Santapan Harian
Jangan Jatuh ke Lubang yang Sama
1 Korintus 10:1-11:1
Jangan jatuh ke lubang yang sama adalah ungkapan peringatan bagi kita untuk belajar dari pengalaman masa lalu. Orang yang tidak belajar dari pengalaman dan masih mengulangi kesalahan yang sama sering diumpamakan seperti keledai.
Rasul Paulus menasihati jemaat Korintus supaya belajar dari kesalahan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka (6-11). Paulus memberikan contoh bagaimana Israel yang merupakan umat Allah dan dipelihara oleh Allah (1-4) justru jatuh ke dalam berbagai kesalahan dan dosa. Penekanan Paulus di sini adalah supaya kesalahan-kesalahan bangsa Israel di masa lalu menjadi contoh bagi jemaat Korintus (6, 11), sehingga mereka tidak perlu jatuh ke dalam lubang atau kesalahan yang sama.
Kita hidup di tengah zaman yang penuh dengan pencobaan (10:13). Jika kita amati kondisi di sekitar kita, tantangan iman kita mungkin tidak jauh berbeda dari tantangan iman jemaat mula-mula. Konteks dan budaya tantangan itu mungkin saja berbeda, tetapi esensinya adalah perbuatan dosa yang melawan Allah dan kehendak-Nya.
Bagaimana kita menghadapi tantangan ini? Belajar dari Alkitab yang adalah firman Tuhan, termasuk belajar dari berbagai kegagalan umat Israel pada masa lalu agar kita sebagai umat-Nya pada masa kini tidak mengulangi kesalahan itu. Kita perlu bertanya: Apakah aku masih hidup seperti mereka?
Kita juga dapat menghadapi tantangan zaman ini dengan memegang prinsip yang Paulus nasihatkan kepada jemaat di Korintus. Prinsip itu adalah apa pun yang kita lakukan harus selalu bertujuan untuk kemuliaan Allah (10:31). Oleh karena itu, kita mesti selalu bertanya: Apakah tindakanku memuliakan Tuhan? Bagaimana aku dapat memuliakan Tuhan hari ini?
Marilah kita bersyukur karena kita memiliki contoh dan peringatan yang kita perlukan supaya kita tidak jatuh ke dalam lubang yang sama. Berdoalah supaya kita senantiasa dapat memuliakan Tuhan dalam segala pikiran, perencanaan, perkataan, dan perbuatan kita. [ABL]
![]() |
| Semangat Pagi |


