H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 19 September 2026

Yesaya 40 : 31

 Slmt pg buat kita semua


Yesaya 40:31 (TB) tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. 


Kiranya Tuhan Elohim Dalam Tuhan Yesus Kristus tetap senantiasa menyertai, memagari, membentengi, memperlengkapi, dan menolong kita seluruhnya..., apa pun pergumulan dan aktifitas kita seluruhnya masing-masing, untuk kemuliaan Tuhan Elohim, dan untuk kita memuliakan Bapa di sorga: berbuah banyak dalam Tuhan Yesus (Yoh. 15:8), dalam nama Tuhan Yesus Kristus, amin.

๐ŸŒ…๐Ÿ›๐Ÿƒ❤️๐Ÿค๐Ÿ˜‡๐Ÿ™


Yohanes 15:8 (TB) Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."






Para Pengejek yang Menyesal Selamanya

 Shalom, selamat pagi Saudaraku ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š 


*PARA PENGEJEK YANG MENYESAL SELAMANYA*


_*Matius 24:38-39 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.*_


Di sepanjang sejarah, selalu ada orang yang menertawakan peringatan Allah. Mereka menganggap Firman-Nya sebagai kebodohan dan merasa hidup akan terus berjalan seperti biasa. 


Namun, ketika penghakiman Allah datang, semua ejekan itu pun berakhir. Pada zaman Nuh, itulah yang terjadi. Ketika Nuh membangun bahtera dan memperingatkan bahwa air bah akan datang, ia dicemooh dan ditertawakan. 


Sementara itu, orang-orang tetap menjalani hidup seperti biasa—makan, minum, menikah, dan tidak mengindahkan peringatan Allah.

Lalu penghakiman itu datang. Allah menutup pintu bahtera. Kesempatan untuk masuk ke dalam bahtera telah berakhir. 

Air bah memusnahkan dunia yang fasik, dan saat itu semuanya sudah terlambat.


Peristiwa itu bukan sekadar sejarah. Yesus sendiri berkata bahwa keadaan menjelang kedatangan-Nya akan seperti pada zaman Nuh.

_*"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua; demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." (Matius 24:37–39)*_


Rasul Petrus dan Yudas kemudian mengatakan akan tampil pengejek-pengejek pada akhir zaman. _*"Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya." (2 Petrus 3:3; Yudas 1:18)*_


Siapakah para pengejek itu Mereka adalah orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Karena menolak tunduk kepada Allah, mereka meremehkan Firman-Nya, menganggap janji kedatangan Kristus sebagai dongeng, dan menertawakan orang-orang yang hidup taat kepada Tuhan. 


Mereka berkata, "Dari dulu semuanya tetap seperti semula."

Padahal, Petrus berkata bahwa mereka dengan sengaja melupakan satu fakta besar. _*Allah pernah menghakimi dunia dengan air pada zaman Nuh. Dan langit serta bumi yang sekarang sedang dipelihara untuk menghadapi penghakiman pada Hari Tuhan (2 Petrus 3:5–7)*_


Namun, polanya tidak pernah berubah. Peringatan Allah disampaikan. Manusia mengejek, penghakiman Allah datang, 

penyesalan pun terlambat.


Karena itu, jangan pernah malu hidup menurut Firman Tuhan, sekalipun dunia menganggapnya kebodohan. Tetaplah setia kepada Kristus, sebab Firman-Nya tidak pernah gagal. Jangan berdiri di barisan para pengejek. Hari ini mereka masih mengejek dan menertawakan Firman Tuhan. Tetapi ketika Hari Tuhan tiba, setiap ejekan akan berhenti. Saat itu bukan lagi waktunya percaya, melainkan menerima penghakiman Allah, oleh sebab itu bertobatlah, _*Wahyu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!*


Terima kasih 

Tuhan Yesus memberkati






Kitab 1 Petrus, 19 September 2026

 1 PETRUS 


Petrus, Rasul dari Yesus, yang menulis buku ini.


Surat 1 Petrus mendorong orang-orang Kristen agar hidup kudus meski menderita.


Surat ini dikirim kepada semua orang Kristen dimanapun berada.


Surat ini ditulis sekitar tahun 64.


24


PERJANJIAN BARU 


231. Sabtu/19.09.2026

         Yakobus 4 - 5

         1 Petrus 1 - 3

         

232. Minggu/20.09.2026

         1 Petrus 4 - 5

         2 Petrus 1 - 3


233. Senin/21.09.2026

         1 Yohanes 1 - 5

       

234. Selasa/22.09.2026

         2 Yohanes 1 

         3 Yohanes 1

         Yudas 1

         Wahyu 1 - 2


235. Rabu/23.09.2026

         Wahyu 3 - 7


236. Kamis/24.09.2026

         Wahyu 8 - 12


237. Jumat/25.09.2026

         Wahyu 13 - 17


238. Sabtu/26.09.2026

         Wahyu 18 - 22



SOLI DEO GLORIA 


SOLUS CHRISTUS








Kitab Yakobus, 19 September 2026

 YAKOBUS


Yakobus saudara Yesus yang menulis buku ini.


Yakobus mengajarkan kepada orang-orang Kristen bagaimana mempraktikkan iman mereka dalam Yesus.


