H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Kamis, 03 September 2026

Prakiraan Cuaca Tanggal 3 September Prov Kepulauan Riau


*Selamat pagi dan selamat beraktivitas*

 

*Dengan hormat, berikut kami sampaikan prakiraan cuaca Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tanggal 3 September 2026 yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB.*


Diprakirakan masih terdapat pola belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Pulau Bintan, namun kuatnya tiupan angin pada lapisan atmosfer atas dapat mengurangi potensi pertumbuhan awan hujan. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.


๐Ÿ”– *Peringatan Dini:*

- Waspada potensi tinggi gelombang mencapai 1.3 m (kategori sedang) di Perairan Kep. Bintan pada tanggal 03 September 2026

- Waspada potensi terjadinya kebakaran hutan/lahan/pemukiman akibat udara yang relatif kering dan kuatnya tiupan angin di sekitar wilayah Pulau Bintan.


_Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, atau laman https://www.cuaca.bmkg.go.id._


☔ *Prakirawan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang*

๐Ÿ“ž 0811 7786 091

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.72

 (Kota Tanjungpinang)

๐Ÿงพ https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.01

 (Kab. Bintan)

๐Ÿงพ https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id/hotspot/ (Informasi Titik Panas Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan)



















Prakiraan Cuaca Tanggal 3 September 2026 Prov Kepulauan Riau


Renungan Keadilan yang Terdistorsi

 Santapan Harian

Keadilan yang Terdistorsi 

2 Samuel 13:23-39 


Keadilan harus senantiasa disuarakan, terutama oleh orang Kristen. Allah kita adalah Allah Yang Maha Adil. Namun demikian, perjuangan akan keadilan bisa menjadi membahayakan jika di baliknya tersembunyi kebencian, yang akan mendistorsi keadilan itu sendiri dan mendatangkan tragedi pertumpahan darah yang penuh kekerasan.


Absalom jelas melihat ketidakadilan terjadi di dalam rumahnya sendiri. Daud, ayahnya yang dibanggakan dan dihormatinya, yang adalah pemimpin bangsa dan pemimpin rohani yang dikagumi dan dipuja, yang seharusnya adil, justru berbuat tidak adil.


Pastilah Absalom penuh dengan kekecewaan. Ia mencari ruang untuk keadilan yang seharusnya ditegakkan. Ketika semua orang diam, ia merasa bahwa dialah yang harus menegakkan keadilan itu. Selama dua tahun, Absalom menyimpan kemarahannya.


Ketika kesempatan muncul, di tengah kebenciannya, ia merencanakan kepergiannya bersama Amnon, lalu membunuhnya (23-29), dan akhirnya melarikan diri selama tiga tahun (37-38).


Barangkali ada yang berpendapat bahwa perbuatan Absalom itu adil karena ia hanya membunuh Amnon dan membiarkan semua putra raja yang lain melarikan diri (30-36). Apakah dapat dikatakan ia menghadirkan keadilan yang seharusnya dihadirkan oleh Daud yang adalah raja Israel?


Sejatinya, keadilan yang Absalom perjuangkan bukan keadilan yang mulia dan terpuji, melainkan keadilan yang penuh dendam yang menghasilkan tragedi pertumpahan darah anggota keluarga. Perjamuan pengguntingan bulu domba yang seharusnya menjadi tempat keramahan dan sukacita pada hari itu menjadi ruang kematian dan dukacita.


Selalu perjuangkanlah keadilan dengan hati yang murni. Teruslah dengan jujur memohon pengampunan dan pembentukan dari Tuhan agar teriakan kita terhadap keadilan tidak terdistorsi oleh kebencian yang dipendam di dalam hati kita. Kiranya apa yang kita perjuangkan benar-benar keadilan yang Tuhan kehendaki, yang mendatangkan kebenaran dan kehidupan.[JHN]