*“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,”*
📖 *1 Korintus 1:27*
Kisah hidup Musa adalah bukti bahwa Tuhan tidak mencari yang sempurna, tetapi yang mau dipakai.
Musa pernah melakukan kesalahan besar—ia membunuh seorang Mesir dan harus melarikan diri ke padang gurun. Selama bertahun-tahun, ia hidup sebagai seorang gembala, jauh dari panggung besar.
Ketika Tuhan memanggilnya melalui semak yang menyala, Musa justru merasa tidak layak. Ia berkata bahwa ia tidak pandai bicara dan tidak mampu memimpin.
Secara manusia, Musa memang tampak tidak memenuhi syarat. Namun Tuhan tidak melihat seperti manusia melihat. Tuhan melihat hati yang mau taat.
Dengan segala keterbatasannya, Musa akhirnya melangkah dalam panggilan Tuhan. Dan dari hidup seorang pelarian, Tuhan memakainya untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan.
Inilah kuasa kebangkitan itu—Tuhan tidak dibatasi oleh masa lalu, kelemahan, atau kekurangan kita.
Sering kali kita merasa tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Tetapi justru di situlah Tuhan mulai bekerja.
Setelah Paskah, kita diingatkan bahwa Tuhan tidak memanggil yang mampu, tetapi memampukan yang dipanggil.
✝️ *TUHAN MEMAKAI ORANG BIASA UNTUK MELAKUKAN HAL LUAR BIASA*
✅ *TUHAN MEMAKAI YANG DIANGGAP TIDAK LAYAK*



Tidak ada komentar:
Posting Komentar