H.O.R.A.S

Selamat Datang buat anda yang mengunjungi blog ini, Segala informasi dalam blog ini merupakan bantuan dari buku-buku, majalah, dan lain-lain
Semoga blog ini bermanfaat bagi anda ^^.


Selasa, 14 Juli 2026

Renungan Persahabatan di Dalam Tuhan

 Santapan Harian

Persahabatan di Dalam Tuhan 

1 Samuel 20 


Meskipun Saul ingin membunuh Daud, kita dapat melihat indahnya persahabatan tulus antara Daud dan Yonatan.


Daud menemui Yonatan perihal Saul yang berusaha membunuhnya. Yonatan berusaha meyakinkan Daud bahwa ayahnya tidak demikian, tetapi Daud meragukan hal itu (1-3). Maka, mereka menyusun rencana untuk membuktikan mana yang benar: apakah keyakinan Yonatan atau perkataan Daud, dan juga untuk menentukan apakah Daud sebaiknya datang ke perjamuan raja atau malahan pergi (4-22). Mereka mengikat perjanjian dengan mengatakan "TUHANlah saksi di antara aku dan engkau sampai selamanya" (23).


Dalam perjamuan makan dengan raja, pada hari pertama Daud tidak datang, Saul masih tenang. Namun, pada hari kedua Saul menanyakan ketidakhadiran Daud. Yonatan menjawab bahwa Daud harus hadir dalam upacara kurban bersama kaum keluarganya. Mendengar jawaban itu, Saul marah. Yonatan berupaya menenangkan ayahnya dan bertanya mengapa Daud harus dibunuh (24-32). Namun, Saul melemparkan tombak kepada anaknya itu. Yakinlah Yonatan bahwa ayahnya benar-benar hendak membunuh Daud.


Di tengah ancaman kematian dari Saul, Yonatan memilih untuk berdiri di sisi Daud, meskipun keputusan itu berarti menentang ayahnya sendiri dan merelakan takhta yang seharusnya menjadi miliknya. Keputusan ini menunjukkan bahwa persahabatan sejati melibatkan komitmen yang berani dan rela berkorban demi kebenaran.


Seorang sahabat sejati akan memberikan yang terbaik kepada sahabatnya, meskipun ia harus menerima kenyataan pahit kehilangan kedudukan, jabatan atau popularitas. Demi menjaga persahabatan dan keselamatan sahabatnya, ia rela menanggung risiko dan bahaya. Yesus sendiri mengatakan, "Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" (lih. Yoh.15:13, TB). Yesus sudah memberikan nyawa-Nya untuk kita karena Dia mengasihi kita.


Maukah kita mengikuti teladan persahabatan antara Daud dan Yonatan? [SNP]













Tidak ada komentar:

Posting Komentar