H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 17 September 2026

Yesaya 53 : 1

 Yesaya 53:1 (TB) Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?




Ibrani 9:1 (TB) Memang perjanjian yang pertama juga mempunyai peraturan-peraturan untuk ibadah dan untuk tempat kudus buatan tangan manusia.






Renungan Pentingnya Hidup Benar di Hadapan Tuhan

 Santapan Harian

Pentingnya Hidup Benar di Hadapan Tuhan 

2 Samuel 22 


Kita tahu, keselamatan kita semata-mata karena anugerah Allah (Ef 2:8). Namun, ini bukan berarti kita tidak perlu berupaya hidup benar.


Nas hari ini adalah nyanyian syukur Daud setelah TUHAN melepaskan dia dari tangan Saul (1). Pujian Daud terdiri dari 3 bagian. Pertama, Daud memuji bagaimana Allah menyelamatkan dia secara dramatis (2-20). Kedua, Daud menegaskan bahwa ia hidup benar (21-31). Pada bagian kedua ini Daud menekankan bahwa ia mengikuti jalan TUHAN (22), berlaku tidak bercela dan menjaga dirinya dari perbuatan jahat (24). Karena itu, TUHAN memberinya ganjaran (25). TUHAN berlaku setia dan tulus kepada mereka yang setia dan tulus, tetapi terhadap orang yang licik TUHAN berlaku cerdik (26-27). Ketiga, Daud kemudian menekankan betapa kerajaannya, yang adalah Kerajaan Allah, tidak terkalahkan karena Allah telah memberikan kemenangan kepadanya (32-51)


Perhatikan, di bagian kedua Daud menekankan bahwa kehidupan yang mengikuti jalan TUHAN itu penting, karena kemenangan yang ia peroleh adalah ganjaran dari Allah atas kebenaran dan kesuciannya (22-25). Tentunya, ini bukan berarti bahwa Daud sama sekali tidak pernah berdosa, melainkan penekanannya adalah bahwa orang percaya perlu hidup dengan benar dan takut akan Allah. Sebagai orang percaya, kita pun perlu memiliki kedua sikap ini jika kita mau diberi kemenangan dalam hidup.


Memang keselamatan kita bukan karena perbuatan baik kita, namun setelah Allah menyelamatkan kita, kita perlu menjalankan hidup sesuai dengan perintah-Nya, karena Allah menebus kita untuk melakukan pekerjaan baik yang telah Ia persiapkan sebelumnya (Ef 2:10).


Marilah kita terus berupaya untuk hidup secara benar, walaupun dengan jatuh bangun. Ini penting karena tujuan hidup kita bukan untuk diselamatkan, melainkan untuk hidup benar dan melakukan apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan, dan menjadi umat-Nya yang setia. Karena itu, kita perlu menjaga sikap hati, perkataan dan perbuatan kita benar di hadapan Tuhan. [INT]