H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Sabtu, 02 Mei 2026

1 Yohanes 5 : 20

 Slmt pg buat kita semua,


1 Yohanes 5:20 (TB) Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.














2 Korintus 4 : 8


Tuhan Melihat Hati

 *"Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."*

๐Ÿ“– *1 Samuel 16:7b*


Kisah hidup Daud adalah bukti bahwa Tuhan memilih berdasarkan hati, bukan penampilan.


Saat nabi Samuel mencari raja yang baru untuk Israel, ia melihat anak-anak Isai yang tampan, kuat, dan berpenampilan seperti raja. Secara manusia, mereka terlihat paling layak. Namun Tuhan berkata bahwa Ia tidak melihat seperti manusia melihat.


Justru yang dipilih adalah Daud—seorang gembala muda yang saat itu bahkan tidak diperhitungkan. Ia tidak berada di garis depan, tidak dikenal, dan tampaknya tidak memenuhi kriteria. Namun Tuhan melihat sesuatu yang berbeda—hati yang mengasihi dan takut akan Tuhan.


Dari seorang gembala, Daud diangkat menjadi raja besar yang memimpin bangsa Israel. Inilah kuasa kebangkitan itu—Tuhan melihat lebih dalam dari apa yang terlihat.


Sering kali kita merasa tidak cukup—tidak cukup hebat, tidak cukup berbakat, tidak cukup layak. Tetapi Tuhan tidak mencari penampilan luar, Dia mencari hati yang benar.


Setelah Paskah, kita diingatkan bahwa yang terpenting bukan bagaimana kita terlihat di depan manusia, tetapi bagaimana hati kita di hadapan Tuhan.


✝️ *TUHAN MENCARI HATI YANG BERKENAN KEPADA-NYA*


✅ *TUHAN MELIHAT HATI, BUKAN PENAMPILAN*






Prakiraan Cuaca Tanggal 2 Mei Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhirpekan*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 02 Mei 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat daerah pertemuan angin (konvergensi) dan kondisi atmosfer dengan kelembapan udara yang relatif basah di sekitar wilayah Pulau Bintan, sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar wilayah tersebut. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan didominasi Berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang dan dini hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada pertumbuhan awan Cumulonimbus penyebab terjadinya hujan intensitas ringan - sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang hari yang bersifat lokal.

- Waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah pesisir Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Bintan Timur sekitarnya pada tanggal 01 - 08 Mei 2026.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)

















Prakiraan Cuaca Tanggal 2 Mei 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Terbelah Dari Dalam

 Santapan Harian

Terbelah dari Dalam 

Hakim-hakim 12:1-7 


Bangsa Israel, melalui Yefta, baru saja menang atas bani Amon. Akan tetapi, alih-alih bersukacita, Yefta langsung dihadapkan pada konflik yang baru, yakni konflik dengan saudara sebangsanya.


Setelah mengalahkan bani Amon, Yefta ditantang oleh suku Efraim. Mereka marah karena mereka menganggap Yefta tidak mengajak mereka ikut berperang. Mereka bahkan mengancam akan membakar Yefta beserta rumahnya (1).


Padahal, Yefta sudah mengajak mereka. Ia meminta bantuan mereka, tetapi mereka tidak datang membantu. Ketika kemenangan sudah diraih, mereka malah tidak ikut senang, melainkan merasa iri dan berbalik memerangi Yefta (2-3). Oleh karena hal sepele seperti itulah, perang saudara terjadi dan akhirnya memakan korban sebanyak 42.000 jiwa (4-6).


Dalam hal ini kita belajar bahwa kadang kala kehancuran justru datang dari orang-orang di dekat kita. Kita bisa mengatasi persoalan yang datang dari luar. Akan tetapi, konflik dari dalam kerap kali menggerogoti persatuan dan menyebabkan perpecahan yang tak diinginkan.


Orang-orang semacam inilah yang dalam dunia masa kini disebut sebagai toxic. Mereka ingin selalu diingat, diperhatikan, dan dilibatkan dalam semua hal yang menyenangkan, tetapi mereka sendiri suka mengabaikan orang-orang di sekitar mereka. Ketika orang membutuhkan bantuan, mereka menghilang. Sebaliknya, ketika orang berhasil, mereka menjadi iri dan menyalahkan orang lain.


Hari ini gereja mungkin bisa mengatasi persoalan yang datang dari luar, seperti ajaran sesat. Kita bisa bertahan, bahkan mungkin menyerang balik. Namun, banyak gereja menjadi "rusak dan hancur" justru karena anggota jemaat yang toxic. Karena konflik sepele, seperti gosip dan tuduhan yang tidak berdasar, gereja bisa terbelah dari dalam.


Sebagai orang percaya, janganlah kita tidak senang dengan keberhasilan orang lain. Janganlah kita hidup dengan hati yang toxic, tetapi sebaliknya dengan semangat iman yang senang bersama dengan sesama kita yang senang dan saling menyemangati satu sama lain. [YGM]



Baca Gali Alkitab 5


Hakim-hakim 11:1-11


Apa jadinya bila seseorang tidak menyukai seorang lain, bahkan mengusirnya, namun kemudian ia meminta pertolongan kepada orang yang pernah diusirnya itu? Itulah yang terjadi pada bangsa Israel. Yefta, karena lahir dari seorang wanita pelacur, diusir oleh saudara-saudaranya sendiri, tetapi ketika bangsa Israel diserang musuh, satu-satunya yang dapat dimintai pertolongan adalah Yefta yang saat itu menjadi seorang perampok. Dan ternyata, dialah orang yang dipakai TUHAN untuk menyelamatkan bangsanya.


Apa saja yang Anda baca?

1. Siapakah Yefta? (1)

2. Apa perlakuan yang diterima Yefta, dan apa yang ia lakukan selanjutnya? (2-3)

3. Apa yang terjadi pada orang Israel? (4-5)

4. Apa permintaan para tua-tua Gilead kepada Yefta, dan apa respons Yefta? (6-7)

5. Apa dorongan yang diberikan para tua-tua, dan apa jawaban akhir Yefta? (8-9)

6. Apa sumpah para tua-tua, dan apa tindakan Yefta? (10-11)


Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Bagaimana sikap kita yang seharusnya kepada orang-orang yang terpinggirkan?

2. Bagaimana sikap kita yang sepatutnya ketika orang lain membutuhkan pertolongan meski kita bukan orang terkuat, terpandai, ataupun terhebat?

3. Apa yang sesungguhnya mengarahkan sejarah dan jalan hidup manusia menurut iman Kristen?


Apa respons Anda?

1. Bagaimana doa Anda bagi orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat Anda dan bagi bangsa Anda?

2. Apa tekad yang akan Anda buat untuk menolong sesama yang sedang mengalami kesulitan?


Pokok Doa:

Berdoa agar Allah terus memampukan kita untuk bersikap peduli kepada sesama dan menolong yang membutuhkan.










Back To This Moment in Morbek Kepri