H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Jumat, 20 Februari 2026

Renungan Taat Saja, Itu Cukup !

 Santapan Harian

Taat Saja, Itu Cukup! 

Yosua 11:1-15 


Ketaatan adalah tindakan nyata dari iman, sedangkan ketidaktaatan merupakan hasil dari ketidakberimanan. Allah memerintahkan kepada kita, sebagai umat yang telah ditebus, untuk melakukan perintah-Nya, sekalipun kita sedang mengalami saat-saat sulit.


Yosua memberikan teladan yang luar biasa tentang ketaatan saat ia menghadapi kesulitan. Di wilayah utara Kanaan, Yabin, raja Hazor, mengumpulkan raja-raja lain untuk bersekutu melawan Yosua. Mereka memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan Yosua dan tentara Israel. Jumlah pasukan mereka seperti pasir di tepi laut (1-5).


Namun, TUHAN kembali menegaskan bahwa Ia akan memberikan kemenangan kepada orang Israel (6). Respons yang ditunjukkan oleh Yosua hanya ketaatan. Ia dengan penuh kehati-hatian menjalankan instruksi yang telah diberikan. Ia melakukan tepat seperti yang diperintahkan oleh TUHAN kepadanya (9) dan ia juga berpegang teguh pada apa yang diperintahkan oleh Musa dalam pidato terakhirnya kepada orang Israel (bdk. Ul 7:1-5), yang juga berasal dari TUHAN (12, 15).


Menaati Allah ketika situasi hidup baik-baik saja terkesan mudah untuk dilakukan, namun belum tentu hal itu merupakan ketaatan yang lahir dari pengenalan akan Allah. Ketaatan kepada Tuhan seharusnya dilakukan, baik waktu senang maupun susah. Sama seperti Yosua, saat kita menghadapi hal yang mustahil, firman Tuhan menjadi sumber kekuatan yang menopang kita dalam situasi tersebut. Janji Tuhan menjadi sumber pengharapan dan kemenangan, bahkan sebelum kita melewati saat-saat sulit itu.


Ketaatan adalah salah satu aspek kehidupan yang dapat dikendalikan oleh orang percaya. Kita tidak selalu dapat memahami setiap situasi kehidupan karena kita tidak selalu memiliki fakta-fakta yang cukup. Kita juga tidak dapat mengontrol apa yang orang lain akan lakukan atau bagaimana mereka akan memperlakukan kita. Tetapi, kita dapat mengendalikan pilihan yang akan kita ambil dalam hidup ini. Pilihannya adalah menaati Allah [PMS]