Santapan Harian
Allah yang Mengangkat dan Memberi
1 Samuel 9:1-10:16
Seorang pemuda yang menjalankan tugas sederhana tidak akan menyangka apa pun yang luar biasa. Namun, melalui aktivitas yang biasa itu, Allah menyingkapkan rencana-Nya.
Saul bersama hambanya pergi mencari keledai ayahnya yang hilang. Setelah mencari ke berbagai tempat tanpa hasil, mereka memutuskan untuk menemui Nabi Samuel (9:3-14). Tanpa Saul ketahui, TUHAN telah lebih dahulu memberi tahu Samuel bahwa Ia akan mengutus seorang dari suku Benyamin yang akan diurapi sebagai raja Israel (9:15-16).
Saat mereka bertemu, Samuel menyambut Saul dengan ramah dan memberi tahu bahwa keledai ayahnya telah ditemukan (9:17-24). Saat mereka berdua saja, Samuel mengurapi Saul dan menyatakan bahwa dia adalah orang yang telah dipilih TUHAN (10:1). Samuel juga menyampaikan nubuat akan tanda-tanda yang menguatkan pemilihannya (10:2-8). Apa yang terjadi selanjutnya tepat seperti yang dinubuatkan. Namun, setelah ia pulang, ia tidak menceritakan pengurapannya kepada siapa pun (10:9-16).
Di masa mudanya, mungkin Saul sama sekali tidak pernah bermimpi menjadi raja, terlebih lagi pada zaman Israel belum pernah memiliki raja. Namun, Allah mengangkat dia menjadi pemimpin atas umat milik-Nya. Peristiwa ini menunjukkan bahwa jabatan yang tertinggi sekalipun dapat diberikan Allah kepada orang yang tidak meminta atau mencarinya.
Allah sanggup memakai hal-hal sederhana dalam hidup kita untuk menuntun kita kepada maksud-Nya yang lebih besar. Jabatan, pekerjaan, dan rezeki sejatinya merupakan anugerah Allah. Janganlah kita memaksakan keinginan sendiri dan melakukan segala cara demi meraih kesuksesan.
Mari kita luruskan cara pandang kita. Memang kita dipanggil untuk berdoa dan berusaha, tetapi jangan lupa untuk mendengarkan Allah dan mengikuti perintah-Nya. Berdoa berarti menaklukkan hati kita kepada kehendak-Nya, dan berusaha berarti melakukan perintah Allah tepat seperti yang difirmankan. Jika Anda ingin dipilih Allah, biarkanlah hati Anda diubahkan dan hidup Anda dipimpin oleh Allah. [MKD]


