H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Minggu, 16 Agustus 2026

Renungan Pentingnya Mengingat Kegagalan

 Santapan Harian

Pentingnya Mengingat Kegagalan 

2 Samuel 1 


Pepatah "Kegagalan adalah guru terbaik" sering kita dengar dan terapkan. Rupanya ini juga yang dipahami oleh Daud.


Ketika mereka mendengar kabar tentang kematian Saul dan Yonatan dari salah seorang tentara Saul (3-10), hal pertama yang dilakukan Daud dan semua orangnya adalah mengoyakkan pakaian, meratap, dan menangis. Mereka berpuasa sampai matahari terbenam untuk Saul dan Yonatan, untuk umat TUHAN dan kaum Israel (11-12).


Tentara itu, yang adalah seorang Amalek, mengaku bahwa ia yang membunuh Saul atas permintaan Saul. Kita tahu dari penulis bahwa Saul mati dengan menjatuhkan dirinya ke atas pedangnya (1Sam 31:4). Jelas orang Amalek ini berbohong. Mungkin ia mengira, Daud akan memberinya hadiah karena ia telah menghabisi Saul yang selama ini mengejar dan memusuhi Daud. Namun, Daud justru menghukumnya (13-16). Bahkan, Daud menggubah nyanyian ratapan untuk mengenang para pahlawan yang gugur (17-27). Ingat bahwa penulis diinspirasi dan karenanya perkataannya pasti benar. Tetapi, karakter dalam Alkitab dapat berbohong atau mengatakan yang salah sebagaimana karakter yang kita jumpai dalam kehidupan kita.


Perhatikanlah bahwa Daud memprioritaskan perkabungan. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak memandang kematian Saul sebagai kejatuhan musuh, melainkan kematian orang yang diurapi TUHAN dan kehilangan besar bagi umat TUHAN. Daud tidak menutupi kematian Saul dan Yonatan dari rakyatnya. Ia mengundang seluruh bangsanya untuk berduka.


Mengapa kegagalan dan rasa malu perlu diajarkan dan terus diingat? Supaya Israel, dan juga kita, tidak pernah mengalami kegagalan seperti itu lagi. Kegagalan dapat memberi kita tekad dan semangat agar kita tidak jatuh lagi pada kegagalan yang sama.


Kegagalan yang Allah izinkan terjadi bukan suatu kebetulan, tetapi karena ada sesuatu yang Allah mau ajarkan kepada kita. Jadi, jangan hanya mengingat keberhasilan, kegagalan bahkan dapat menjadi guru yang terbaik. Mari kita mengingat kegagalan kita supaya kita tidak gagal seperti itu lagi. [INT]












Tidak ada komentar:

Posting Komentar