Buku ini ditulis untuk semua orang Kristen.


Yakobus kemungkinan menulis buku ini sekitar tahun 48.






Prakiraan Cuaca Tanggal 19 September Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhirpekan*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 19 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat menyebabkan perlambatan massa udara sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan namun tidak signifikan. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan cerah hingga berawan sepanjang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi terjadinya kebakaran hutan/lahan/pemukiman akibat udara yang relatif kering dan kuatnya tiupan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan.

- Waspada sebaran asap karhutla yang terdeteksi di wilayah Kepulauan Riau, diimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker saat berkegiatan di luar ruangan.

_Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 19 September 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Alasan Hati yang Tidak Dipahami Akal Budi

 Santapan Harian

Alasan Hati yang Tidak Dipahami Akal Budi 

2 Samuel 23:8-39 


Blaise Pascal mengatakan: "Hati memiliki alasan yang tidak diketahui oleh akal budi." Berdasarkan itu, kita bisa mengatakan bahwa ada alasan hati yang melampaui akal budi.


Melalui bacaan hari ini, kita akan belajar tentang tindakan para pejuang Daud. Salah satu keperkasaan yang dikisahkan adalah tentang tiga orang kesatria. Suatu waktu Daud berada di kubu pertahanan dan pasukan pendudukan orang Filistin ada di Bethehem. Daud ingin sekali minum, dan berkata "Kalau saja ada orang yang memberi aku minum air dari sumur dekat pintu gerbang Betlehem!" (15). Lalu, tiga orang kesatria menerobos perkemahan orang Filistin, menimba air dari sumur dekat pintu gerbang Bethelem, dan membawa air itu kepada Daud (16). Tetapi, Daud tidak mau meminumnya; ia mempersembahkannya kepada TUHAN sebagai kurban curahan. Daud berkata: "Sekali-kali tidak akan kulakukan, ya TUHAN! Bukankah ini darah orang-orang yang telah pergi dengan mempertaruhkan nyawanya?" (17).


Perhatikan bagaimana ketiga orang itu mempertaruhkan nyawa mereka demi memberi Daud minum dari sumur Bethlehem, padahal Daud tidak memerintahkan mereka. Apa yang mereka lakukan adalah sesuatu yang tidak logis menurut akal budi. Namun, hati mereka yang mengasihi Daud menggerakkan mereka mau melakukannya untuk Daud. Daud tidak berani meminum air itu dan mempersembahkannya kepada Allah karena ia merasa tidak layak mendapat penghargaan sedemikian rupa; sebaliknya, Allahlah yang layak mendapatkannya.


Kadang dalam kehidupan, ada hal-hal yang kita tahu secara logika tidak masuk akal, tetapi hati kita mendesak kita untuk melakukannya. Dalam melayani Allah, milikilah hati seperti itu. Ketika beban yang Allah berikan tidak masuk akal secara akal budi, jangan abaikan hati kita. Alasannya adalah karena hati kita bisa lebih mengerti apa yang Allah kehendaki untuk kita lakukan, walau akal budi kita tidak mengerti. Dalam keadaan seperti itu, datanglah kepada Allah, mintalah kekuatan untuk berani bertindak sesuai dengan beban yang Allah berikan. [INT]



Baca Gali Alkitab 12


2 Samuel 23:8-39


Di sepanjang sejarah, ada banyak pahlawan yang dikenang. Mereka adalah orang-orang yang melakukan berbagai perbuatan besar dalam masa hidup mereka. Mereka hidup pada masa dahulu, tetapi pengaruh mereka tetap terasa sampai masa sekarang. Inilah mengapa orang mengatakan pepatah, "Legenda tidak pernah mati." Nama mereka dicatat, kisah hidup mereka diceritakan, dan perjuangan mereka dijadikan sumber inspirasi bagi banyak orang.


Apa saja yang Anda baca?

1. Siapa nama para pejuang Daud dan apa saja yang mereka lakukan? (8-12)

2. Apa yang terjadi menjelang musim menuai? Di mana Daud berada, dan siapa yang berada di Betlehem? (13-14)

3. Apa yang Daud katakan? (15)

4. Apa respons Tri Kesatria terhadap perkataan Daud? (16)

5. Apa respons Daud terhadap perbuatan mereka? (17)

6. Siapakah Abisai, siapakah Benanya, dan siapa saja 37 orang pejuang yang lain? (18-39)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Bagaimana keberanian diungkapkan di dalam Alkitab?

2. Apa sikap dan nilai yang ditunjukkan Tri Kesatria melalui perbuatan mereka terhadap Daud?

3. Apa pandangan dan nilai yang Daud tunjukkan melalui responsnya terhadap pemberian Tri Kesatria?

4. Apa prinsip yang dapat Anda jadikan teladan dari kisah hidup para pejuang Daud?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda akan menunjukkan keberanian dan kesetiaan Anda kepada sahabat atau saudara Anda yang terkasih?

2. Apa hal-hal terhormat yang dapat Anda lakukan bagi kebaikan sesama Anda?


Pokok Doa:

Mohon kekuatan dari Tuhan agar Anda dapat melakukan apa yang baik, benar, dan berguna bagi sesama.