H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 22 Maret 2026

Yohanes 14 : 21

 Yohanes 14:21 (TB) Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."


https://alkitab.app/v/8f746bfb143f











Kolose 3 : 23

 *“Dan apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”*

๐Ÿ“– *Kolose 3:23*


Oskar Schindler adalah seorang pengusaha Jerman pada masa Perang Dunia II. Awalnya, ia menjalankan bisnis untuk keuntungan pribadi. Namun ketika ia melihat penderitaan orang-orang Yahudi yang ditindas oleh Nazi, hatinya berubah.


Ia mulai menggunakan seluruh sumber dayanya untuk menyelamatkan mereka : mempekerjakan mereka di pabriknya agar tidak dikirim ke kamp kematian, menyuap pejabat dengan uang pribadinya dan mempertaruhkan hidupnya sendiri.


Semakin lama, ia mengorbankan semakin banyak hartanya habis, keamanannya terancam, masa depannya tidak pasti. Namun ia tetap melakukannya. Diperkirakan lebih dari 1.000 orang selamat karena pengorbanannya.


Di akhir perang, Schindler bahkan berkata dengan sedih bahwa ia berharap bisa menyelamatkan lebih banyak lagi.


Pengorbanan yang sejati lahir dari hati yang peduli. Sering kali kita hidup hanya untuk diri sendiri mengejar kenyamanan, menjaga kepentingan pribadi, menghindari risiko. Namun kasih Tuhan mendorong kita untuk melihat keluar—melihat kebutuhan orang lain.


Pengorbanan bukan hanya tentang hal besar. Kadang dimulai dari memberi waktu untuk mendengarkan, menolong tanpa diminta, berbagi dari apa yang kita punya, peduli pada orang yang membutuhkan.


Pengorbanan seperti ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi memiliki dampak yang besar. Dunia berubah bukan hanya oleh orang-orang hebat, tetapi oleh orang-orang yang mau berkorban dengan tulus. Ketika kita memberi diri kita bagi orang lain, kita sedang menjadi saluran kasih Tuhan.


Jangan takut berkorban untuk menolong orang lain. Apa yang kita lakukan dengan kasih, akan dipakai Tuhan untuk membawa kehidupan.


✝️ *Pengorbanan yang tulus adalah bukti kasih yang nyata dalam tindakan*


✅ *Pengorbanan yang Tulus Tanpa Pamrih*










Prakiraan Cuaca Tanggal 22 Maret Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 22 Maret 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan tidak terdapat pola angin signifikan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Kondisi kelembapan udara di lapisan atas yang relatif rendah juga berpengaruh terhadap rendannya potensi pertumbuhan awan- awan hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Secara umum, kondisi cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan sepanjang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi terjadinya kebakaran lahan/hutan/pemukiman akibat udara yang relatif kering di sekitar wilayah Pulau Bintan.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 22 Maret 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Kasih, Penghiburan dan Bimbingan

 Santapan Harian

Kasih, Penghiburan, dan Bimbingan 

Yohanes 14:15-31 


Setiap orang pernah merasa kehilangan atau kesepian, bahkan terasing dari Tuhan. Kita sering merasa jauh dari Tuhan dan mengalami kesendirian. Perasaan jauh dari Tuhan kerap datang saat kita mengalami pergumulan berat atau tidak berhenti menghadapi berbagai persoalan. Lalu, sebagai murid Tuhan, bagaimana sikap kita menghadapi pergumulan yang terasa tak berujung?


Murid-murid Yesus merasakan hal yang sama ketika Yesus memberi tahu mereka bahwa Ia akan segera pergi. Namun, Yesus menghibur mereka dengan janji yang penuh kasih: Ia tidak akan meninggalkan mereka sebagai yatim piatu (18).


Namun, di sini Yesus juga menegaskan bahwa kasih kepada-Nya harus diwujudkan dalam ketaatan terhadap perintah-perintah-Nya. Sebagai balasannya, Ia akan meminta Bapa untuk mengirim Roh Kudus yang akan mengajarkan dan mengingatkan segala sesuatu yang telah Dia ajarkan (26). Selain itu, Yesus memberikan damai sejahtera yang berbeda dari yang diberikan dunia (27). Kasih Yesus tidak hanya dinyatakan dalam kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran Roh Kudus yang terus membimbing orang percaya. Kehadiran Roh Kudus menjadi bukti bahwa mereka tetap terhubung dengan Kristus meski secara fisik Ia tidak lagi bersama mereka.


Hari ini kita belajar bahwa kasih sejati kepada Yesus bukanlah sekadar perasaan, tetapi diwujudkan dalam ketaatan. Kasih ini juga menghasilkan penghiburan sejati karena Yesus tidak meninggalkan kita sendirian. Kehadiran Roh Kudus memperlihatkan bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri. Damai yang diberikan Yesus juga bukan sekadar perasaan tenang, tetapi sebuah kepastian bahwa kita akan diajar dan dibimbing oleh Roh Kudus.


Sebagai murid Yesus, ketika kita menghadapi pergumulan berat dan seakan tiada henti, kita tidak boleh menyerah dan bersikap pasif. Kita dipanggil untuk hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Dalam ketaatan kita, Roh Kudus selalu menyertai, membimbing, dan menghibur kita sampai kesudahannya. [RGD]










Happy sunday