H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 24 April 2026

Setiap Hari Taat Sesehari

 "Bukan hanya DIPAKAI TUHAN yang penting, tapi HIDUP YANG DIJAGA SETIAP HARI"


Amen
















Tuhan Memakai Orang Biasa

 *“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,”*

📖 *1 Korintus 1:27*


Kisah hidup Musa adalah bukti bahwa Tuhan tidak mencari yang sempurna, tetapi yang mau dipakai.


Musa pernah melakukan kesalahan besar—ia membunuh seorang Mesir dan harus melarikan diri ke padang gurun. Selama bertahun-tahun, ia hidup sebagai seorang gembala, jauh dari panggung besar.


Ketika Tuhan memanggilnya melalui semak yang menyala, Musa justru merasa tidak layak. Ia berkata bahwa ia tidak pandai bicara dan tidak mampu memimpin.


Secara manusia, Musa memang tampak tidak memenuhi syarat. Namun Tuhan tidak melihat seperti manusia melihat. Tuhan melihat hati yang mau taat.


Dengan segala keterbatasannya, Musa akhirnya melangkah dalam panggilan Tuhan. Dan dari hidup seorang pelarian, Tuhan memakainya untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan.


Inilah kuasa kebangkitan itu—Tuhan tidak dibatasi oleh masa lalu, kelemahan, atau kekurangan kita.


Sering kali kita merasa tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Tetapi justru di situlah Tuhan mulai bekerja.


Setelah Paskah, kita diingatkan bahwa Tuhan tidak memanggil yang mampu, tetapi memampukan yang dipanggil.


✝️ *TUHAN MEMAKAI ORANG BIASA UNTUK MELAKUKAN HAL LUAR BIASA*


✅ *TUHAN MEMAKAI YANG DIANGGAP TIDAK LAYAK*
















Jangan Gelisah

 Barangkali berita-berita bernada membingungkan sampai mengkhawatirkan bahkan menakutkan. 

Kita t i d a k harus g e l i s a h. 

DIA adalah IMMANUEL yang m e n y e r t a i kita senantiasa. 


Slmt pg buat kita semua..


*Mazmur 12:6 (TB) (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni*






Mazmur 12 : 6

 Slmt pg buat kita semua..


Mazmur 12:6 (TB) (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. 

🙏🙏🙏






Kitab Nehemia, 24 April 2026

 NEHEMIA


Penulis kitab ini tidak diketahui. Banyak yang berpikir buku ini di tulis oleh Ezra.


Kitab dari Nehemia ini menceritakan kepada kita bagaimana Tuhan memakai Nehemia untuk membangun kembali tembok Yerusalem.


Apa yang kita terjadi pada kitab ini adalah Nehemia menjadi bupati Yehuda. Dia membangun kembali tembok kota dengan orang-orang Yahudi. Nehemia juga memimpin orang-orang Yehuda untuk berhenti berbuat dosa.


Yang kita pelajari tentang Tuhan dalam kitab ini adalah Tuhan mau agar umat-Nya berani dan tidak pernah berhenti melayani Dia.


Tokoh penting dalam kitab ini adalah Nehemia.


Peristiwa-peristiwa yang tertulis dalam kitab ini terjadi antara tahun 444 dan 430 BC di tempat kecil di Yudea dan di kita Yerusalem.








Buah Matoa


Prakiraan Cuaca Tanggal 24 April Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 24 April 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Kondisi atmosfer dengan kelembapan udara yang relatif basah di sekitar wilayah Pulau Bintan menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan-awan hujan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan Berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada akhir pagi dan siang hari.


🔖 *Peringatan Dini:*

- Waspada pertumbuhan awan Cumulonimbus penyebab terjadinya hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada pagi dan siang hari yang bersifat lokal.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

📞 0811 7786 091

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

🧾 https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

🧾 https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 24 April 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Pemimpin yang Lalim

 Santapan Harian

Pemimpin yang Lalim 

Hakim-hakim 9:1-21 


Pemimpin yang lalim adalah pemimpin yang cenderung menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk kepentingan pribadi atau kelompok serta mengabaikan kebutuhan dan hak orang lain.


Contoh pemimpin yang jatuh dalam kelaliman adalah Abimelekh yang berusaha menjadi raja dengan memakai cara yang keji, yakni dengan bantuan keluarga ibunya. Dengan 70 keping uang perak dari kuil Ba'al-Berit yang diberikan kepadanya, ia menyewa orang untuk mengikutinya dan membunuh 70 orang saudaranya (1-5).


Yotam, yang lolos dari pembantaian tersebut, menyindir naiknya Abimelekh menjadi raja dengan mengumpamakan dirinya sendiri seperti semak duri yang tidak menghasilkan apa-apa dan hanya dapat melambai-lambai (7-15). Ini merupakan kesedihan Yotam atas kekejian Abimelekh sekaligus kemarahan Yotam terhadap perbuatan warga Kota Sikhem yang telah salah mengangkat Abimelekh sebagai raja atas mereka. Bagi Yotam, bukannya melindungi rakyat, Abimelekh justru akan menghancurkan mereka (16-21).


Dari Yotam yang mengecam warga Sikhem yang mendukung Abimelekh secara sembrono kita belajar tentang bahaya ambisi kekuasaan yang tidak sah dan penghakiman Allah atas ambisi tersebut. Kita juga perlu memahami bahwa sebenarnya pemerintah ditetapkan oleh Allah, dan kewenangannya untuk mengatur masyarakatnya agar hidup secara tertib dan teratur juga berasal dari Allah.


Sebagai umat Kristen, kita pun harus senantiasa mendoakan para pemimpin bangsa kita agar mereka diberi hikmat dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas mereka. Yotam memberikan satu teladan baik, yaitu ketika pemimpin salah menggunakan jabatan mereka, kita harus berani menyuarakan kebenaran. Dengan demikian, keadilan dan damai sejahtera bisa diharapkan tercipta di tengah masyarakat.


Ingatlah, meskipun kejahatan terkadang terlihat dominan dan berkuasa, kekuatannya semu dan hanya untuk sementara waktu. Pada akhirnya, Tuhanlah yang akan menegakkan keadilan-Nya yang sempurna. Tetaplah teguh dalam kebenaran! [ERE]