana yang pemahaman Teologinya juga minim dan dengan rendah hati menuruti apa yang Yesus perintahkan yakni para murid).
Hal ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa untuk menyenangkan hati TUHAN, kita harus:
* Dengan kerelaan hati mau pergi memberitakan Injil kepada orang² yang belum percaya Tuhan Yesus dan kepada orang percaya yang masih goyah imannya dan belum bertumbuh _*Lukas 10:1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.*_
* Melakukan pelayanan tersebut dengan kasih (bukan menghakimi), dengan kerendahan hati (menyadari bahwa pertobatan seseorang adalah karya Roh Kudus bukan hasil usaha manusia) dan bergantung sepenuhnya kepada Allah _*Matius 18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga*_
Mumpung masih "siang", yuk kitae menyenangkan hati Tuhan Yesus, mari pergi beritakan Kasih Bapa kepada banyak orang, sebab akan tiba waktunya "malam" dimana orang tidak dapat lagi bekerja _*Yohanes 9:4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.*_
Terima kasih
Tuhan Yesus memberkati
![]() |
| Happy Day |
*“Siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab tentang pengharapan yang ada padamu.”*
๐ *1 Petrus 3:15*
Seorang wanita bernama Lina (nama samaran) hidup sederhana dan tidak menonjol. Ia tidak merasa dirinya istimewa atau “siap” untuk melakukan hal besar. Baginya, hidup berjalan apa adanya. Suatu hari, seorang rekan mendatanginya dalam keadaan sangat tertekan dan berkata “Aku bingung harus ke mana. Hidupku terasa hancur.”
Lina tidak menyiapkan kata-kata panjang. Ia hanya mendengarkan, berdoa diam-diam, dan berkata dengan jujur, “Aku juga tidak selalu kuat, tapi aku belajar berharap pada Tuhan.”
Kata-kata itu sederhana, tetapi tepat. Rekannya merasa dikuatkan. Lina sadar, Tuhan memakai kesiapan hati, bukan kehebatan kata-kata.
1 Petrus 3:15 bukan perintah untuk menjadi ahli bicara, tetapi undangan untuk hidup dalam kesiapan rohani. Tuhan tidak selalu memberi pemberitahuan jauh-jauh hari ketika Ia ingin memakai hidup kita. Kesempatan sering datang tiba-tiba, di tengah kehidupan biasa.
Tidur rohani sering muncul ketika kita merasa, “Aku belum siap.” Namun Wake Up Call hari ini menegaskan: kesiapan bukan soal sempurna, tetapi bersedia.
Hidup yang terjaga adalah hidup yang:
▪️peka terhadap momen,
▪️terbuka terhadap arahan Roh Kudus,
▪️berani merespons ketika Tuhan membuka pintu.
Kesiapan rohani dibangun dari hubungan yang hidup dengan Tuhan—bukan dari kepercayaan diri, tetapi dari ketergantungan. Ketika hati kita terjaga, Tuhan bisa memakai hidup kita kapan saja, di mana saja, melalui cara yang sederhana namun bermakna.
✝️ *Tuhan memakai orang yang siap di hati, bukan yang merasa paling mampu.*
✅ *HIDUP YANG SIAP DIPAKAI*
*Selamat pagi dan selamat berakhirpekan*
*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 17 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*
Terpantau diprakirakan tidak terdapat pola angin yang signifikan di sekitar wilayah Kepulauan Riau, serta masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas dan didukung dengan kelembapan udara yang rendah menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan cerah berawan hinggaberawan sepanjang hari.
๐ *Peringatan Dini:*
Waspada potensi gelombang tinggi kategori Sedang dengan ketinggian maksimum 2,5 meter di wilayah pesisir Pulau Bintan dan Tambelan.
☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*
๐ 0811 7786 091
๐งพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371
![]() |
| Prakiraan Cuaca Tanggal 17 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau |
Santapan Harian
Haus secara Rohani
Yohanes 7:37-44
Rasa haus adalah rasa yang akan makin menyiksa jika tidak ada air yang dapat langsung diminum. Namun, jika kita segera mendapatkan air yang cukup dan meminumnya, kita tentu akan merasa sangat puas.
