H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 17 Oktober 2026

Renungan Aku Berhasil Karena Siapa ?

 Santapan Harian

Aku Berhasil karena Siapa? 

1 Raja-raja 8:14-21 


Setelah seseorang meraih keberhasilan, satu dari dua pilihan ini bisa terjadi. Pertama, membanggakan diri dan menganggap semuanya adalah hasil dari perbuatannya sendiri. Kedua, mengakui peran orang-orang di sekitarnya yang menolongnya hingga berhasil dan berterima kasih, termasuk kepada Tuhan. Bagaimana dengan Raja Salomo?


Bait Suci telah selesai didirikan. Tabut Perjanjian telah diletakkan di tempatnya. Awan melingkupi Bait Suci, menunjukkan bahwa kemuliaan TUHAN hadir di situ. Setelah semua keberhasilan itu, apa yang dikatakan oleh Raja Salomo? Dia mengajak seluruh rakyat mengingat sejarah, yaitu Raja Daud yang telah diberi kekuasaan oleh TUHAN dan ingin mendirikan rumah untuk nama TUHAN, ternyata TUHAN tidak mengizinkan (19). Keturunannyalah yang akan mendirikan rumah itu (19). Raja Salomo menyampaikan bahwa dengan berdirinya Bait Suci saat itu, Tuhan telah menepati janji-Nya kepada Raja Daud (20).


Melalui kata-katanya itu, Raja Salomo membuat pernyataan terbuka bahwa keberhasilannya mendirikan Bait Suci bukan karena dirinya sendiri. Hal itu terjadi karena, Pertama, TUHAN telah berjanji kepada Daud. Kedua, itu juga terjadi karena TUHAN berkenan pada pembangunan Bait Suci itu. Kebijaksanaan dan kerendahhatian Raja Salomo terlihat jelas dalam kata-katanya. Dia tidak mengeklaim keberhasilan sebagai hasil perbuatannya, tetapi mengakuinya sebagai kehendak dan perkenan TUHAN.


Mari kita melihat ke belakang ke segala hal yang telah terjadi dalam hidup kita. Tanpa menilai besar kecilnya, setiap kita pasti pernah mengalami kesuksesan. Mari kita ingat, siapa saja yang berperan dalam kesuksesan itu.


Berikan apresiasi kepada mereka, baik melalui ucapan langsung maupun dalam doa. Namun, terlebih lagi, mari kita akui bahwa itu semua terjadi karena kehendak Tuhan. Kalau bukan Tuhan yang memberi kesempatan, mengirimkan bantuan, bahkan menunjukkan jalan penyelesaian, tak mungkin kita mencapai kesuksesan. Tanamkan pola pikir ini dalam diri kita agar kita rendah hati dalam tiap keberhasilan. [KRS]



Baca Gali Alkitab 3


1 Raja-raja 8:14-21


Apakah setiap niat baik harus segera terlaksana? Bagaimana jika niat baik itu rupanya berada pada waktu yang kurang tepat?


Di sinilah pentingnya hikmat tidak hanya untuk membaca situasi, tetapi terlebih lagi untuk mendengarkan firman Tuhan. Ada kalanya kita berniat baik untuk membuat sesuatu bagi-Nya, tetapi Tuhan justru menyediakan janji yang lebih baik lagi bagi kita.


Apa saja yang Anda baca?

1. Apa yang raja dan jemaah Israel lakukan? (14)

2. Mengapa raja memuji TUHAN, Allah Israel? (15)

3. Apa yang difirmankan TUHAN kepada Daud, dan apa tekad Daud, ayah Salomo? (16-17)

4. Apakah tekad Daud baik? (18)

5. Siapa yang boleh mendirikan rumah untuk TUHAN? (19)

6. Apakah TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya, dan bagaimana? (20-21)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Apa yang menjadi dasar pujian kita kepada Tuhan?

2. Setelah kita mendengarkan firman Tuhan dan menerima janji-Nya, apa yang harus kita lakukan?

3. Seberapa besar kesetiaan Tuhan, dan bagaimana kita bisa tahu dengan pasti bahwa Tuhan kita setia?

4. Ketika Raja Salomo berhasil mendirikan Bait Suci, kebesaran siapakah yang sebenarnya kita lihat?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda dapat mengingat firman Tuhan dan menemukan janji-Nya bagi Anda?

2. Apa yang perlu Anda lakukan dalam hidup Anda untuk memegang janji Tuhan kepada Anda?


Pokok Doa:

Puji segala syukur atas semua janji Tuhan yang telah dan akan ditepati dalam hidup kita.