H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 27 Februari 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 27 Februari Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 27 Februari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat pola perlambatan kecepatan angin di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Kondisi ini didukung oleh kelembapan udara yang basah sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan hingga hujan ringan pada pagi hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada ketinggian gelombang yang dapat mencapai ketinggian hingga 1.3 meter (kategori sedang) di Wilayah Perairan Kep. Tambelan dan sekitarnya.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 27 Februari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Batasan Itu Berkat

 Santapan Harian

Batasan Itu Berkat 

Yosua 15:1-19 


Sebuah pepatah Jawa berbunyi "sadumuk bathuk sanyari bumi ditohi pati", yang berarti bahwa bahkan hal kecil, seperti sentuhan di dahi atau perubahan batas tanah sekecil jari, akan dipertahankan dengan nyawa. Sentuhan di dahi dianggap sebagai penghinaan dan bisa memicu konflik, begitu juga dengan pergeseran patok tanah. Karena itu, batas tanah yang jelas penting untuk mencegah pertumpahan darah.


Setelah membagi tanah Kanaan dengan undi kepada tiap-tiap suku Israel, tiap bagian perlu ditentukan batas-batasnya. Demikian pula bagian suku Yehuda. Batasnya ditentukan dengan sangat jelas dan detail; di selatan, timur, utara, dan barat (1-12). Sementara itu, juga jelas bahwa Kiryat-Arba atau Hebron menjadi milik Kaleb dan kaum keluarganya (13-19).


Menilik batasan jelas yang diberikan untuk tanah bagian suku Yehuda dan Kaleb, hal itu mestinya membuat mereka hidup dengan nyaman dan tenteram. Mereka tidak perlu bingung sampai mana daerah miliknya. Mereka juga tidak perlu berebut dengan suku lain atau khawatir jatah tanahnya digeser oleh suku lain. Begitu juga keluarga Kaleb dan anaknya, dapat merasa nyaman dan tenteram karena sudah ada batasan untuk milik masing-masing. Batasan ternyata menjadi berkat, menjadikan nyaman dan tenteram.


Demikian juga kiranya dapat kita terapkan dalam segala aspek kehidupan, bukan hanya masalah tanah. Batasan yang jelas tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam sebuah komunitas akan membuat anggota komunitas hidup nyaman dan tenteram, misalnya.


Sebaliknya, ketika tidak ada batasan apa pun, kita mudah merasa khawatir hak dan privasi kita akan dilanggar oleh orang lain. Demikian pula, kita tidak tahu boleh atau harus bertindak sejauh mana, dan, akhirnya, berakhir pada situasi kebingungan.


Kita adalah orang merdeka. Namun, bukan berarti bisa bebas tanpa batasan. Justru adanya batasan menolong kita bertindak dengan benar. Batasan juga memberikan kenyamanan dan ketenteraman. Dari hal itu, nyatalah, batasan bisa menjadi berkat. [KRS]















Makan Siang di Parkiran RSUP