H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 29 April 2026

Allah Adalah Pelindung

 


Allah adalah pelindung yang tidak pernah terlelap. Kita tidak perlu resah menghadapi berbagai ketidakpastian, penundaan, atau kesempatan yg terlewat. Allah sudah berjanji akan menjaga 'keluar masuk' [kita] dari sekarang sampai selamanya.

Kiranya kita tetap merasa aman dan damai dalam penjagaan-Nya.


Salam Kasih ๐Ÿ™๐Ÿป






Aku Hendak Bersyukur

 Slmt pg buat kita semua..


Mazmur 7:17 (TB) (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi. 

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™






Yohanes 14 : 15

 *“Jika kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.”*

๐Ÿ“– *Yohanes 14:15*


Kisah hidup Nuh adalah contoh ketaatan yang total kepada Tuhan. Pada zaman Nuh, dunia penuh dengan kejahatan. Di tengah keadaan itu, Tuhan memerintahkan Nuh melakukan sesuatu yang tidak masuk akal—membangun bahtera besar, padahal belum pernah ada hujan seperti yang akan datang.


Tidak ada bukti. Tidak ada tanda-tanda. Hanya perintah Tuhan. Bayangkan bagaimana orang-orang di sekitarnya mungkin mengejek dan meragukannya. Namun Nuh tidak berdebat—ia taat.


Hari demi hari, tahun demi tahun, ia terus membangun bahtera itu. Bukan pekerjaan yang mudah, apalagi tanpa dukungan dari lingkungan sekitarnya. Tetapi Nuh tetap setia.


Dan pada waktunya, apa yang Tuhan firmankan benar-benar terjadi. Air bah datang, dan hanya Nuh serta keluarganya yang diselamatkan.


Ketaatan yang tampaknya “tidak masuk akal” ternyata menyelamatkan hidup.


Inilah kuasa kebangkitan itu—memberi kita keberanian untuk taat, bahkan ketika kita tidak sepenuhnya mengerti.


Sering kali kita ingin memahami semuanya dulu baru taat. Tetapi Tuhan memanggil kita untuk taat terlebih dahulu.


Setelah Paskah, kita diingatkan bahwa ketaatan kepada Tuhan selalu membawa pada rencana-Nya yang terbaik.


✝️ *KETAATAN KEPADA TUHAN SELALU BERBUAH KESELAMATAN*


✅ *HIDUP DALAM KETAATAN TOTAL*






Prakiraan Cuaca Tanggal 29 April Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 29 April 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat perlambatan kecepatan angin di lapisan atas, serta kondisi atmosfer dengan kelembapan udara yang relatif basah di sekitar wilayah Pulau Bintan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan Berawan dan berpotensi hujan ringan pada siang dan sore hari dengan skala lokal/tidak merata.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada pertumbuhan awan Cumulonimbus penyebab terjadinya hujan intensitas ringan yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang dan sore hari yang bersifat lokal.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 29 April 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Dipakai Tuhan

 Santapan Harian

Dipakai Tuhan 

Hakim-hakim 11:1-11 


Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menggenapi rencana-Nya, termasuk Yefta, yang lahir dari seorang wanita pelacur.


Yefta tentu saja tidak memilih lahir dari wanita pelacur. Jika ia dapat memilih, tentu saja ia akan memilih lahir dari perempuan yang terhormat agar ia terhindar dari perlakuan diskriminatif (2). Namun, dalam hal yang dapat dipilih, yakni tindakannya, Yefta pun bukan pribadi yang benar. Pasalnya, ia memilih untuk menjadi perampok (3).


Menariknya, Allah tidak melihat latar belakang keluarga, bahkan moralitas Yefta ketika Ia memakai Yefta. Buktinya, Allah justru memakainya untuk memimpin bangsa-Nya.


Yefta memang memiliki kualitas kepemimpinan. Setidaknya, ada dua kualitas yang menonjol. Pertama, ia adalah seorang pejuang yang gagah perkasa dalam peperangan (1). Kedua, ia memiliki kebesaran hati. Buktinya dia memaafkan orang-orang yang telah mengusirnya dan bersedia memimpin mereka (7-9).


Dari kisah ini kita belajar dua hal penting. Pertama, ketika Tuhan hendak memakai seseorang, Ia tidak melihat latar belakang keluarga dan rekam jejak moral orang itu. Kedua, jika Tuhan mau memakainya, Ia sendirilah yang akan menyelaraskan hati orang tersebut dengan kehendak-Nya.


Hal ini selaras dengan pola pemilihan Tuhan dalam Alkitab. Tuhan sering kali memilih mereka yang dianggap kecil dan lemah oleh dunia, termasuk Musa yang tidak cakap bicara; Daud yang dianggap paling lemah di antara saudara-saudaranya; serta para murid yang mayoritas adalah orang miskin dan tidak terpelajar. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa Tuhan memilih berdasarkan kehendak bebas dan anugerah-Nya sendiri, bukan berdasarkan kehendak atau kehebatan manusia.


Kita patut bersyukur untuk hal ini. Jika Tuhan memilih berdasarkan kemampuan manusia, tak seorang pun dari kita yang layak. Pasalnya, Tuhan itu sempurna, maka yang dipilih-Nya pun harus sempurna. Namun, syukur kepada Tuhan karena Dia memilih berdasarkan anugerah, bukan kelayakan seseorang. [YGM]