*“Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia. Sesudah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi.”*
📖 *Yohanes 9:5-6 TB*
*Ini bukan buta biasa. Ini buta sejak lahir.* Artinya dia tidak pernah melihat warna, tidak pernah melihat wajah ibunya, tidak pernah tahu terang itu seperti apa. **Seumur hidupnya gelap total.**
Murid-murid melihatnya dan langsung bertanya soal teologi: *“Siapa yang berbuat dosa, dia ini atau orang tuanya?”* **Mereka lebih sibuk mencari siapa yang salah daripada percaya mujizat bisa terjadi.**
Yesus berkata: *“Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.”* *Yohanes 9:3 TB*
**Paradigma yang diubah: Penderitaanmu bukan selalu karena dosa. Terkadang penderitaanmu adalah panggung untuk kemuliaan Allah dinyatakan.**
Cara Yesus menyembuhkan juga menghina logika: **Ia meludah ke tanah, membuat lumpur, dan mengoleskannya ke mata yang buta. Lumpur yang kotor, dipakai untuk membuat mata baru.** Seolah-olah Yesus berkata: “Aku adalah Pencipta. Dari debu tanah Aku menciptakan manusia pertama, dan hari ini dari lumpur Aku ciptakan mata baru.”
Ia tidak sembuh langsung. Yesus menyuruhnya berjalan ke Kolam Siloam dalam keadaan buta dengan lumpur di matanya. **Ketaatan di tengah proses yang tidak masuk akal adalah kunci mujizat.**
*Fanny Crosby*, penulis 8.000 lagu rohani, mengalami mujizat ini di dalam hatinya.
Usia 6 minggu, Fanny mengalami infeksi mata. **Seorang dokter yang tidak kompeten mengobatinya dengan kompres panas, dan ia menjadi buta total seumur hidupnya. Tidak pernah melihat warna, tidak pernah melihat bunga, tidak pernah melihat wajah manusia.**
Manusia berkata: “Tragedi. Masa depan hancur.” **Tetapi Yesus berkata: “Supaya pekerjaan Allah dinyatakan.”**
Alih-alih marah, Fanny berkata: *“Jika aku bisa melihat Yesus saat lahir, aku pasti tidak akan mau melihat apa pun lagi di dunia ini. Kebutaanku adalah karunia terbesar, karena membuatku melihat Dia lebih jelas.”*
Di dalam gelapnya, Yesus mengolesi matanya dengan lumpur kasih karunia. **Dan ia “melihat” lebih terang dari semua orang. Dari kegelapan itu lahir lagu-lagu: “Blessed Assurance”, “To God Be The Glory”, “All The Way My Savior Leads Me”.**
8.000 lagu. Dinyanyikan miliaran kali. **Seorang yang buta sejak lahir, dipakai Yesus untuk membuat seluruh dunia melihat terang.**
Di akhir hidupnya, saat ditanya apakah ia ingin melihat, ia berkata: *“Wajah pertama yang ingin kulihat adalah wajah Yesus. Mujizat-Nya masih ada. Ia sudah menyembuhkanku dengan cara yang lebih baik.”*
✝️ *KEBUTAAN DAN KESESAKANMU HARI INI BUKAN AKHIR. ITU ADALAH LUMPUR DI TANGAN YESUS UNTUK MENCIPTAKAN PENGLIHATAN BARU*
✅ *AKSI HARI INI:* Jangan tanya “Siapa yang salah?” atas penderitaanmu. Tanya: *“Tuhan, bagaimana Engkau mau menyatakan kemuliaan-Mu lewat ini?”* Lalu taat, walau harus berjalan dengan lumpur di matamu.
🟢 *MUJIZAT MASIH ADA: BUTA SEJAK LAHIR – DARI KEGELAPAN MENJADI TERANG*