H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 17 Oktober 2026

Efesus 2 : 10

 *Efesus 2:10 (TB) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.*


https://alkitab.app/v/80471774d4fa


Kita adalah buatan Allah, produk dari visi Allah. 

Allah telah memutuskan apa yang bisa dan seharusnya terjadi dalam hidup kita.

Melalui Kristus, Dia telah dan akan terus menghasilkan perubahan dalam diri kita sesuai gambaran yang dimiliki-Nya tentang apa yang dapat dan seharusnya terjadi dengan hidup kita. 


Kita telah divisikan dan dibentuk untuk suatu tujuan khusus yaitu melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Allah untuk kita lakukan. 


Visi Allah untuk kehidupan kita adalah hal-hal yang akan membuat hidup kita memiliki dampak jauh melampaui kehidupan ini, karena visi tersebut selalu mempunyai unsur kekekalan.


Tanpa visi Allah, kita akan mendapati hidup pada posisi yang terlalu umum, yaitu kehidupan yang didedikasikan untuk mengumpulkan hal-hal yang bersifat materi atau duniawi. 

_(Disadur dari buku Visioneering)._


Selamat pagi abang kakak dan teman-teman Alumni. 

Selamat bekerja, beraktivitas, berlatih, tanpa kehilangan visi. 

Tuhan memberkati kita semua. 🙏






1 Raja Raja 18 : 41 - 45

 1 Raja-raja 18:41-45 (TB) Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: "Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran."

Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lututnya. 

Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: "Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: "Tidak ada apa-apa." Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah sampai tujuh kali. 

Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan." 

Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.


https://alkitab.app/v/527fb46bbac5



Allah kita yang Hidup dari dulu sampai sekarang... akan mendatangkan hujan. 


Ditengah keputus asaan teman2 yang di Kalteng, hujan seolah tidak akan datang dan awan dipenuhi asap tebal dan kering kerontang...tidak ada embun...yang memungkinkan hujan ...maka Tuhan yang maha kuasa akan mendatangkan hujan. Firman ini akan menguatkan kita.






Filipi 2 : 14

 Slmt pg buat kita semua..


Filipi 2:14 (TB) Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, 

🙏🙏🙏


"Cheap grace means the justification of sin without the justification of the sinner"

Dietrich bonhoeffer



Yeremia 18:4 (TB)  

Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.

🙏🙏🙏





1 Raja Raja 18 : 41 - 45

 Slmt pg buat kita semua.


Zakharia 7:9 (TB) "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Laksanakanlah hukum yang benar dan tunjukkanlah kesetiaan dan kasih sayang kepada masing-masing! 

🙏🙏🙏


1 Raja-raja 18:41-45 (TB) Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: "Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran."

Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lututnya. 

Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: "Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: "Tidak ada apa-apa." Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah sampai tujuh kali. 

Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan." 

Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.


https://alkitab.app/v/527fb46bbac5


Allah kita yang Hidup dari dulu sampai sekarang... akan mendatangkan hujan. 


Ditengah keputus asaan teman2 yang di Kalteng, hujan seolah tidak akan datang dan awan dipenuhi asap tebal dan kering kerontang...tidak ada embun...yang memungkinkan hujan ...maka Tuhan yang maha kuasa akan mendatangkan hujan. Firman ini akan menguatkan kita.










2 Jenis Keinginan

 Dlm Mazmur,

Pemazmur Menyebut :

*Selain Kau*( TUHAN ) Tiada yg lain

Yg ku ingini di Bumi,

Sekalipun Hatiku & Dagingku Habis Lenyap,

Gunung Batu'ku 

Dan Bagianku tetaplah Allah selama lamanya.


Setiap Manusia pasti punya *keinginan*.

Keinginan ada 2 jenis :

Keinginan diri sendiri ( kedagingan) 

& Keinginan ' Menyangkal diri / pikul salib agar *Keinginan*( Kehendak/ Rencana/ Rancangan) Tuhan yg terjadi.

Semoga dlm Kasih Karunia Tuhan,dlm Anugerah PertolonganNya kita memilih :

*Keinginan/ Kehendak Rencana Tuhan* dlm hidup kita.

Sekalipun itupun harus melewati Lembah Kekelaman.

Sampai kita Berkata:

Sekalipun aku Habis di Dunia ini

sekalipun Dagingku *Habis Lenyap*, Bagianku ( Jambarhu, Keberadaan ku) tetaplah dibagian Pencipta ku, Penebus ku, Pemilik Nafas Hidup ku .

Amin !

Maranatha, Tuhan Datang lah menjemput kita orang Percaya!

Selamat pagi!

Selamat beraktivitas!

Tuhan kiranya Memberkati!






Bersukacitalah !

 Selamat pagi


Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: bersukacitalah!

Filipi 4:4



Bersukacita itu adalah sebuah perintah. Perintah harus dilaksanakan dalam situasi apapun …apalagi perintah dari yang Sang Pencipta yg maha kuasa, yang kita kenal melalui Tuhan Yesus Kristus.






