H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 12 September 2026

Renungan Hati yang Menggugah

 Santapan Harian

Kemurahan Hati yang Menggugah 

2 Samuel 19:9-30 


Dahulu, hati orang Israel telah dicuri oleh Absalom sehingga mereka mendukung Absalom untuk diurapi menjadi raja (2Sam 15:6, 12). Kini, setelah Absalom mati, rakyat mulai gelisah dan ragu. Mereka mempertanyakan apakah dukungan mereka kepada Absalom selama ini tepat?


Mereka mengingat lagi bagaimana Daud melepaskan dan menyelamatkan mereka. Apakah mereka harus kembali mendukung Daud menjadi raja? Masalahnya, mereka terlanjur mendukung Absalom yang membuat sang raja melarikan diri (9-10). Apakah Daud akan marah dan menghukum mereka yang dianggap membelot?


Rupanya Daud memahami pikiran dan perasaan rakyatnya sehingga ia mengutus Zadok dan Abyatar untuk berpesan kepada tua-tua Yehuda yang merupakan perwakilan rakyat (11). Inti dari pesan itu adalah Daud tidak menyalahkan mereka yang tertipu oleh sikap Absalom. Ia tetap memandang mereka sebagai "saudara-saudaraku" dan "sedarah daging" (12).


Demikian juga dengan Amasa, mantan panglima perang Absalom. Daud menyebutnya "sedarah daging" dan meneguhkannya untuk kembali mengikutinya (13).


Perkataan Daud yang penuh kemurahan menggugah hati rakyat, sehingga mereka tidak ragu lagi untuk menerima kepulangan raja mereka (14). Bahkan, Simei yang pernah mengutukinya dan Mefiboset yang ternyata tetap setia kepadanya menyambut sang raja (15-30).


Belajar dari sikap Daud, kita diingatkan untuk lebih cepat mengampuni daripada menghakimi orang lain. Siapa saja bisa salah. Seperti rakyat yang terkecoh oleh Absalom, saudara-saudara seiman kita bisa terkecoh oleh tawaran dunia ini. Tugas kita adalah membawa mereka kembali kepada Tuhan, bukan menyalahkan dan menyudutkan, apalagi mengutuk mereka.


Doakanlah dan rangkullah mereka dengan kemurahan hati supaya mereka kembali kepada Tuhan. Seperti Tuhan yang mau menerima dan memulihkan kita, kiranya kita semua yang percaya kepada-Nya juga menerima dan memulihkan saudara seiman kita dengan kasih yang sama. [STG]



Baca Gali Alkitab 11


2 Samuel 19:9-30


Untuk mengetahui sifat asli seseorang, amatilah dia pada saat ia berada di atas, bukan di bawah. Masalah memang dapat menekan orang untuk melampiaskan emosi dan melakukan kecerobohan. Namun, keberhasilan, kemenangan, dan kesombongan dapat membuat orang merasa mampu melakukan apa pun yang ia mau dan memperlakukan orang lain dengan sekehendak hati.


Ketika Absalom mencuri hati rakyat dan melakukan kudeta, Daud harus melarikan diri. Sekarang, setelah Absalom mati, Daud bisa saja menegaskan kekuasaannya sebagai raja dengan cara yang keras dan kejam atas seluruh kerajaannya. Namun, ia justru memperlihatkan sosok raja yang sangat berbeda.


Apa saja yang Anda baca?

1. Apa perselisihan yang terjadi di antara rakyat? (9-10)

2. Sebagai respons terhadap perselisihan itu, apa perkataan Raja Daud kepada rakyat dan juga kepada Amasa? (11-13)

3. Apa dampak dari perkataan tersebut? (14)

4. Apa yang dilakukan dan dikatakan Simei kepada Daud? (15-20)

5. Apa tanggapan Abisai, dan apa perkataan Daud? (21-23)

6. Apa yang Mefiboset lakukan dan ungkapkan kepada Daud? (24-30)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Seberapa besar kesalahan rakyat? Namun, seberapa besar kemurahan hati Daud?

2. Apa yang mendasari kemurahan hati Daud?

3. Mengapa kita perlu bermurah hati kepada orang-orang yang pernah mengkhianati atau bahkan menghina kita?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda akan mewujudkan kemurahan hati dalam perkataan dan perbuatan Anda sehari-hari?

2. Apa yang dapat Anda lakukan bagi saudara seiman Anda yang sedang dilanda kegelisahan dan kecemasan?


Pokok Doa:

Puji Syukur atas kemurahan hati Tuhan, mohon kepada-Nya agar kita juga bermurah hati kepada saudara-saudara kita.








Prakiraan Cuaca 12 September Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhirpekan*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 12 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat pola belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat menyebabkan perlambatan massa udara sehingga mendukung potensi pertumbuhan awan hujan. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan bersifat lokal pada pagi hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi hari yang bersifat lokal.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)




















Prakiraan Cuaca Tanggal 12 September 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan

 *Peristirahatan Bagi yang Lelah*


Apakah Anda memikul beban yang sangat berat? Apakah Anda mencoba mengatasi beban berat sendirian? Apakah ada luka dan kekhawatiran yang membebani jiwa Anda?


Tidak seharusnya begini …


“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah gandar yang Kupasang dan belajarlah kepada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab gandar yang Kupasang itu menyenangkan dan beban-Ku pun ringan.”

Matius 11:28‭-‬30 PBTB2


Yesus tidak berkata untuk datang kepada-Nya lalu tidak melakukan apa-apa. Dia tidak berkata untuk berhenti dari pekerjaan Anda, menelantarkan hidup Anda dan pindah ke pulau terpencil. Ini bukan ajakan untuk bermalas-malasan, tetapi ajakan untuk beristirahat—dan untuk bekerja dari peristirahatan.


Gandar adalah alat yang digunakan untuk menyatukan dua hewan dengan tujuan seperti pekerjaan pertanian—untuk membajak ladang atau menarik beban yang berat. Seperti umumnya, dua lebih kuat daripada satu.


Istilah gandar yang disebut Yesus menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kita tidak harus melakukannya sendiri.


Anda memiliki Juru Selamat yang rendah hati dan lemah lembut, yang belas kasih-Nya dalam dan kasih-Nya luas. Dia begitu menggebu-gebu terhadap Anda sehingga Dia meninggalkan kemuliaan surga dan menjadi manusia untuk menderita dan mati—agar Anda bisa hidup.


Kita harus mendekat kepada Dia yang memikul beban terbesar—dosa dan pemberontakan dunia. Dia yang menang atas maut dan mengalahkan kubur pada akhirnya akan menebus segala sesuatu … sekali untuk selamanya.


Tuhan rindu kita mendekat, melangkah di samping-Nya, dan bersandar pada kasih karunia-Nya. Mengapa? Karena kita bertumbuh ketika kita hidup dan bekerja dari tempat peristirahatan sejati.


Dia mengundang Anda untuk datang. Maukah Anda? Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, mintalah bantuan-Nya.