H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Senin, 29 Juni 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 29 Juni Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*


*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 29 Juni 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat adanya pola belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan-awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan. Aktifnya Gelombang Kelvin di sekitar Pulau Bintan juga dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Secara umum, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada pagi hingga siang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang sesekali lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi hingga siang hari.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 29 Juni 2026 Prov Kepulauan Riau




Renungan Hati yang Membatu

 Santapan Harian

Hati yang Membatu 

1 Samuel 8 


Sejak awal zaman hakim-hakim, bangsa Israel mengalami maju-mundur dalam iman mereka. Satu generasi berdosa, bertobat, dan berbalik kepada TUHAN, lalu generasi berikutnya kembali berdosa. Sayangnya, siklus yang sama masih terulang.


Samuel menetapkan kedua anak laki-lakinya menjadi hakim. Namun, mereka tidak mengikuti jejak ayah mereka dalam hidup yang benar (1-3). Melihat hal itu, para pemimpin Israel datang kepada Samuel dan memintanya mengangkat raja bagi mereka. Permintaan tersebut membuat Samuel sedih, tetapi TUHAN berfirman kepada Samuel untuk mendengarkan mereka karena yang mereka tolak bukan Samuel, melainkan TUHAN sendiri sebagai Raja (4-9).


Meskipun TUHAN melalui Samuel telah memperingatkan dampak negatif dari kekuasaan raja seperti penindasan, kerja paksa, dan pajak yang berat (10-18). Namun, bangsa itu tetap bersikeras untuk memiliki raja atas mereka. Akhirnya, TUHAN memerintahkan Samuel untuk mengabulkan permintaan mereka (19-22).


Permintaan orang Israel dengan jelas menunjukkan pemaksaan kehendak mereka sendiri. Mereka sebenarnya tahu bahwa Samuel selalu berbicara atas petunjuk Allah, tetapi mereka tetap bersikeras. Pesan Allah melalui Samuel hanya dianggap sebagai upaya menakut-nakuti dan menghalangi keinginan mereka, sehingga mereka tetap memaksa dan menuntut. Mereka dengan mudah meremehkan setiap peringatan. Ini adalah gambaran dari hati yang telah membatu.


Pernahkah kita menganggap remeh peringatan Tuhan demi mendapatkan apa yang kita inginkan? Adakah kita memaksakan kehendak kita dalam doa kita tanpa peduli konsekuensinya?


Janganlah kita mengabaikan peringatan Tuhan hanya karena pesan-Nya tidak sesuai dengan permintaan kita. Lihatlah, dalam kesabaran-Nya yang besar, Ia seperti menghela nafas dan menjawab apa yang kita minta, bukan karena Ia setuju, tetapi karena Ia hendak mendidik kita lewat konsekuensi dari keinginan kita. Biarlah hati kita tidak lagi sekeras batu, tetapi selembut kapas karena kita mau mendengarkan Tuhan. [MKD]