Perikop yang baru saja kita baca juga membahas tentang rasa haus. Namun, haus yang dimaksudkan di sini bukanlah rasa haus secara fisik yang membutuhkan air untuk segera diminum. Apa yang sedang dibahas Yesus adalah tentang kehausan secara rohani. Kata-Nya "Siapa yang haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!" (37). Kemudian Yesus melanjutkan, "Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup" (38). Yohanes menerangkan bahwa yang dimaksudkan oleh Yesus adalah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya (39).
Sama seperti tubuh kita tidak bisa bertahan tanpa air, demikian juga jiwa kita membutuhkan hubungan yang hidup dengan Tuhan. Dalam konteks rohani, kehausan berarti merindukan dipenuhi dan dipimpin oleh Roh Kudus sehingga hidup mencerminkan kasih, damai sejahtera, dan kuasa Tuhan. Orang yang haus akan Tuhan akan terus mencari dan memperdalam hubungan dengan-Nya agar menjadi berkat bagi dunia sekitar.
Ada banyak solusi yang bisa saja ditawarkan oleh dunia ketika kita mencari penawar untuk kehausan rohani kita. Ada yang mencari lewat hiburan-hiburan, pekerjaan, uang, obat-obatan, dan lain-lain. Akan tetapi, tidak satu pun di antara hal-hal tersebut yang memberi kepuasan abadi.
Ketika kita datang kepada-Nya dengan membawa rasa haus kita dan percaya bahwa Ia akan memberikan kepuasan, maka sesungguhnya kita sedang minum dari-Nya.
Kita minum dari sumber air, yaitu Yesus, dengan iman. Percayalah bahwa Yesus akan memuaskan rasa haus kita jika kita datang kepada-Nya. Yesus sangat tahu bagian-bagian hidup kita yang kering. Pastikan bahwa kita sudah datang dan mau terbuka di hadapan-Nya, agar aliran-aliran air hidup itu terpancar dalam diri kita. [WWO]
Baca Gali Alkitab 3
Yohanes 7:37-44
Yohanes 7:37-44 mencatat seruan Yesus pada hari terakhir perayaan Pondok Daun, di mana Ia mengundang siapa saja yang haus untuk datang kepada-Nya dan minum. Pernyataan ini menegaskan bahwa Yesus adalah sumber kehidupan rohani; Ia memberikan "air hidup" yang melambangkan Roh Kudus bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
Orang banyak bereaksi dengan berbagai pendapat-ada yang mengakui-Nya sebagai nabi, ada yang percaya bahwa Ia adalah Mesias, tetapi ada juga yang meragukan karena asal-Nya dari Galilea. Perikop ini menunjukkan bahwa Yesus menghadapi berbagai respons terhadap identitas-Nya, tetapi tetap menawarkan keselamatan bagi semua yang datang kepada-Nya dengan iman.
Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang Yesus serukan dan bagaimana tanggapan orang banyak? (37-40)
2. Apa pendapat lain yang muncul tentang Yesus dan bagaimana perkataan Kitab Suci tentang Mesias? (41-42)
3. Apa akibat perbedaan pendapat tentang Yesus? (43)
4. Apa yang akan dilakukan beberapa orang terhadap Yesus? (44)
Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Bagaimana 'air hidup' yang Yesus tawarkan berhubungan dengan kehidupan rohani Anda saat ini?
2. Mengapa penting untuk tidak membiarkan prasangka atau keraguan menghalangi kita dalam mengenal Yesus?
3. Apa yang dapat Anda jadikan teladan dari cara Yesus menghadapi berbagai reaksi orang banyak terhadap diri-Nya?
Apa respons Anda?
1. Bagaimana Anda akan bersyukur atas undangan Yesus untuk menerima 'air hidup'?
2. Bagaimana Anda akan berkomitmen untuk hidup dalam aliran 'air hidup' yang Yesus janjikan?
Pokok Doa:
Kiranya kita dimampukan untuk mengenal Yesus lebih dalam, dan menerima segala perbedaan dengan berpikir positif.
![]() |
| Tahun Baruan di Tempat Keluarga Kijang |