Shalom, selamat pagi Saudaraku 🙏😊
*KESUSAHAN SEHARI CUKUPLAH UNTUK SEHARI*
_*Matius 6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."*_
Banyak manusia, bahkan orang-orang percaya sangat khawatir akan hari esok, seminggu lagi, sebulan lagi atau tahun depan, dst, khawatir akan keuangan, kebutuhan hidup, pendidikan anak, pekerjaan, usaha, dlsb; hal ini terjadi karena kebanyakan kita berharap kepada apa yang kita miliki bukan berharap kepada Bapa Surgawi sang pemilik hidup dan masa depan _*Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.*_
Dalam hal ini Tuhan Yesus bukan mengatakan bahwa manusia tidak boleh merencanakan masa depan, yang dilarang adalah kekhawatiran yang menguasai hati, yang membuat kita kehilangan damai sejahtera,
takut terus-menerus,
dan tidak percaya kepada pemeliharaan Tuhan, akibatnya pekerjaan kita terganggu, pelayanan berantakan dan mandek, semangat menjadi pudar dan rasa putus asa mulai menghantui pikiran. Hal inilah yang membuat Tuhan Yesus menegur murid²Nya ketika badai datang dan air masuk kedalam perahu mereka _*Markus 4:39-40 Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"*_
Kekhawatiran sering membuat seseorang menderita dua kali:
menderita hari ini,
dan menderita untuk sesuatu yang belum tentu terjadi besok. Setiap hari memiliki tantangan sendiri,
kalimat “kesusahan sehari cukuplah untuk sehari” berarti: setiap hari sudah memiliki beban, pergumulan,
persoalan, dan masalah yang harus dihadapi. Karena itu, manusia tidak perlu menambahkan “beban besok” ke dalam “beban hari ini”.
Sama seperti manna di padang gurun Keluaran 16:4, Tuhan kasih *cukup untuk hari itu*, mau ambil untuk besok? Busuk. Artinya: *Rahmat Tuhan itu daily, bukan stok gudang* _Ratapan 3:23 "Tak berkesudahan kasih setia-Nya, selalu baru tiap pagi"._
*Tuhan suruh kita hidup sehari demi sehari, karena khawatir besok = mencuri damai hari ini.*
Jadi, makna mendalam dari kalimat Itu adalah:
*1 Tuhan Memberi Porsi Kekuatan Harian, Bukan Bulanan*
Kata "cukuplah" = Yunani _arketos_ = cukup, pas, sesuai takaran. Kalau kamu pikul beban besok hari ini, kamu pakai kekuatan yang belum Tuhan kasih, pasti tekor. pasti cemas/khawatir.
*2 Khawatir = Menganggap Tuhan Tidak Pegang Kendali Besok*
Tuhan Yesus mengatakan, "hari besok mempunyai kesusahannya sendiri". Artinya: besok pasti ada masalah. Tapi besok juga *ada Tuhan yang sama yang pasti menolong, asal kita datang kepadaNya dalam kesetiaan* _Lukas 18:7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka_
*3. Kesusahan Hari Ini Sudah Cukup Melatih Imanmu*
Kata "kesusahan" = Yunani _kakia_ = kejahatan, masalah, beban berat. Tuhan Yesus realistis. Dia tidak bilang "hidupmu akan lancar". Dia bilang "tiap hari ada beban yang pas untuk kamu".
Kenapa pas? Karena *Tuhan tidak beri pencobaan melampaui kekuatanmu* 1 Korintus 10:13. Beban hari ini = gym rohani hari ini. Kalau kamu tambah beban besok, otot imanmu cedera.
*4. Fokus Hari Ini = Bentuk Ketaatan Tertinggi*
Ayat 33 kunci sebelum ayat 34: *"Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu".*
Cari Kerajaan Allah itu kerjaan hari ini, tidak bisa cari Kerajaan Allah untuk besok? Besok belum ada.
Iblis senang kalau kamu sibuk mikir skenario besok, lusa, 10 tahun lagi, sampai engkau lupa taat hari ini. Matius 6:34 itu merupakan *rem darurat* untuk hati yang lari ke masa depan.
*5 Doa Bapa Kami jelas mengatakan, "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya"*
Bukan hari esok atau seminggu lagi, melainkan "hari ini".
Jika engkau punya beban pergumulan hidup yang berat, datang bersujud di kaki Tuhan Yesus dan berdoalah, sebab firmanNya berkata, _*Matius 7:7-8 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.*_
Terima kasih
Tuhan Yesus memberkati