Shalom, selamat pagi Saudaraku 🙏😊
*PEMBERITAAN INJIL MEMBAWA DAMPAK PERUBAHAN SUATU BANGSA*
_*Mazmur 111:10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.*_
Injil dapat merubah suatu kelompok masyarakat atau suatu bangsa menjadi lebih baik, berintegritas, lebih berhikmat, lebih cerdas, lebih mengasihi sesama, lebih disiplin, lebih rajin, lebih taat, lebih loyal, lebih berbakti, dan lain sebagainya.
Sebab Alkitab mengatakan:
*Injil adalah kekuatan Allah* - _Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani._
*Injil untuk mengajar, menegur, merubah kelakuan, mendidik dalam kebenaran* - _2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran._
*Menjadikan kita lebih berhikmat, lebih cerdas dibanding orang pintar lainnya* - _Daniel 1:20 Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya *bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.*_
*Adanya perubahan karakter* - _Galatia 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu._
*Kesungguhan dalam bekerja* - _Kolose 3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia._
Jadi, alurnya adalah:
*Injil diberitakan → Roh Kudus bekerja → manusia bertobat - percaya kepada Tuhan Yesus secara pribadi→ karakter diubahkan → etos kerja berubah → kejujuran meningkat → pendidikan dihargai → keluarga menjadi kuat harmonis→ masyarakat berubah → bangsa berkembang (di segala lini dan segala bidang).*
Inilah yang terjadi pada bangsa Korea Selatan. Pada awal abad ke-20, Korea merupakan negara yang sangat miskin, tingkat buta huruf tinggi, dan mengalami penjajahan Jepang (1910–1945). Setelah Perang Korea (1950–1953), Korea Selatan termasuk negara termiskin di dunia.
Misionaris Kristen kemudian berperan besar dalam:
mendirikan sekolah dan universitas;
menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Korea sehingga meningkatkan kemampuan membaca;
mendirikan rumah sakit;
mengajarkan disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab.
Kini Korea Selatan menjadi salah satu negara maju di bidang teknologi, pendidikan, dan ekonomi.
Demikian juga dengan Orang Batak Kristen, dimana sejak para Misionaris masuk ke Tanah Batak *Dr Ingwer Ludwig Nommensen* 1862 menjadi titik awal salah satu gerakan penginjilan yang paling berhasil di Asia Tenggara. Melalui pelayanannya, ribuan orang Batak mengenal Kristus, dan bersamaan dengan itu berkembang:
pendidikan formal,
kemampuan baca tulis,
pelayanan kesehatan,
pembentukan guru dan pemimpin gereja,
serta perubahan sosial yang berlangsung lintas generasi. Saat ini, orang Batak dikenal memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, banyak berkiprah sebagai pendeta, dosen, hakim, dokter, insinyur, pengusaha, pejabat negara, dan profesional di berbagai negara. Tentu perkembangan ini juga dipengaruhi oleh faktor lain, tetapi pengaruh Injil dan pendidikan Kristen dalam sejarah Tanah Batak diakui luas oleh banyak sejarawan.
Beritakanlah Injil pertama-tama di Yerusalem (keluarga sendiri, keluarga dekat,
tetangga, gereja, tempat kerja, kampus), Yudea (masyarakat sekitar Kota, Provinsi, Negara sendiri ), Samaria (perbedaan suku, budaya, status sosial, dll) sampai ke ujung bumi.
Terima kasih
Tuhan Yesus memberkati amin 🙏🤝