Pengkhotbah 3 : 16 - 17

 Slmt hr sabtu buat kita semua.


Pengkhotbah 3:16-17 (TB) Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situ pun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situ pun terdapat ketidakadilan.

Berkatalah aku dalam hati: "Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya."

🙏🙏🙏






Renungan Aku Berhasil Karena Siapa ?

 Santapan Harian

Aku Berhasil karena Siapa? 

1 Raja-raja 8:14-21 


Setelah seseorang meraih keberhasilan, satu dari dua pilihan ini bisa terjadi. Pertama, membanggakan diri dan menganggap semuanya adalah hasil dari perbuatannya sendiri. Kedua, mengakui peran orang-orang di sekitarnya yang menolongnya hingga berhasil dan berterima kasih, termasuk kepada Tuhan. Bagaimana dengan Raja Salomo?


Bait Suci telah selesai didirikan. Tabut Perjanjian telah diletakkan di tempatnya. Awan melingkupi Bait Suci, menunjukkan bahwa kemuliaan TUHAN hadir di situ. Setelah semua keberhasilan itu, apa yang dikatakan oleh Raja Salomo? Dia mengajak seluruh rakyat mengingat sejarah, yaitu Raja Daud yang telah diberi kekuasaan oleh TUHAN dan ingin mendirikan rumah untuk nama TUHAN, ternyata TUHAN tidak mengizinkan (19). Keturunannyalah yang akan mendirikan rumah itu (19). Raja Salomo menyampaikan bahwa dengan berdirinya Bait Suci saat itu, Tuhan telah menepati janji-Nya kepada Raja Daud (20).


Melalui kata-katanya itu, Raja Salomo membuat pernyataan terbuka bahwa keberhasilannya mendirikan Bait Suci bukan karena dirinya sendiri. Hal itu terjadi karena, Pertama, TUHAN telah berjanji kepada Daud. Kedua, itu juga terjadi karena TUHAN berkenan pada pembangunan Bait Suci itu. Kebijaksanaan dan kerendahhatian Raja Salomo terlihat jelas dalam kata-katanya. Dia tidak mengeklaim keberhasilan sebagai hasil perbuatannya, tetapi mengakuinya sebagai kehendak dan perkenan TUHAN.


Mari kita melihat ke belakang ke segala hal yang telah terjadi dalam hidup kita. Tanpa menilai besar kecilnya, setiap kita pasti pernah mengalami kesuksesan. Mari kita ingat, siapa saja yang berperan dalam kesuksesan itu.


Berikan apresiasi kepada mereka, baik melalui ucapan langsung maupun dalam doa. Namun, terlebih lagi, mari kita akui bahwa itu semua terjadi karena kehendak Tuhan. Kalau bukan Tuhan yang memberi kesempatan, mengirimkan bantuan, bahkan menunjukkan jalan penyelesaian, tak mungkin kita mencapai kesuksesan. Tanamkan pola pikir ini dalam diri kita agar kita rendah hati dalam tiap keberhasilan. [KRS]



Baca Gali Alkitab 3


1 Raja-raja 8:14-21


Apakah setiap niat baik harus segera terlaksana? Bagaimana jika niat baik itu rupanya berada pada waktu yang kurang tepat?


Di sinilah pentingnya hikmat tidak hanya untuk membaca situasi, tetapi terlebih lagi untuk mendengarkan firman Tuhan. Ada kalanya kita berniat baik untuk membuat sesuatu bagi-Nya, tetapi Tuhan justru menyediakan janji yang lebih baik lagi bagi kita.


Apa saja yang Anda baca?

1. Apa yang raja dan jemaah Israel lakukan? (14)

2. Mengapa raja memuji TUHAN, Allah Israel? (15)

3. Apa yang difirmankan TUHAN kepada Daud, dan apa tekad Daud, ayah Salomo? (16-17)

4. Apakah tekad Daud baik? (18)

5. Siapa yang boleh mendirikan rumah untuk TUHAN? (19)

6. Apakah TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya, dan bagaimana? (20-21)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Apa yang menjadi dasar pujian kita kepada Tuhan?

2. Setelah kita mendengarkan firman Tuhan dan menerima janji-Nya, apa yang harus kita lakukan?

3. Seberapa besar kesetiaan Tuhan, dan bagaimana kita bisa tahu dengan pasti bahwa Tuhan kita setia?

4. Ketika Raja Salomo berhasil mendirikan Bait Suci, kebesaran siapakah yang sebenarnya kita lihat?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana Anda dapat mengingat firman Tuhan dan menemukan janji-Nya bagi Anda?

2. Apa yang perlu Anda lakukan dalam hidup Anda untuk memegang janji Tuhan kepada Anda?


Pokok Doa:

Puji segala syukur atas semua janji Tuhan yang telah dan akan ditepati dalam hidup kita.