H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 16 Agustus 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 16 Agustus Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat berakhir pekan*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 16 Agustus 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan terdapat pola belokan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan dan didukung kondisi kelembaban udara lapisan atas yang relatif cukup basah serta tiupan angin yang relatif lebih lemah dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan cerah berawan hingga berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan pada siang hari yang bersifat lokal.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi terjadinya kebakaran hutan/lahan/pemukiman akibat udara yang relatif kering dan kuatnya tiupan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 16 Agustus 2026 Prov Kepulauan Riau



Renungan Pentingnya Mengingat Kegagalan

 Santapan Harian

Pentingnya Mengingat Kegagalan 

2 Samuel 1 


Pepatah "Kegagalan adalah guru terbaik" sering kita dengar dan terapkan. Rupanya ini juga yang dipahami oleh Daud.


Ketika mereka mendengar kabar tentang kematian Saul dan Yonatan dari salah seorang tentara Saul (3-10), hal pertama yang dilakukan Daud dan semua orangnya adalah mengoyakkan pakaian, meratap, dan menangis. Mereka berpuasa sampai matahari terbenam untuk Saul dan Yonatan, untuk umat TUHAN dan kaum Israel (11-12).


Tentara itu, yang adalah seorang Amalek, mengaku bahwa ia yang membunuh Saul atas permintaan Saul. Kita tahu dari penulis bahwa Saul mati dengan menjatuhkan dirinya ke atas pedangnya (1Sam 31:4). Jelas orang Amalek ini berbohong. Mungkin ia mengira, Daud akan memberinya hadiah karena ia telah menghabisi Saul yang selama ini mengejar dan memusuhi Daud. Namun, Daud justru menghukumnya (13-16). Bahkan, Daud menggubah nyanyian ratapan untuk mengenang para pahlawan yang gugur (17-27). Ingat bahwa penulis diinspirasi dan karenanya perkataannya pasti benar. Tetapi, karakter dalam Alkitab dapat berbohong atau mengatakan yang salah sebagaimana karakter yang kita jumpai dalam kehidupan kita.


Perhatikanlah bahwa Daud memprioritaskan perkabungan. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak memandang kematian Saul sebagai kejatuhan musuh, melainkan kematian orang yang diurapi TUHAN dan kehilangan besar bagi umat TUHAN. Daud tidak menutupi kematian Saul dan Yonatan dari rakyatnya. Ia mengundang seluruh bangsanya untuk berduka.


Mengapa kegagalan dan rasa malu perlu diajarkan dan terus diingat? Supaya Israel, dan juga kita, tidak pernah mengalami kegagalan seperti itu lagi. Kegagalan dapat memberi kita tekad dan semangat agar kita tidak jatuh lagi pada kegagalan yang sama.


Kegagalan yang Allah izinkan terjadi bukan suatu kebetulan, tetapi karena ada sesuatu yang Allah mau ajarkan kepada kita. Jadi, jangan hanya mengingat keberhasilan, kegagalan bahkan dapat menjadi guru yang terbaik. Mari kita mengingat kegagalan kita supaya kita tidak gagal seperti itu lagi. [INT]