*“Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”*
๐ *Yohanes 15:2*
Seorang pria bernama Tono (nama samaran) merawat kebun kecil di belakang rumahnya. Ia menanam beberapa pohon mangga dan merawatnya dengan tekun. Namun ada satu pohon yang tampak sehat—daunnya lebat, batangnya kuat—tetapi hampir tidak pernah berbuah. Suatu hari, seorang petani berpengalaman berkata kepadanya, “Pohon ini kelihatannya hidup, tapi belum tentu produktif. Kalau mau berbuah, harus dipangkas.”
Dengan berat hati, Tono memangkas cabang-cabang yang tampak baik. Musim berikutnya, pohon itu justru berbuah lebih banyak dari sebelumnya. Ia berkata,
“Ternyata yang membuat pohon itu tidak berbuah bukan karena mati, tapi karena terlalu banyak cabang yang tidak perlu.”
Yesus berbicara tentang kehidupan rohani yang berbuah, bukan sekadar hidup. Seseorang bisa tampak rohani—hadir, aktif, dan terlibat—namun Tuhan rindu lebih dari itu: buah yang nyata.
Tidur rohani tidak selalu berarti tidak melakukan apa-apa. Kadang justru sebaliknya—kita sibuk dengan banyak hal, tetapi kehilangan fokus pada hal yang paling penting.
Tuhan memanggil kita bukan hanya untuk bertahan, tetapi untuk menghasilkan buah:
• buah karakter,
• buah ketaatan,
• buah kasih,
• buah dampak bagi orang lain.
Wake Up Call hari ini mengingatkan bahwa pemangkasan rohani adalah bagian dari kasih Tuhan. Ia membersihkan, menegur, dan menata ulang hidup kita—not untuk menyakiti, tetapi supaya hidup kita lebih efektif dan berdampak.
Pemangkasan bisa berupa:
▪️kebiasaan yang harus ditinggalkan,
▪️zona nyaman yang harus dilepas,
▪️agenda yang harus disederhanakan,
▪️fokus yang harus diarahkan kembali.
Jika kita menolak diproses, kita mungkin tetap hidup—tetapi tidak berbuah.
Namun jika kita mau bangkit dan membuka diri untuk dibentuk, Tuhan akan menghasilkan buah yang melimpah melalui hidup kita.
✝️ *Tuhan membangunkan kita bukan hanya untuk hidup, tetapi untuk hidup yang berbuah dan berdampak.*
✅ *WAKE UP CALL — BANGKIT UNTUK HIDUP YANG BERBUAH*









