H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 03 Agustus 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 3 Agustus Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 03 Agustus 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat pola belokkan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan sehingga masih berpotensi terjadi pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan dengan skala lokal/ tidak merata. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan yang bersifat lokal/tidak merata berlangsung singkat pada siang dan dini hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang dan dini hari yang bersifat lokal/ tidak merata.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 3 Agustus 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Bertahan dan Berjuang Sebagai Pelayan Allah

 Santapan Harian

Bertahan dan Berjuang sebagai Pelayan Allah 

2 Korintus 6:1-10 


Seorang jemaat yang baru mulai aktif melayani di gereja bisa saja terkaget-kaget atas kenyataan yang ia alami. Rupanya konflik, drama, bahkan penolakan menjadi bagian tak terhindarkan dari pelayanan. Ia berkeluh kesah dan bergumul apakah ia sebaiknya bertahan dan apakah ia perlu berjuang untuk terus melayani.


Paulus pun mengalami penolakan dalam pelayanannya. Salah satunya dari sebagian jemaat di Korintus yang menolak otoritas pelayanannya. Meski demikian, ia tetap melayani. Ia menegaskan bahwa setiap orang percaya yang telah menerima anugerah Allah tidak boleh menyia-nyiakannya (1).


Anugerah Allah harus direspons dengan segera karena waktu perkenanan Allah dan hari penyelamatan sudah datang (2). Respons itu adalah menjadi pelayan Allah yang mewujudkan keteladanan hidup. Sedapat-dapatnya mereka tidak menjadi batu sandungan (3).


Dengan jujur, Paulus menjabarkan apa yang harus ia hadapi bersama Timotius dalam pelayanan mereka. Bahkan, dari situlah mereka dapat menunjukkan ketabahan.


Mereka harus melewati segala macam penderitaan, kesengsaraan, dan kesulitan. Mereka diperhadapkan pada pukulan, penjara, kerusuhan, dan jerih payah. Mereka harus bertahan dalam keadaan lapar. Mereka juga harus berjuang dalam hal kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati. Namun, mereka setia melayani dalam kuasa Roh Kudus dan kasih yang tulus.


Penolakan harus mereka alami demi pemberitaan Injil. Bagaimanapun, pelayan Tuhan harus sadar bahwa hidup dalam Kristus pasti akan sering tampak bertentangan dengan logika dunia.


Maka, marilah kita berdiri teguh dalam pelayanan apa pun yang kita kerjakan. Teruslah bertahan dan berjuang meski pelayanan kita bagi Allah tidak sama, bahkan bertolak belakang dengan ekspektasi kita. Pada saat kita harus menghadapi penolakan, ingatlah alasan di balik pelayanan kita, yaitu anugerah Allah.


Melayanilah sebagai pelayan Allah supaya pelayanan kita selalu membuahkan perkenanan Allah dan kesetiaan. [WDN]