H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 09 Januari 2026

Galatia 6 : 15

 Slmt pg buat kita semua.


Galatia 6:15 (TB) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. 

๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™










Prakiraan Cuaca Tanggal 9 Januari Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, Berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan tanggal 09 Januari 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau diprakirakan masih terdapat pola belokan angin (Shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau yang dapat menyebabkan perlambatan massa udara, namun kuatnya tiupan angin di lapisan atas dapat menyebabkan potensi pertumbuhan awan - awan konvektif penghasil hujan untuk di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan berawan dan masih berpotensi terjadi hujan ringan pada pagi dan siang hari yang bersifat lokal/tidak merata.

     

๐Ÿ”– *Peringatan Dini:* 

⚠️ Waspada potensi pembentukan awan Cumulonimbus (CB) yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi menjelang siang hari di wilayah Kab. Bintan (Tambelan). 


⚠️ Waspada potensi ketinggian gelombang yang dapat mencapai hingga 2,5 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Kep. Bintan dan sekitarnya.


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca.bmkg?kab=Tanjung_Pinang&Prov=Kep_Riau&AreaID=501371


















Prakiraan Cuaca Tanggal 9 Januari 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Salah Memahami Kehadiran Tuhan

 Santapan Harian

Salah Memahami Kehadiran Tuhan 

Yohanes 6:16-21 


Di akhir peristiwa sebelumnya, orang banyak hendak membawa Yesus dengan paksa untuk menjadikan-Nya raja. Ia menolak dan menyingkir ke gunung. Ketika malam tiba, murid-murid Yesus pergi ke danau, menyeberang ke Kapernaum menggunakan perahu (16-17).


Di tengah perjalanan, angin kencang bertiup. Mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu dan mereka ketakutan (18-19). Injil Matius dan Markus menyebutkan bahwa saat itu kira-kira pukul tiga subuh sehingga mereka mengira Yesus adalah hantu. Yesus menenangkan mereka, naik ke perahu, dan mereka pun sampai ke tujuan (20-21).


Kita bisa mengimajinasikan kondisi fisik dan mental para murid yang letih ketika melakukan perjalanan itu. Beberapa yang bukan nelayan bisa jadi panik dan ketakutan. Kondisi itu membuat mereka salah memahami kehadiran Yesus sebagai hantu. Jawaban Yesus bukan hanya memberi ketenangan, tetapi merupakan penyingkapan identitas diri-Nya. Kata 'Ini Aku' (Yunani: Eg? Eimi) mengingatkan kepada Keluaran 3:14 ketika TUHAN memperkenalkan diri-Nya kepada Musa. Sebagaimana dahulu Ia hadir menyelamatkan umat Israel, saat ini pun Ia hadir bukan hanya menyelamatkan para murid dari badai, namun seluruh ciptaan-Nya dari maut.


Kisah ini menunjukkan bahwa Tuhan selalu hadir di saat-saat paling sulit, paling berat, dan paling takut kita. Sayangnya, ketika badai hidup menerpa, kita sering lebih dihantui kecemasan dan mengira Ia jauh dan tak hadir.


Seorang hamba Tuhan muda yang melayani di pedalaman Kalimantan Barat mendapat penguatan dari pendeta seniornya: "Di pedalaman, kita berjumpa Tuhan". Benar, melayani di tempat tanpa listrik dan sinyal, dengan kondisi jalan tanah yang hancur, penuh dengan roh-roh di udara, jauh dari kemewahan perkotaan, justru membuat kehadiran Tuhan makin nyata dirasakan.


Kehadiran Tuhan tidak selalu membuat badai berhenti, namun kehadiran-Nya menjamin kita sampai ke tujuan yang telah Ia tetapkan bagi kita. Karena itu, undanglah Tuhan ke dalam 'perahu' hidup kita! [YWA]