H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 29 Mei 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 29 Mei Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 29 Mei 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Terpantau adanya daerah konvergensi angin di sekitar wilayah Pulau Bintan yang dapat menyebabkan penumpukan massa udara sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar wilayah Pulau Bintan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang pada pagi dan siang hari bersifat lokal/ tidak merata.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan dengan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)

















Prakiraan Cuaca Tanggal 29 Mei 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan FOMO

 Santapan Harian

FOMO 

1 Korintus 7:17-40 


FOMO adalah singkatan dari fear of missing out, artinya takut ketinggalan. Orang yang FOMO selalu khawatir ketinggalan tren terbaru, sehingga ia sering sekadar ikut-ikutan.


Rasul Paulus mengakui keberagaman latar belakang jemaat di Korintus. Contohnya, ada yang bersunat dan ada yang tidak bersunat (18-19). Di tengah keberagaman itu, ia tidak memaksakan mereka menjadi sama. Ia justru menasihatkan mereka untuk tetap dalam kondisi mereka saat mereka menjadi orang percaya (17, 20). Ini bukan berarti Rasul Paulus anti terhadap perubahan, tetapi ia tidak perlu memaksa mereka berubah, terlebih jika perubahan itu sekadar ikut-ikutan dengan jemaat yang lain.


Nasihat Rasul Paulus ini mengena sekali di tengah dunia yang kadang menuntut orang untuk menjadi seragam. Dalam kehidupan bergereja, ada yang menuntut agar ibadah di gereja A meniru gereja B supaya terlihat keren dan menarik lebih banyak orang. Bayangkan kalau semua gereja seragam cara ibadah dan bentuk pelayanannya! Bisa jadi jemaat dengan beragam tingkat spiritualitas tidak mendapat ruang yang tepat untuk bertumbuh. Bisa jadi berbagai bidang pelayanan tidak terlayani karena gereja terlalu fokus pada satu bidang saja.


Bayangkan kalau gereja hanya sibuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi terbaru tanpa melihat misi utamanya. Bisa jadi kedewasaan iman jemaat tidak tercapai secara merata. Bisa jadi sebagian jemaat yang tidak punya akses teknologi yang canggih menjadi terpinggirkan.


Baiklah gereja melayani dengan tulus, bukan mengejar tren atau sekadar ikut-ikutan. Kalaupun ada perubahan, baiklah itu dilakukan bagi kemajuan seluruh jemaat Tuhan.


Mari kita bertobat bersama dari kebiasaan membandingkan dan menyamakan diri dengan orang Kristen yang lain. Mari kita menghindarkan diri kita dan saudara seiman kita dari rasa FOMO. Mari kita lebih mensyukuri kondisi yang ada, sesuai dengan konteks gereja masing-masing, sehingga setiap perubahan benar-benar memajukan pengenalan kita akan Tuhan dan pelayanan kita sebagai gereja Tuhan di tengah dunia. [KRS]



TUHAN YESUS Mengasihi Kami Semua