H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Rabu, 18 Maret 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Maret Prov Kepulauan Riau

 

*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 18 Maret 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan tidak terdapat pola angin signifikan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya sehingga kurang berpengaruh terhadap potensi pertumbuhan awan- awan hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan Berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan berskala lokal/ tidak merata pada pagi dan siang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi terjadinya kebakaran lahan/hutan/pemukiman akibat udara yang relatif kering dan kuatnya tiupan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 18 Maret 2026 Prov Kepulauan Riau


Didiklah Orang Muda

 *“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”*

๐Ÿ“– *Amsal 22:6*


Seorang ayah yang sangat sibuk bekerja pernah menyadari sesuatu yang menyentuh hatinya. Suatu malam ketika ia pulang terlambat, anaknya yang masih kecil bertanya,

“Ayah, berapa uang yang Ayah dapatkan dalam satu jam?”


Sang ayah awalnya merasa kesal, tetapi akhirnya menjawab. Anaknya kemudian meminta sejumlah uang kecil. Ayah itu semakin kesal, berpikir anaknya ingin membeli mainan.


Namun beberapa saat kemudian, anak itu mengeluarkan uang tabungannya dan berkata,

“Sekarang uangnya sudah cukup. Ayah, bolehkah aku membeli satu jam waktu Ayah besok?”


Kata-kata itu membuat sang ayah terdiam. Ia sadar bahwa selama ini ia bekerja keras untuk keluarga, tetapi justru kehilangan waktu bersama keluarga.


Sejak hari itu ia mulai belajar menyediakan waktu khusus untuk anak dan keluarganya, karena ia menyadari bahwa waktu bersama tidak bisa digantikan oleh apa pun.


Keluarga tidak dibangun hanya dari rumah yang nyaman atau kebutuhan yang tercukupi. Keluarga dibangun dari kebersamaan, percakapan, perhatian dan waktu yang diberikan dengan tulus.


Di zaman yang serba sibuk ini, banyak orang tua bekerja keras untuk masa depan keluarga, tetapi tanpa sadar kehilangan momen bersama keluarga hari ini.


Quality time bukan selalu tentang liburan mahal atau acara besar. Seringkali quality time justru hadir dalam hal-hal sederhana:

▪️makan bersama

▪️berbicara dari hati ke hati

▪️berdoa bersama

▪️mendengarkan cerita anak

▪️tertawa bersama di rumah.


Waktu yang diberikan dengan penuh perhatian akan meninggalkan kenangan yang jauh lebih berharga daripada banyak hal materi.


Anak-anak mungkin akan melupakan hadiah yang kita berikan, tetapi mereka jarang melupakan waktu yang kita habiskan bersama mereka.


Demikian juga dalam hubungan suami dan istri. Kebersamaan yang dijaga akan memperkuat kasih dan mempererat hubungan.


Keluarga yang sehat bukan keluarga yang sempurna, tetapi keluarga yang meluangkan waktu untuk saling hadir satu sama lain.


Keluarga adalah salah satu berkat terbesar yang Tuhan percayakan kepada kita. Jangan sampai kesibukan membuat kita kehilangan hal yang paling berharga.


Luangkan waktu.

Hadirlah sepenuh hati.

Bangunlah kebersamaan. Karena waktu yang diberikan kepada keluarga tidak pernah sia-sia.


✝️ *QUALITY TIME HARI INI MENJADI KENANGAN INDAH BAGI KELUARGA DI MASA DEPAN*


✅ *Kehangatan yang Dibangun dari Kebersamaan*






Yohanes 14 : 13

 Slmt pg buat kita semua.


Yohanes 14:13 (TB)  

dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™











Renungan Kasih dan Pengkhianatan

 Santapan Harian

Kasih dan Pengkhianatan 

Yohanes 13:21-30 


Pengkhianatan adalah tindakan tercela yang menimbulkan luka terdalam yang bisa dialami seseorang. Apakah kita pernah mengalami pengkhianatan? Bagaimana respons kita? Bagaimana seharusnya sikap kita sebagai seorang murid Yesus saat menghadapi pengkhianatan?


Dalam Yohanes 13:21-30, kita melihat bagaimana Yesus, dalam kasih-Nya yang sempurna, menghadapi pengkhianatan dari Yudas Iskariot. Momen ini terjadi di tengah perjamuan terakhir, saat Yesus mengungkapkan bahwa salah satu murid-Nya akan menyerahkan Dia. Murid-murid terkejut dan bertanya-tanya siapa yang dimaksud. Meskipun Yesus tahu bahwa Yudas akan mengkhianati-Nya, Dia tetap menunjukkan kasih-Nya.


Yesus memberikan isyarat kepada Yohanes bahwa Yudas adalah pengkhianatnya dengan memberikan roti kepada Yudas. Memberikan roti di meja perjamuan adalah tanda kehormatan dan kasih.


Namun, alih-alih bertobat, Yudas mengeraskan hatinya. Ayat 27 menuliskan, "Sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. ". Hal itu menunjukkan bahwa Yudas dikuasai oleh kegelapan dan ia tidak melawan. Setelah menerima roti itu, Yudas segera pergi, dan Alkitab mencatat dengan penuh makna, "Hari sudah malam" (30). Seakan tersirat malam melambangkan kegelapan hati yang menyelimuti Yudas.


Ini kontras antara kasih Kristus dan kerasnya hati Yudas. Yesus tidak menghentikan Yudas atau mengungkapkan pengkhianatannya di depan semua murid. Sebaliknya, Dia tetap mengasihi Yudas hingga akhir. Tindakan ini menunjukkan bahwa Tuhan selalu memberi kesempatan bagi manusia untuk bertobat, tetapi pilihan tetap ada pada setiap pribadi. Kasih Tuhan tidak pernah memaksa, tetapi tetap tersedia bahkan bagi mereka yang mengkhianati-Nya.


Hari ini kita diajak untuk memilih tetap tinggal dalam kasih Kristus, bukan berjalan dalam kegelapan seperti Yudas. Sebagai murid Yesus, apakah kita dapat menunjukkan kasih kepada orang-orang yang pernah mengkhianati kita? Bagaimana menyatakan kasih kita kepada mereka? [RGD]